10 Manfaat Kurma untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui, Bisa Cegah Diabetes
Merdeka.com - Kurma adalah buah yang berasal dari tanah Arab. Meski begitu, kurma banyak terdapat di Indonesia dan mudah untuk ditemukan. Biasanya, kurma bisa Anda temukan di supermarket dan akan lebih banyak dijual ketika Bulan Ramadan tiba.
Buah ini identik dengan buah Bulan Ramadan karena sering disajikan sebagai kudapan ketika berbuka puasa. Rasanya yang manis membuat kurma banyak digemari orang. Namun, bukan hanya karena rasanya yang enak, kurma juga terkenal akan manfaatnya untuk kesehatan.
Sebagian besar orang mengonsumsi kurma karena buah ini dipercaya memiliki banyak manfaat yang baik bagi tubuh. Kurma dikenal bisa menjadi obat bagi banyak penyakit, mulai dari yang ringan hingga penyakit serius.
Namun, apa sih sebenarnya manfaat kurma untuk kesehatan? Bagi Anda yang penasaran, simak ulasannya berikut ini, dilansir dari berbagai sumber:
1. Mencegah Risiko Diabetes

Sumber: pixabay.com 2020 Merdeka.com
Meskipun kurma rasanya manis, tetapi mengonsumsi buah ini tidak akan menyebabkan Anda terkena diabetes.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa buah ini mempunyai indeks glikemik yang rendah. Memakan buah ini tidak serta merta langsung melonjakkan kadar gula darah setelah makan.
Justru, kandungan serat dalam buah ini akan membantu Anda mengurangi risiko diabetes. Serat tak larut dicerna lebih lambat di dalam perut sehingga membantu tubuh lebih baik mengontrol kadar gula darah.
2. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Sumber:klikdokter.com 2020 Merdeka.com
Kandungan magnesium dan kalium dalam kurma ternyata berguna untuk meningkatkan kesehatan jantung Anda. Keduanya zat ini dapat membantu menurunkan tekanan darah ke tingkat yang lebih sehat. Ditambah lagi, kandungan serat dalam buah kurma juga bermanfaat untuk mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh.
Selain itu, kurma mengandung antioksidan asam fenolik yang terkenal karena sifat antiradangnya. Asam fenolik dipercaya dapat membantu menurunkan risiko Anda terkena hipertensi, penyakit jantung, dan stroke. Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsi kurma setidaknya dua kali seminggu untuk memelihara kesehatan jantung Anda.
3. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Sumber:liputan6.com 2020 Merdeka.com
Kurma merupakan sumber serat makanan yang baik. Kandungan kurma terdiri dari serat, terutama jenis yang tidak larut. Makanan yang kaya akan jenis serat tidak larut dapat membantu memadatkan feses dan melancarkan pencernaan.
Selain itu, kurma juga mengandung nikotin yang dianggap bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai jenis kelainan usus. Asupan kurma yang terus menerus membantu menghambat pertumbuhan organisme patologis dan dengan demikian, kurma dapat membantu merangsang pertumbuhan bakteri baik di dalam usus.
Di sisi lain, kandungan fenolik tinggi dalam buah ini membantu membersihkan usus sehingga berpotensi menurunkan risiko Anda terkena kanker usus.
4. Meningkatkan Kesehatan Tulang

Sumber:medicalnewstoday.com 2020 Merdeka.com
Kurma mengandung banyak mineral yang membuat buah ini baik dikonsumsi untuk kesehatan tulang. Buah ini mengandung selenium, mangan, tembaga, dan magnesium yang semua zat gizi ini memiliki potensi dalam mencegah osteoporosis.
Kurma dapat memperkuat tulang dan melawan penyakit atau kondisi yang menyebabkan rapuh dan keroposnya tulang, seperti osteoporosis.
5. Mencegah Anemia

Sumber:liputan6.com 2020 Merdeka.com
Anda akan mengalami anemia jika kekurangan zat besi di dalam tubuh Anda. Anemia ditandai dengan gejala utama mudah lelah dan kulit pucat. Kondisi ini bisa Anda cegah dengan mengonsumsi kurma secara rutin.
Kurma mengandung kadar zat besi yang tinggi. Tingginya kadar zat besi akan membantu proses pembentukan sel darah merah, meningkatkan energi dan kekuatan, sekaligus mengurangi rasa lelah dan kelesuan.
6. Menangkal Radikal Bebas

Sumber:klikdokter.com 2020 Merdeka.com
Buah kurma tinggi akan antioksidan yang mampu mengurangi efek radikal bebas dalam tubuh. Antioksidan sendiri memiliki manfaat dalam melindungi tubuh dari radikal bebas yang merusak sel bahkan menyebabkan kanker. Zat-zat fitokimia yang termasuk sebagai antioksidan pada kurma diantaranya polifenol, sterol, tanin, dan karoten.
Flavonoid, karotenoid, dan asam fenolik adalah beberapa jenis antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko beberapa jenis kanker. Karotenoid juga dapat mengurangi risiko gangguan pada mata terkait penuaan, seperti degenerasi makula.
7. Membantu Menurunkan Berat Badan

Sumber:steemit.com 2020 Merdeka.com
Kurma termasuk jenis buah yang tinggi kalori. Namun di sisi lain, kurma juga tinggi serat dan protein jenis tidak larut yang membaut buah ini bisa membantu menjaga berat badan Anda tetap ideal.
Kandungan dua jenis gizi tak larut yang lebih tinggi ini membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Itulah kenapa kurma bisa Anda jadikan buah camilan saat diet sehari-hari.
8. Baik untuk Daya Inget dan Kerja Otak

Sumber:klikdokter.com 2020 Merdeka.com
Kurma mengandung banyak kalium, dimana kalium berfungsi untuk mengendalikan oksigen dalam tubuh sampai ke otak hingga cairan dalam tubuh juga dapat lancar.
Sebuah penelitian menemukan bahwa buah ini berpotensi menghambat produksi protein pemicu peradangan bernama interleukin 6 (IL-6) di otak. Kadar IL-6 yang tinggi di dalam otak sering dikaitkan dengan risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan demensia.
Kurma juga baik untuk mempertajam daya ingat dan kemampuan belajar serta penyimpanan memori yang lebih baik. Manfaat kurma untuk kesehatan otak ini berhubungan dengan kandungan antioksidan flavonoid yang ada pada kurma yang berfungsi untuk mengurangi peradangan di otak.
9. Menanggulangi Alergi
Kandungan lain yang terdapat pada kurma yang jarang ditemukan pada buah lain adalah belerang. Belerang ini memiliki manfaat kesehatan yang banyak, termasuk mengurangi reaksi alergi dan alergi musiman.
Menurut sebuah penelitian, senyawa sulfur organik dapat memberi dampak positif pada sejumlah penderita yang mengalami rinitis alergi musiman atau SAR (Seasonal Allergic Rhinitis).
10. Mencegah Kanker Lambung

Sumber:klikdokter.com 2020 Merdeka.com
Kurma memiliki banyak kandungan yang baik untuk kesehatan usus dan pencernaan. Karena kandungannya tersebut, kurma juga menjadi salah satu makanan yang dapat mengurangi risiko dan dampak serius dari kanker lambung. Buah kurma bekerja sebagai tonikum yang berguna untuk semua kelompok usia.
Bahkan pada beberapa kasus, mengonsumsi buah kurma lebih efektif daripada mengonsumsi obat-obatan tradisional dan herbal, yang tentu saja tidak memberikan efek samping negatif pada tubuh.
(mdk/far)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya