Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Manfaat Buah Kurma untuk Kesehatan, Bisa Tingkatkan Fungsi Otak

Manfaat Buah Kurma untuk Kesehatan, Bisa Tingkatkan Fungsi Otak ilustrasi kurma. plotshnete.net

Merdeka.com - Manfaat buah kurma untuk kesehatan rupanya ada banyak, dari kesehatan tulang hingga otak. Buah kurma memang identik dengan bulan Ramadhan. Rasanya manis, kenyal, dan kaya akan nutrisi penting. Kurma sendiri adalah buah yang berasal dari pohon kurma.

Buah ini banyak tumbuh di daerah tropis. Hampir semua kurma yang kita temui sudah dikeringkan. Anda dapat mengetahuinya dari penampilannya. Kulit yang keriput pada kurma menunjukkan bahwa buah ini telah dikeringkan, sedangkan kulit yang halus menunjukkan kesegaran dari buah ini.

Tiga buah kurma menyediakan sekitar 200 kalori, 54 gram karbohidrat dengan sekitar 5 gram serat, satu gram protein, dan tanpa lemak. Porsi ukuran ini juga memasok sejumlah kecil nutrisi lain, termasuk vitamin B, vitamin K, kalsium, zat besi, magnesium, kalium, seng.

Dalam artikel kali ini, kami akan membahas tentang manfaat buah kurma untuk kesehatan tubuh, yang dilansir dari laman Healthline.

Nutrisi dalam Kurma

Kurma memiliki profil nutrisi yang sangat baik. Karena dikeringkan, kandungan kalorinya menjadi lebih tinggi daripada kebanyakan buah segar. Kandungan kalori kurma mirip dengan buah kering lainnya, seperti kismis dan buah ara.

Sebagian besar kalori dalam kurma berasal dari karbohidrat. Sisanya berasal dari jumlah protein yang sangat sedikit. Terlepas dari kalorinya, kurma mengandung beberapa vitamin dan mineral penting selain sejumlah besar serat.

003 destriyana

©2015 Merdeka.com/shutterstock/mama_mia

Dalam 3,5 ons (100 gram) kurma, menyediakan nutrisi berikut:

  • Kalori: 277
  • Karbohidrat: 75 gram
  • Serat: 7 gram
  • Protein: 2 gram
  • Kalium: 20% dari RDI
  • Magnesium: 14% dari RDI
  • Tembaga: 18% dari RDI
  • Mangan: 15% dari RDI
  • Besi: 5% dari RDI
  • Vitamin B6: 12% dari RDI
  • Kurma juga tinggi antioksidan, yang dapat berkontribusi pada banyak manfaat kesehatannya.

    Manfaat Kurma untuk Kesehatan: Tinggi Serat

    Tinggi Serat

    Manfaat buah kurma yang pertama adalah kandungannya yang tinggi serat. Mendapatkan cukup serat sangat penting untuk kesehatan Anda secara keseluruhan. Dengan hampir 7 gram serat dalam porsi 3,5 ons, memasukkan kurma dalam diet Anda adalah cara yang bagus untuk meningkatkan asupan serat.

    Serat dapat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan dengan mencegah sembelit. Cara ini akan melancarkan buang air besar secara teratur dengan berkontribusi pada pembentukan tinja.

    Serat dalam kurma juga dinilai bermanfaat untuk mengontrol gula darah. Serat memperlambat pencernaan dan dapat membantu mencegah kadar gula darah melonjak terlalu tinggi setelah makan.

    Tinggi Antioksidan Penangkal Penyakit

    Manfaat buah kurma yang kedua yakni kurma tinggi antioksidan untuk tangkal penyakit. Kurma menyediakan berbagai antioksidan yang menawarkan sejumlah manfaat kesehatan, termasuk mengurangi risiko beberapa penyakit.

    Antioksidan melindungi sel-sel Anda dari radikal bebas, yang merupakan molekul tidak stabil dan dapat menyebabkan reaksi berbahaya dalam tubuh hingga menyebabkan penyakit. Berikut adalah tiga antioksidan paling kuat dalam kurma:

  • Flavonoid: Flavonoid adalah antioksidan kuat yang dapat membantu mengurangi peradangan dan telah diteliti potensinya untuk mengurangi risiko diabetes, penyakit Alzheimer, dan jenis kanker tertentu.
  • Karotenoid: Karotenoid terbukti meningkatkan kesehatan jantung dan juga dapat mengurangi risiko gangguan terkait mata, seperti degenerasi makula.
  • Asam fenolik: Dikenal karena sifat anti-inflamasinya, asam fenolik dapat membantu menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung.
  • Meningkatkan Kesehatan Otak

    Manfaat buah kurma yang ketiga adalah untuk meningkatkan kesehatan otak. Makan kurma dapat membantu meningkatkan fungsi otak. Studi laboratorium telah menemukan kurma bermanfaat untuk menurunkan penanda inflamasi, seperti interleukin 6 (IL-6), di otak. Tingkat IL-6 yang tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit neurodegeneratif yang lebih tinggi seperti Alzheimer.

    Selain itu, penelitian pada hewan menunjukkan kurma bermanfaat untuk mengurangi aktivitas protein beta amiloid, yang dapat membentuk plak di otak. Ketika plak menumpuk di otak, mereka dapat mengganggu komunikasi antara sel-sel otak, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kematian sel otak dan penyakit Alzheimer.

    Sifat peningkat kesehatan otak yang potensial dari kurma telah dikaitkan dengan kandungan antioksidannya yang diketahui dapat mengurangi peradangan, seperti flavonoid. Namun, penelitian pada manusia masih diperlukan untuk mengkonfirmasi peran kurma dalam kesehatan otak.

    Manfaat Kurma untuk Kesehatan: Pemanis Alami

    ilustrasi kurma

    ©2019 Merdeka.com/Pixabay

    Pemanis Alami yang Baik

    Manfaat buah kurma yang keempat yaitu digunakan sebagai pemanis alami. Kurma adalah sumber fruktosa, yang merupakan jenis gula alami yang ditemukan dalam buah. Karena alasan inilah, kurma terasa sangat manis dan juga memiliki rasa seperti karamel yang halus. Mereka menjadi pengganti gula putih yang sehat dalam resep karena nutrisi, serat dan antioksidan yang mereka berikan.

    Cara terbaik untuk mengganti kurma dengan gula putih adalah dengan membuat pasta kurma. Caranya membuatnya dengan mencampurkan kurma dengan air dalam blender. Aturan praktisnya adalah mengganti gula dengan pasta kurma melalui perbandingan 1:1.

    Misalnya, jika resepnya meminta 1 cangkir gula, Anda akan menggantinya dengan 1 cangkir pasta kurma.

    Penting untuk dicatat, bahwa meski kurma tinggi serat dan nutrisi, kurma masih cukup tinggi kalori dan baik dikonsumsi dalam jumlah yang sedang.

    Manfaat Kesehatan Lainnya

    Kurma telah diklaim memiliki beberapa manfaat kesehatan lain yang belum dipelajari secara ekstensif. Beberapa manfaat buah kurma lainnya untuk tubuh antara lain:

  • Kesehatan tulang: Kurma mengandung beberapa mineral, termasuk fosfor, kalium, kalsium dan magnesium. Semua ini telah dipelajari untuk mencegah kondisi yang berhubungan dengan tulang seperti osteoporosis.
  • Kontrol gula darah: Kurma berpotensi membantu mengatur gula darah karena indeks glikemik, serat, dan antioksidannya yang rendah. Dengan demikian, memakannya dapat bermanfaat untuk manajemen diabetes.
  • Meskipun manfaat kesehatan potensial ini menjanjikan, penelitian pada manusia masih diperlukan sebelum membuat kesimpulan dari manfaat buah kurma ini.

    (mdk/ank)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP