Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Faktor Pendorong Perdagangan Internasional, dari Perbedaan SDA hingga Kerja Sama

Faktor Pendorong Perdagangan Internasional, dari Perbedaan SDA hingga Kerja Sama Ilustrasi bisnis. ©2014 Merdeka.com/shutterstock/EDHAR

Merdeka.com - Jika Anda berjalan-jalan ke supermarket dan menemukan produk-produk dari negara lain, baik itu makanan hingga barang elektronik, berarti Anda sudah mengalami dampak dari perdagangan internasional.

Perdagangan internasional adalah aktivitas pembelian dan penjualan barang dan jasa oleh perusahaan yang berbeda negara. Barang konsumsi, bahan mentah, makanan, dan mesin semuanya kini sudah dapat dibeli dan dijual di pasar internasional.

Perdagangan internasional memungkinkan negara-negara untuk memperluas pasar mereka atau mengakses barang dan jasa yang mungkin tidak tersedia di dalam negeri. Sebagai hasil dari perdagangan internasional, pasar menjadi lebih kompetitif. Hal ini pada akhirnya menghasilkan harga yang lebih kompetitif dan membawa pulang produk yang lebih murah ke konsumen.

Perdagangan internasional juga menjadi kunci dari kebangkitan ekonomi global. Dalam ekonomi global, penawaran dan permintaan akan berdampak dan dipengaruhi oleh peristiwa global. Perdagangan yang dilakukan secara global juga memberi kesempatan pada konsumen dan negara untuk terpapar barang dan jasa yang tidak tersedia di negara mereka sendiri, atau mungkin yang harganya lebih mahal di dalam negeri.

Terjadinya perdagangan internasional juga didorong oleh faktor-faktor tertentu. Berikut ini kami akan bahas lebih lanjut tentang faktor pendorong perdagangan internasional yang dikutip dari laman kemdikbud.go.id.

Perbedaan Sumber Daya Alam

Faktor pendorong perdagangan internasional yang pertama adalah karena perbedaan sumber daya alam. Setiap negara diberkahi dengan sumber daya alam yang unik dan berbeda satu sama lain. Indonesia memiliki banyak sumber daya alam, antara lain kayu, minyak bumi, batu bara, timah dan karet, tetapi belum memiliki kemampuan yang memadai untuk mengolahnya. Hal ini mendorong Indonesia untuk mengekspor bahan mentah/bahan baku ke negara lain untuk di olah.

Penghematan Biaya Produksi

Faktor pendorong perdagangan internasional yang kedua yaitu untuk penghematan biaya produksi. Bagi negara yang belum memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi untuk membuat sendiri produk seperti mobil dan ponsel, pembuatannya akan menghabiskan biaya produksi yang jauh lebih mahal dibandingkan jika negara tersebut membelinya dari negara lain. Oleh karena itu membeli produk seperti mobil dan ponsel dari negara pembuatnya akan sangat menghemat biaya produksi.

Pemenuhan Kebutuhan Nasional

Faktor pendorong perdagangan internasional yang ketiga untuk membantu memenuhi kebutuhan nasional. Ada kalanya suatu negara tidak mampu memenuhi semua barang dan jasa yang menjadi kebutuhan penduduk, sehingga untuk mengatasinya suatu negara perlu mengimpor barang dan jasa tersebut dari luar negeri. Dengan demikian, kebutuhan akan produk dapat dipenuhi.

Perbedaan Penguasaan Teknologi

Faktor pendorong perdagangan internasional yang keempat karena adanya perbedaan penguasaan teknologi. Penguasaan teknologi yang tidak merata antar negara, juga menjadi penyebab adanya perdagangan internasional.

Negara dengan teknologi maju mampu menjual barang dengan harga murah kepada negara yang memiliki teknologi sederhana. Contohnya Indonesia yang mengimpor mobil dari Jepang karena Jepang memiliki teknologi pembuatan mobil yang lebih maju.

Keinginan untuk Menjalin Kerja Sama

Faktor pendorong perdagangan internasional yang kelima karena adanya keinginan untuk menjalin kerja sama dengan negara lain. Perdagangan internasional adalah salah satu cara yang banyak dilakukan suatu negara untuk membuka kerja sama dengan negara lain. Ini karena dengan perdagangan internasional, kedua negara atau lebih yang terlibat akan mendapatkan keuntungan yang sama. Dengan adanya kerja sama seperti ini maka hubungan antar negara bisa berjalan dengan baik.

Kelebihan Produksi

Jika suatu negara mengalami kelebihan dalam produksi barangnya, maka barang tersebut dapat dijual ke negara lain. Dengan mencari konsumen negara lain yang sedang membutuhkan, produksi yang berlebih ini bisa berubah menjadi keuntungan. Terlebih dengan cara ini, suatu perusahaan dapat memperluas pasarnya sekaligus menjadi penggerak dalam melakukan perdagangan internasional.

Ketertarikan pada Produk yang Sama

Dengan perkembangan globalisasi, kita dapat melihat bagaimana kondisi dan budaya yang terjadi di negara lain. Hal ini dapat meningkatkan rasa penasaran dan minat masyarakat terhadap produk yang ada di negara lain. Dan tidak menutup kemungkinan juga jika ada warga negara lain yang menyukai produk dalam negeri. Dengan begitu, perdagangan internasional pun terjadi guna memenuhi keinginan dan minat masyarakat terhadap produk dari negara lain.

Kemajuan Telekomunikasi, Informasi, dan Transportasi

Faktor pendorong perdagangan internasional yang terakhir yaitu karena adanya kemajuan telekomunikasi, informasi, dan transportasi. Kemudahan akses informasi menjadikan masyarakat mudah untuk menjangkau bagaimana kehidupan sosial budaya masyarakat dari negara lain.

Jika sosial dan budaya dalam negeri sudah diketahui oleh masyarakat dari negara lain, maka tidak menutup kemungkinan jika warga dari negara lain berwisata ke dalam negeri untuk memuaskan rasa penasaran mereka. Hal ini juga berpengaruh terhadap pariwisata dalam negeri yang akan memperoleh keuntungan.

(mdk/ank)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP