Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kebiasaan Pemicu Kanker Paru-paru, Cegah Sejak Dini
<b>Kebiasaan Pemicu Kanker Paru-paru, Cegah Sejak Dini</b><br>

Kebiasaan Pemicu Kanker Paru-paru, Cegah Sejak Dini

Selain rokok, masih ada kebiasaan lain yang dapat memicu munculnya kanker paru-paru.

Kesehatan paru-paru adalah fondasi vitalitas hidup, namun seringkali kita lupa bahwa kebiasaan sehari-hari dapat berperan sebagai pemicu potensial terjadinya penyakit serius, termasuk kanker paru-paru. Kanker paru-paru merupakan salah satu jenis kanker yang paling mematikan di dunia, dengan berbagai faktor risiko yang dapat memengaruhinya.

Artikel ini akan membahas secara mendalam beberapa kebiasaan yang dapat menjadi pemicu risiko kanker paru-paru, dan memberikan wawasan yang lebih baik tentang bagaimana cara kita mencegahnya sejak dini.

Kanker Paru-paru

Kanker paru-paru adalah kanker yang terbentuk di dalam paru-paru, organ yang berfungsi untuk menukar oksigen dan karbondioksida saat bernapas. Kanker paru-paru dapat dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu kanker paru-paru non-sel kecil dan kanker paru-paru sel kecil. Kanker paru-paru non-sel kecil lebih umum terjadi dan memiliki tiga tipe, yaitu adenokarsinoma, karsinoma sel skuamosa, dan karsinoma sel besar. Kanker paru-paru sel kecil jarang terjadi, tetapi menyebar lebih cepat dan biasanya disebabkan oleh merokok.

Kebiasaan Pemicu Kanker Paru-paru

  • Merokok. Kebiasaan merokok merupakan faktor risiko nomor satu penyebab kanker paru-paru, terhitung hampir 90% dari semua kasus. Tembakau dan asapnya memiliki lebih dari 7.000 bahan kimia di dalamnya, dan kebanyakan di antaranya bersifat karsinogenik. Semakin lama Anda merokok dan semakin banyak rokok yang dihisap, maka akan besar risiko kanker paru.

Kebiasaan Pemicu Kanker Paru-paru, Cegah Sejak Dini

  • Terkena paparan asap rokok. Sekalipun Anda tidak merokok, sering menghirup asap orang lain juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru. Asap rokok diperkirakan menyebabkan lebih dari 7.000 kematian akibat kanker paru-paru setiap tahun.

  • Paparan kontaminasi pabrik. Orang yang bekerja di pabrik, tambang, industri tekstil, dan galangan kapal memiliki risiko tinggi terkena kanker paru. Risiko kanker paru-paru akan makin meningkat pada pekerja yang terpapar asbes yang juga merokok.

    Sejauh ini belum jelas seberapa banyak paparan asbes yang dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru. Selain itu, orang yang terpapar asbes dalam jumlah besar juga berisiko tinggi terkena mesothelioma, yaitu sejenis kanker yang dimulai di pleura (lapisan yang mengelilingi paru-paru).

Gejala Kanker Paru-paru

Gejala kanker paru-paru dapat bervariasi, tergantung pada jenis, lokasi, dan stadium kanker. Namun, ada beberapa gejala umum yang dapat dijadikan tanda peringatan, yaitu:

  • Batuk. Batuk yang baru muncul, terutama pada orang yang tidak biasa batuk, atau batuk yang lama yang tidak kunjung sembuh, bisa menjadi gejala kanker paru-paru. Batuk yang disertai dengan darah atau lendir berwarna coklat, kuning, atau hijau juga harus diwaspadai.

  • Sesak napas. Sesak napas yang muncul secara tiba-tiba saat sedang beraktivitas seperti biasanya, apalagi jika sebelumnya aktivitas tersebut tidak pernah sampai membuat Anda kehabisan napas, bisa jadi tanda bahwa paru-paru sedang bermasalah. Sesak napas bisa terjadi karena tumor menghalangi saluran udara, atau karena cairan menumpuk di sekitar paru-paru.

  • Nyeri dada. Nyeri dada akibat kanker terjadi secara terus-menerus, biasanya akan terasa saat Anda batuk, tertawa, atau mengangkat benda yang berat. Nyeri dada bisa disebabkan oleh tumor yang menekan saraf, tulang, atau otot di sekitar paru-paru.

Selain gejala-gejala di atas, kanker paru-paru stadium lanjut juga dapat menimbulkan gejala lain, seperti:

  • Nyeri tulang. Nyeri tulang bisa terjadi karena kanker telah menyebar ke tulang, terutama tulang belakang, panggul, atau tulang rusuk. Nyeri tulang biasanya terasa lebih parah saat malam hari atau saat beraktivitas.

  • Perubahan sistem saraf. Perubahan sistem saraf bisa terjadi karena kanker telah menyebar ke otak atau sumsum tulang belakang, atau karena tumor menghasilkan zat yang memengaruhi sistem saraf. Gejala yang bisa muncul antara lain sakit kepala, kelemahan, kesemutan, kejang, atau perubahan perilaku.

  • Penyakit kuning. Penyakit kuning bisa terjadi karena kanker telah menyebar ke hati, sehingga mengganggu fungsi hati dalam memecah bilirubin. Gejala yang bisa muncul antara lain kulit dan mata berwarna kuning, gatal-gatal, atau urine berwarna gelap.

  • Munculnya benjolan. Munculnya benjolan di dekat permukaan tubuh bisa terjadi karena kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening atau organ lain. Benjolan biasanya terasa keras, tidak nyeri, dan tidak bergerak saat disentuh.

<b>Cara Mencegah Kanker Paru-paru</b><br>

Cara Mencegah Kanker Paru-paru

Kanker paru-paru dapat menyerang siapa saja, baik perokok maupun bukan perokok. Namun, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kanker paru-paru sejak dini, yaitu:

  • Tidak merokok atau berhenti merokok. Merokok adalah penyebab utama kanker paru-paru, karena rokok mengandung ribuan bahan kimia berbahaya yang dapat merusak sel-sel paru-paru. Jika Anda belum pernah merokok, jangan mulai. Jika Anda sudah merokok, segera berhenti. Berhenti merokok dapat menurunkan risiko kanker paru-paru hingga 50% dalam 10 tahun.

  • Menghindari asap rokok orang lain. Asap rokok orang lain juga dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru, karena mengandung bahan kimia yang sama dengan rokok. Jauhkan diri Anda dari lingkungan yang banyak perokok, seperti tempat kerja, rumah, atau tempat umum. Hindari juga produk tembakau lainnya, seperti rokok elektrik, cerutu, atau pipa.

  • Melindungi diri dari paparan bahan kimia berbahaya. Beberapa bahan kimia yang digunakan di tempat kerja atau industri dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru, seperti asbes, arsenik, kadmium, nikel, kromium, dan silika. Jika Anda bekerja di lingkungan yang berisiko, gunakan alat pelindung diri, seperti masker, sarung tangan, atau baju khusus. Ikuti juga aturan keselamatan dan kesehatan kerja yang berlaku.

  • Menjaga pola hidup sehat. Pola hidup sehat dapat membantu mencegah kanker paru-paru sejak dini, karena dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah kerusakan sel. Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah berolahraga secara teratur, mengonsumsi makanan sehat yang kaya akan buah, sayur, dan serat, menghindari alkohol, dan menjaga berat badan ideal.

  • Memeriksa kadar radon di rumah. Radon adalah gas radioaktif yang berasal dari peluruhan uranium di tanah. Radon dapat masuk ke dalam rumah melalui celah-celah di lantai, dinding, atau pipa. Radon tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak terasa, sehingga sulit dideteksi. Radon adalah penyebab kedua kanker paru-paru setelah rokok. Anda dapat memeriksa kadar radon di rumah Anda dengan menggunakan alat tes yang tersedia di toko perlengkapan rumah tangga.

Penyebab Kanker Mulut dan Gejalanya, Waspadai Kebiasaan Pemicunya
Penyebab Kanker Mulut dan Gejalanya, Waspadai Kebiasaan Pemicunya

Kanker mulut adalah gangguan kesehatan berbahaya yang perlu diwaspadai.

Baca Selengkapnya icon-hand
Perbedaan Paru-paru Perokok dan Bukan Perokok, Ketahui Ciri-cirinya
Perbedaan Paru-paru Perokok dan Bukan Perokok, Ketahui Ciri-cirinya

Kandungan zat-zat kimia yang terkandung dalam rokok membuat paru-paru menjadi rusak dan berubah, sehingga kondisinya berbeda dengan paru-paru sehat.

Baca Selengkapnya icon-hand
Gunakan 8 Bahan Alami Ini Untuk Hempas Tumit Pecah-pecah
Gunakan 8 Bahan Alami Ini Untuk Hempas Tumit Pecah-pecah

Bagian tubuh yang sering mengalami pecah adalah tumit kaki. Banyak hal yang menyebabkan tumit menjadi pecah-pecah dan kasar. Ada 9 bahan alami untuk mengatasiny

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Tanda Kanker Usus yang Tak Boleh Diabaikan, Segera Cari Perawatan
Tanda Kanker Usus yang Tak Boleh Diabaikan, Segera Cari Perawatan

Kanker usus, meskipun sering kali tidak terlihat secara langsung, merupakan salah satu ancaman kesehatan yang dapat memengaruhi siapa pun.

Baca Selengkapnya icon-hand
Cara Mengatasi Kanker Pankreas, Lengkap Beserta Gejala dan Penyebabnya
Cara Mengatasi Kanker Pankreas, Lengkap Beserta Gejala dan Penyebabnya

Kanker pankreas adalah gangguan kesehatan berupa adanya pertumbuhan sel yang tidak terkendali pada jaringan pankreas.

Baca Selengkapnya icon-hand
Cegah Cedera Lebih Parah, Pastikan Pijat Bagian Tubuh Terkilir dengan Ekstra Hati-hati
Cegah Cedera Lebih Parah, Pastikan Pijat Bagian Tubuh Terkilir dengan Ekstra Hati-hati

Permasalahan kaki terkilir perlu diatasi dengan pijatan secara esktra hati-hati.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kenali Ciri-ciri Kanker Tulang dan Penyebabnya yang Wajib Diwaspadai
Kenali Ciri-ciri Kanker Tulang dan Penyebabnya yang Wajib Diwaspadai

Kanker tulang berkembang di sel-sel di dalam tulang. Kanker ini jarang terjadi, namun dapat merusak jaringan tulang hingga membuatnya rapuh.

Baca Selengkapnya icon-hand
Tertulis dalam Naskah Sunda Kuno, Deretan Tanaman Ini Jadi Obat Andalan Berbagai Penyakit
Tertulis dalam Naskah Sunda Kuno, Deretan Tanaman Ini Jadi Obat Andalan Berbagai Penyakit

Khasiatnya pun tidak main-main, penyakit jantung sampai kanker disebut bisa sembuh

Baca Selengkapnya icon-hand
Dampak Polusi Udara terhadap Paru-Paru, Bisa Sebabkan Kanker Paru
Dampak Polusi Udara terhadap Paru-Paru, Bisa Sebabkan Kanker Paru

Polusi udara dapat menyebabkan kerusakan paru-paru yang serius, bahkan sampai berpotensi mengancam nyawa.

Baca Selengkapnya icon-hand