Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Memaknai Tradisi Babarit di Kuningan, Ajak Warga Tak Beda-bedakan Sesama

Memaknai Tradisi Babarit di Kuningan, Ajak Warga Tak Beda-bedakan Sesama Tradisi Babarit Lembur Kuningan. ©2022 Dokumentasi Humas Pemkab Kuningan/ Merdeka.com

Merdeka.com - Babarit menjadi tradisi khas yang masih dilakukan oleh masyarakat di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Ada sejumlah tahapan pelaksanaan yang diiringi tari-tarian dan lantunan petuah buhun khas Sunda. Tradisi Babarit juga diketahui membawa pesan khusus agar manusia tak membeda-bedakan sesama.

Mengutip laman resmi Pemerintah Kabupaten Kuningan, Sabtu (27/8), setiap desa di sana memiliki ciri tersendiri dalam melaksanakan Babarit seperti melalui pementasan seni, dilangsungkan saat panen hingga momen-momen tertentu seperti saat HUT RI ke-77 beberapa waktu lalu.

Namun di balik beragamnya khazanah tradisi Babarit, fungsi utama dari kegiatan budaya itu adalah mengingatkan manusia agar saling menghormati dan tidak berlaku lampah seenaknya, termasuk merusak alam.

Membawa Ajaran Etika dan Adab dari Nenek Moyang

tradisi babarit lembur kuningan

©2022 Dokumentasi Humas Pemkab Kuningan/ Merdeka.com

Secara garis besar, upacara Babarit diawali dengan berkumpul di balai desa untuk menggelar doa bersama dan dilanjutkan mengunjungi makam sesepuh setempat.

Untuk di beberapa tempat, setelah berdoa juga dilakukan penyembelihan hewan domba khusus berjenis kendit. Domba jenis ini memiliki ciri khusus, yakni berwarna hitam dengan garis putih di bagian perutnya.

Dilangsungkannya pemberian doa kepada nenek moyang adalah bentuk etika dan adab masyarakat Sunda di Kuningan. Di mana, mereka diajak untuk tidak melupakan jasa pendahulu yang membuat masyarakat saat ini aman damai dan tenteram.

Pesan Penting Babarit ada di Tembang Buhun Sunda

Selama prosesi berlangsung, sejumlah pemain musik tradisional terus mengiringi para pesinden dan penari dengan lagu-lagu khas Sunda Buhun (kuno). Lagu-lagu atau tayub yang dibawakan biasanya berjudul Lahir Batin, Golewang, Titi Pati, Tali Asih, Renggong Buyut, Goyong-goyong, dan Raja Pulang.

Di lirik lagu-lagu itu, pesan etika dan saling bertoleransi satu sama lain termasuk dengan lingkungan, disampaikan seperti pada lagu ‘Lahir Batin’ yang mengandung petuah agar selalu berbuat baik kepada sesama manusia dan beribadah kepada Allah. Kemudian, lagu ‘Golewang’ yang mengajak masyarakat agar mematuhi hukum yang berlaku di tempat di mana dia tinggal.

Kemudian pada lagu ‘Titi Pati’ membawa pesan agar selalu berhati-hati dan mengedepankan sopan santun saat berinteraksi dengan sesama. Lagu ‘Silih Asih’ meminta masyarakat agar tidak mengedepankan emosi untuk saling menjaga dan merawat lingkungan.

‘Renggong Buyut’ mengandung makna mengajak masyarakat untuk selalu memelihara silaturahmi. Lagu ‘Goyong-goyong’ berisi ajakan untuk memelihara budaya gotong-royong. Lagu ‘Raja Pulang’ mengingatkan kepada setiap insan manusia, tanpa memandang status dan kedudukannya di dunia, agar selalu melakukan amal kebaikan untuk bekal hidup di dunia dan di akhirat.

Tradisi Babarit Meningkatkan Rasa Cinta Terhadap Tempat Lahir

Disampaikan Bupati Kuningan, Acep Kurnia dalam pelaksanaan Babarit di Dusun Dayeuhkolot, Desa Cageur, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Senin (1/8) lalu, tradisi ini juga mencerminkan rasa cinta terhadap tempat lahir manusia.

Menurutnya, rasa cinta ini bisa terus dirawat melalui pelaksanaan Babarit dengan mengingat jasa-jasa para pendahulu.

“Hana nguni hana mangke, tan hana nguni tan hana mangke (ada nya jaman sekarang itu karena adanya jaman dulu, jangan lupakan sejarah, jangan lupakan jasa para pahlawan), Momentum Hari jadi ini diharapkan dapat menyadarkan seluruh warga masyarakat betapa pentingnya sejarah demi kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara, karena kecintaan terhadap daerah dimulai dari lingkup terkecil yaitu desa kemudian sampai ke level yang paling besar yaitu Tanah Air tercinta Republik Indonesia,” harapnya.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP