Hedonis adalah Gaya Hidup Hura-Hura, Berikut Dampak Buruknya
Merdeka.com - Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, kehidupan manusia kini semakin mudah, salah satunya dalam hal berbelanja. Kini masyarakat tidak lagi kesulitan dalam mencari produk atau barang yang dibutuhkannya. Tinggal kunjungi toko online, barang yang dicari bisa langsung sampai di rumah.
Semakin tingginya tingkat produksi dan peredaran produk barang dan jasa yang ditawarkan kepada masyarakat dapat mempengaruhi sikap masyarakat saat membelinya. Saat ini masyarakat membeli suatu produk bukan lagi untuk memenuhi kebutuhan, melainkan didorong karena faktor keinginan semata seperti mengikuti tren, gengsi, hingga prestise.
Kehidupan hura-hura seperti itu populer dengan sebutan hedonis. Belakangan kehidupan hedonis telah melanda semua kalangan masyarakat, dari orang dewasa hingga remaja. Kehidupan hedonis semakin banyak terjadi seiring banyaknya muncul sarana dan prasarana yang ada seperti mal, cafe, tempat makan atau restoran.
Kehidupan hedonis jika tidak diimbangi dengan pendapatan yang besar dapat memicu masalah besar seperti berutang bahkan menipu. Untuk mencegah perilaku hedonis penting untuk memahami hal-hal mendasar mengenai perilaku tersebut dan apa saja dampak yang bisa muncul. Lebih jauh berikut ini informasi mengenai hedonis adalah gaya hidup hura-hura yang telah dirangkum merdeka.com.
Pengertian Hedonis Menurut Para Ahli
Dilansir dari media.neliti.com, berikut adalah pengertian hedonis menurut para ahli.
- Darmawan, dkk (2010): Hedonis merupakan doktrin di mana kebaikan pokok dalam kehidupan ini adalah kenikmatan
- Martha, dkk (2008): Mengartikan kata hedon sebagai kesenangan (pleasure). Prinsip kaum ini adalah anggapan bahwa sesuatu itu baik bila sesuai dengan kesenangan yang diperolehnya, sebaiknya bila ada sesuatu yang mendatangkan kesusahan dan penderitaan atau sesuatu yang tidak menyenangkan dianggap tidak baik.
- Elvinawaty ( 2014): Hedonis adalah sebuah pandangan hidup yang berbicara tentang kesenangan ddan kenikmatan materi sebagai tujuan utama hidup.
- Riyanto (2013): Berargumen bahwa karakteristik individu yang memiliki gaya hidup hedonis merupakan individu yang cenderung impulsif, cenderung menjadi pengikut, lebih irrasional dan mudah dibujuk. Selain itu kelompok hedonis juga cenderung akan membelanjakan uangnya dan konsumtif.
Dampak Buruk Hedonis

©Pexels/Andrea Piacquadio
Gaya hidup dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor mulai dari budaya, nilai, demografi, kelas sosial, kelompok rujukan, keluarga, kepribadian, motivasi hingga emosi. Dalam hal ini gaya hidup hedonis membawa banyak dampak buruk bukan saja untuk diri sendiri tapi juga lingkungan sekitar. Berikut ini dampak buruk sikap hedonis yang perlu kamu ketahui:
1. KonsumtifDampak buruk hedonis yang pertama tentu saja menimbulkan sikap konsumtif yang merupakan kebiasaan membeli barang-barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan yang dilakukan hanya semata-mata karena kesenangan belaka.
2. Sikap EgoisDampak buruk hedonis berikutnya adalah menimbulkan sikap egois dalam diri. Orang yang menganut gaya hidup hedonis cenderung lebih mementingkan diri sendiri tanpa mempedulikan orang lain.
3. IndividualismeSeseorang yang memiliki perilaku dan gaya hidup hedonisme juga cenderung individualis, atau juga menganggap diri sendiri lebih penting dari orang lain.
4. Cenderung PemalasSebagian orang yang terjerumus hedonisme juga lebih cenderung menjadi seorang yang pemalas serta tidak menghargai waktu.
5. Kurang Bertanggung JawabBukan hanya cenderung menjadi pemalas, seorang yang yang menganut gaya hidup hedonis juga biasanya kurang punya sikap tanggung jawab bukan hanya ke orang lain tetapi juga ke diri sendiri.
6. KorupsiDampak yang juga bisa terjadi ketika kamu memiliki gaya hidup hedonis adalah tindakan korupsi. Bukan hanya korupsi uang, namun juga hal lain, seperti misalnya korupsi waktu, korupsi pekerjaan, serta lain sebagainya. Orang yang sudah terjerumus di dalam perilaku hedonisme tidak akan sungkan serta juga tidak akan malu untuk korupsi demi kesenangan hidupnya.
(mdk/nof)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya