Jenis-jenis Gangguan Tidur, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya
Merdeka.com - Tidur merupakan aktivitas yang sangat dibutuhkan oleh manusia sebagai cara untuk mengembalikan energi dalam dirinya setelah beraktivitas. Memiliki kualitas tidur yang bagus merupakan salah satu kunci hidup sehat yang perlu diperhatikan, sebab masih banyak orang yang menyepelekan kualitas tidur.
Jika kamu sampai detik ini masih selalu memiliki kualitas tidur yang bagus maka pertahankan. Sebab tak sedikit di luar sana yang mengalami gangguan tidur.
Gangguan tidur disebabkan oleh banyak faktor mulai dari kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak sehat, jarang olahraga, over thinking, bahkan faktor genetik. Sekali lagi, gangguan tidur tidak bisa dianggap sepele sebab ada banyak jenis gangguan tidur yang berbahaya bahkan mengancam keselamatan jiwa.
Untuk melakukan pencegahan sedini mungkin, kamu perlu mengetahui informasi mengenai jenis-jenis gangguan tidur yang telah dirangkum merdeka.com dari brilio.net dan myoclinic.org pada Kamis, (13/8/2020).
Jenis-Jenis Gangguan Tidur
1. Obstructive Sleep Apnea (OSA)
Jenis-jenis gangguan tidur yang pertama adalah Obstructive Sleep Apnea. Jenis gangguan tidur ini bersifat serius, berbahaya dan sudah sering terjadi di seluruh dunia. Disebut berbahaya karena pasien yang menderita OSA terkadang bisa langsung meninggal karena kekurangan napas.
OSA tidak hanya memengaruhi tidur nyenyak tapi juga merupakan gangguan tidur yang mengancam jiwa. Amerika Serikat memiliki lebih dari 12 juta orang yang terkena OSA. Sleep Apnea disebabkan karena gaya hidup tidak sehat seperti kurang tidur, pola tidur, stres, merokok, obesitas dan tekanan darah yang tidak tepat.
Kelainan ini serius dan pada tahap awal gangguan ini dapat diobati dengan mengikuti diet sehat, tidur dan latihan. Perawatan lainnya mungkin termasuk memasukkan perangkat agar saluran napas tetap terbuka dan ada metode pembedahan untuk menghilangkan penyumbatan tenggorokan.
2. Sleep Paralysis (Kelumpuhan Tidur)
Jenis-jenis gangguan tidur berikutnya adalah Sleep Paralysis alias kelumpuhan tidur. Gangguan ini merupakan salah satu kondisi paling menakutkan yang pernah ada. Pasien yang menderita kelumpuhan tidur cenderung masuk ke keadaan vegetatif saat bangun tidur.
Kondisi ini terjadi saat otak dan tidur tidak sinkron. Pasien terkadang takut tidur karena mereka lumpuh dan tidak bisa bergerak saat mereka bangun tidur. Kelumpuhan tidur kadang disertai dengan halusinasi yang mengerikan dan tekanan mental.
Dalam istilah Jawa, jenis gangguan tidur semacam ini juga bisa disebut tindihan. Si penderita yang terkena tindihan terbangun, namun badannya terasa lumpuh tak bisa bergerak sama sekali. Bahkan terkadang meski mata sudah terbuka, mulut tak bisa mengeluarkan suara.
3. Sindrom Kleine-Levin (KLS)
Sindrom Kleine-Levin atau yang dalam medis disebut KLS adalah kelainan tidur yang berlebihan, namun sebenarnya sangat sedikit mempengaruhi orang di dunia. KLS adalah kelainan yang sangat langka dan kompleks yang berkaitan dengan sistem saraf yang terjadi terus menerus. Kelainan ini dikenal sebagai 'Sleeping Beauty Syndrome' karena pasien tidur lebih dari 15 sampai 20 jam.
Gangguan tidur ini serius dan menyeramkan. Kelainan itu terkait dengan garis genetik tertentu yang biasanya terjadi pada laki-laki remaja. Sindrom Kleine-Levin ini termasuk jenis gangguan tidur yang paling mengerikan karena sampai kini belum ditemukan obat pastinya.
4. Narkolepsi
Narkolepsi adalah kondisi yang berkaitan dengan tidur siang hari yang berlebihan, dipicu oleh emosi seperti suara mendadak, teror, ketakutan, tertawa dan menangis. Lima gejala klasik dari kelainan ini adalah cataplexy, kelumpuhan tidur, halusinasi hipnagogik, dan kantuk di siang hari yang berlebihan, yang sering disebut sebagai 'tetrad narkolepsi'.
Pasien yang menderita kelainan ini cenderung benar-benar kolaps saat sedang emosi ekstrem. Meski kelainan ini terlihat tidak terlalu serius, namun bisa menakutkan. Narkolepsi juga terkait dengan kondisi genetik dan masih bisa untuk disembuhkan.
5. Fatal Familial Insomnia (FFI)
Jenis-jenis gangguan tidur selanjutnya adalah Fatal Familial Insomnia (FFI). Jenis gangguan tidur ini disebut paling berbahaya. FFI disebabkan kelainan genetik dan merupakan penyakit keturunan. Gangguan tidur ini dianggap tak bisa disembuhkan.
Gejala penyakitnya meliputi insomnia, halusinasi, kebingungan, dan delirium. Banyak kasus yang terjadi, pasien rata-rata akan bertahan hanya dalam waktu 18 bulan jika sudah mengalami gangguan tidur ini. Kebanyakan pasien akan benar-benar susah tidur dan akhirnya meninggal karena sudah kehabisan tenaga.
6. Sudden Unexplained Death Syndrom (Sindrom Kematian)
Sindrom Kematian yang tiba-tiba terjadi dan tak dapat dijelaskan dikenal sebagai 'sindrom kematian nokturnal mendadak', yang sampai sekarang tidak dapat dijelaskan secara rinci. Bagian yang menakutkan, bahkan pria sehat pun bisa mati saat tidur mereka tanpa penjelasan. Kelainan ini berhubungan langsung dengan kegagalan jantung dan aktivitas jantung yang tidak teratur saat tidur.
Jenis gangguan tidur ini adalah salah satu kelainan tidur paling menakutkan dan paling mematikan di dunia yang mempengaruhi lebih banyak orang dari negara-negara Asia selatan. Kelainan ini disebabkan karena memiliki kaitan genetik dari ras manusia.
Penyebab Umum Gangguan Tidur
Penyebab yang memunculkan gangguan tidur kronis yang dapat membahayakan kesehatan tubuh umumnya sebagai berikut ini:
Cara Mengatasi Gangguan Tidur
Lakukan pencegahan dengan menerapkan pola hidup sehat salah satunya dengan melakukan kebiasaan tidur yang baik. Hal ini dapat membantu kamu meningkatkan kualitas tidur dan terhindar dari insomnia atau gangguan tidur. Berikut hal-hal yang perlu kamu lakukan untuk mengatasi gangguan tidur yaitu:
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya