Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Apakah Perbedaan Ciri-ciri Anak Laki-laki dan Perempuan pada Masa Kanak-kanak? Begini Penjelasannya

<b>Apakah Perbedaan Ciri-ciri Anak Laki-laki dan Perempuan pada Masa Kanak-kanak? Begini Penjelasannya</b>

Apakah Perbedaan Ciri-ciri Anak Laki-laki dan Perempuan pada Masa Kanak-kanak? Begini Penjelasannya

Sejak usia yang sangat muda, anak laki-laki dan perempuan menunjukkan karakteristik yang membedakan mereka.

Mendidik anak merupakan suatu tantangan yang tidak mudah bagi setiap orang tua. Di mana orang tua harus mendampingi perkembangan anak dari masa ke masa. Terutama saat masih dalam tahap kanak-kanak, pendampingan dan pengawasan khusus perlu diberikan dengan baik.

Selain mendampingi anak, penting juga bagi orang tua untuk mengenali ciri-ciri atau karakter anak pada masa kanak-kanak. Pasalnya, anak perempuan dengan anak laki-laki memiliki kecenderungan karakter yang berbeda. Mulai dari emosi, pilihan mainan, aktivitas fisik, hingga agresi.

Dengan mengenal ciri-ciri anak perempuan dan anak laki-laki, Anda bisa menyesuaikan pola pengasuhan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Selain itu, Anda juga bisa membantu melatih anak mengembangkan kemampuannya, baik dari segi fisik, emosional, ataupun kemampuan berpikirnya.

Lalu, apakah perbedaan ciri-ciri anak laki-laki dan perempuan pada masa kanak-kanak?

Berikut kami akan jelaskan apa saja ciri-ciri anak laki-laki dan perempuan yang dilansir dari What to Expect.

Emosi

Ciri-ciri masa kanak-kanak bagi anak perempuan dan laki-laki bisa dilihat dari emosi. Berdasarkan penelitian, ditemukan bahwa anak perempuan bisa mengembangkan emosi dengan lebih baik dibandingkan laki-laki. Bahkan pada masa bayi, anak perempuan lebih baik dalam memahami emosi orang berdasarkan ekspresi wajah mereka.

Studi lain menemukan bahwa bayi perempuan lebih suka melihat wajah daripada ponsel, sedangkan anak laki-laki sebaliknya. Keterampilan membaca wajah ini dimulai sejak lahir. Baik pola pengasuhan maupun sifat alami memainkan peran dalam proses mengembangkan ketrampilan tersebut.

Dengan begitu, bagi orang tua yang memiliki anak laki-laki, ajari anak tentang kata-kata yang berkaitan dengan perasaan atau emosi. Misalnya dengan mendiskripsikan perasaan anak yang sedang dialami, "Kamu marah karena kamu tidak bisa mencapai mainan.“

Keterampilan Tata Ruang

Ciri-ciri masa kanak-kanak bagi anak perempuan dan laki-laki berikutnya bisa dilihat dari keterampilan tata ruang. Dalam hal ini, anak laki-laki dinilai memiliki kemampuan spasial yang lebih terampil daripada perempuan. Anak laki-laki juga cenderung memiliki kemampuan yang baik untuk memecahkan masalah yang melibatkan ukuran, jarak, dan hubungan antara objek.

Studi menunjukkan bahwa anak laki-laki semuda 3 sampai 5 bulan dapat memvisualisasikan bagaimana sebuah objek akan muncul ketika diputar, sedangkan anak perempuan pada usia yang sama belum bisa mengembangkan kemampuan tersebut.

Dengan begitu, berikan anak perempuan Anda permainan blok bangunan atau permainan angka untuk mengembangkan ketrampilan spasial anak. Selain itu, Anda bisa mengenalkan komputer, video, atau game smartphone yang ramah anak untuk melatih fokus dan penargetan.

Preferensi Mainan

Ciri-ciri masa kanak-kanak bagi anak perempuan dan laki-laki juga bisa berupa preferensi mainan. Pada saat bayi, sebenarnya tidak ada perbedaan mainan untuk anak laki-laki maupun perempuan, semuanya sama saja. Namun seiring waktu, tekanan teman sebaya di prasekolah dapat memengaruhi selera mainan anak.

Selain itu, ada juga penelitian yang menemukan bahwa anak berusia satu tahun mulai mengembangkan preferensi atau pilihan mainannya sendiri.

Cara terbaik yang bisa dilakukan adalah untuk memperluas wawasan pada anak-anak dengan menawarkan segala macam mainan, daripada fokus pada stereotip mainan berdasarkan gender yang ada di masyarakat.

Aktivitas Fisik

Ciri-ciri masa kanak-kanak bagi anak perempuan dan laki-laki juga terdapat pda aktivitas fisiknya. Terdapat aktivitas fisik pada anak laki-laki dan perempuan ini mungkin dimulai sejak dalam kandungan. Berdasarkan penelitian, ditemukan bahwa bayi laki-laki memiliki kecenderungan aktivitas fisik yang lebih besar daripada perempuan.

Di mana bayi laki-laki lebih banyak menggeliat di meja, gelisah di kereta dorong, hingga merangkak dalam jarak yang lebih jauh.

Cara baik yang perlu dilakukan adalah membuat kedua jenis kelamin, baik laki-laki maupun perempuan memiliki banyak waktu untuk bermain secara aktif. Mulai dari menari, bermain kejar-kejaran, bermain bola, atau permainan luar ruangan lainnya. Beberapa hal ini dapat membantu melatih aktivitas fisik anak lebih baik.

Agresi

Agresi juga termasuk salah satu ciri-ciri masa kanak-kanak bagi anak perempuan dan laki-laki. Menurut penelitian, anak laki-laki dinilai lebih agresif secara fisik daripada anak perempuan bahkan sebelum mereka berusia dua tahun. Dalam hal ini, testosterone prenatal menjadi faktor utama yang memengaruhi kecenderungan tersebut.

Meskipun begitu, anak perempuan juga dapat mengembangkan agresi fisik tertentu. Misalnya seperti menendang, menggigit, memukul tiga kali lebih banyak dari pada anak laki-laki pada saat masuk sekolah dasar.

Hal yang perlu diperhatikan dalam pola pengasuhan berkaitan dengan agresi yaitu terapkan batasan bagi anak laki-laki dan perempuan yang jelas. Dengan begitu, anak bisa memahami hal apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Perkembangan Motorik

Ciri-ciri masa kanak-kanak bagi anak perempuan dan laki-laki selanjutnya berkaitan dengan perkembangan motorik. Meskipun banyak orang tua mengatakan anak laki-laki mencapai tonggak motorik kasar seperti duduk, merangkak, dan berjalan lebih awal daripada anak perempuan, namun berdasarkan penelitian tidak ada perbedaan signifikan antara anak laki-laki dan perempuan.

Kedua jenis kelamin biasanya mulai berjalan antara sembilan dan 16 bulan. Sedangkan anggapan bahwa anak laki-laki dapat berjalan lebih awal mungkin kaitannya dengan ukuran fisik. Di mana anak laki-laki memiliki ukuran tubuh yang lebih berat dan tinggi daripada perempuan sekitar usia enam bulan.

Cara terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan mengembangkan otot bayi dengan membebaskan anak bermain di ruang yang lebih luas. Pastikan, anak Anda tidak menghabiskan terlalu banyak waktu terbatas pada kereta dorong maupun kursi mobil.

Kemampuan Berbicara

Ciri-ciri masa kanak-kanak bagi anak perempuan dan laki-laki yang terakhir dapat dilihat dari kemampuan berbicara. Salah satu tonggak pencapaian yang dilakukan anak perempuan dan anak laki-laki secara konsisten pada waktu yang berbeda adalah berbicara. Anak perempuan mulai sekitar sebulan lebih awal dari rata-rata anak laki-laki, kadang pada paruh pertama tahun kedua.

Peneliti Inggris menemukan bahwa bayi perempuan memiliki kosakata yang jauh lebih besar daripada anak laki-laki pada usia 18 dan 24 bulan. Namun, para ahli mengatakan bahwa gender hanya menjelaskan hingga 3 persen perbedaan dalam keterampilan verbal balita. Sedangkan paparan anak terhadap bahasa dan lingkungannya memberikan pengaruh lebih besar yaitu sekitar 50 persen.

Cara terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan sering berbicara atau membacakan cerita pada anak, baik laki-laki maupun perempuan. Dengan begitu, anak bisa menyerap lebih banyak kosa kata dan merekamnya dalam otak sebagai pengetahuan verbal.

Pentingnya Orang Tua Memahami Perbedaan Ciri Anak

Pentingnya orang tua memahami perbedaan ciri-ciri anak laki-laki dan perempuan di masa kanak-kanak adalah sebagai berikut:

  • Mendukung perkembangan anak sesuai dengan gender mereka. Anak laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan dalam hal fisik, psikologis, emosional, dan sosial yang berkaitan dengan gender mereka. Orang tua yang memahami perbedaan ini dapat memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi anak, serta menghargai keunikan mereka sebagai individu.

  • Membentuk identitas gender anak yang sehat. Identitas gender adalah persepsi diri seseorang sebagai laki-laki atau perempuan. Anak mulai mengenal perbedaan gender sejak usia 2-3 tahun, dan memperkuat identitas gender mereka sekitar usia 4-5 tahun. Orang tua yang memahami perbedaan gender dapat membantu anak mengenali dan menerima gender mereka sendiri, serta menghormati gender orang lain.

  • Mendorong kesetaraan gender dalam keluarga dan masyarakat. Kesetaraan gender adalah kondisi di mana laki-laki dan perempuan memiliki hak, kesempatan, dan tanggung jawab yang sama dalam berbagai aspek kehidupan. Orang tua yang memahami perbedaan gender dapat memberikan contoh sikap dan perilaku yang tidak diskriminatif, stereotip, atau seksis terhadap gender tertentu. Orang tua juga dapat mendidik anak untuk menghargai kesetaraan gender dan inklusi sosial dalam lingkungan mereka.

Ketahui Berbagai Kecerdasan yang Terdapat pada Anak, Penting untuk Terus Dikembangkan

Ketahui Berbagai Kecerdasan yang Terdapat pada Anak, Penting untuk Terus Dikembangkan

Kecerdasan pada anak memiliki bentuk yang berbeda-beda satu sama lain. Ketahui sejumlah jenis kecerdasan pada anak.

Baca Selengkapnya
Seberapa Penting Menangis dan Mengungkapkan Perasaan pada Perkembangan Anak Laki-laki

Seberapa Penting Menangis dan Mengungkapkan Perasaan pada Perkembangan Anak Laki-laki

Walau anak laki-laki kerap tidak dibolehkan untuk menangis, namun menangis ternyata penting untuk bisa tetap dilakukan anak laki-laki.

Baca Selengkapnya
Mengenal Gejala Selesma pada Anak, Begini Cara Mencegahnya

Mengenal Gejala Selesma pada Anak, Begini Cara Mencegahnya

Gejala selesma pada anak biasanya meliputi bersin, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, hingga demam ringan. Namun kondisi ini bisa membaik dengan sendirinya.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Cara Mengatur Pola Makan Anak untuk Memaksimalkan Tumbuh Kembang

Cara Mengatur Pola Makan Anak untuk Memaksimalkan Tumbuh Kembang

Jenis makanan dan pola makan yang tepat pada anak bisa sangat membantu memaksimalkan tumbuh kembang mereka.

Baca Selengkapnya
Perbedaan Kambing PE dan Jawa Randu, Ini Penjelasan Lengkapnya

Perbedaan Kambing PE dan Jawa Randu, Ini Penjelasan Lengkapnya

Kambing terdiri dari banyak jenis dan masing-masingnya memiliki ciri khas tersendiri.

Baca Selengkapnya
Penyebab Anak Terlambat Bicara, Kenali Ciri-Cirinya

Penyebab Anak Terlambat Bicara, Kenali Ciri-Cirinya

Keterlambatan bicara pada anak dapat dapat menjadi sumber kekhawatiran bagi orang tua.

Baca Selengkapnya
Pengertian, Jenis, dan Cara Memilih Gamis Pria

Pengertian, Jenis, dan Cara Memilih Gamis Pria

Kenali lebih dalam tentang gamis pria untuk menunjang penampilan Kamu saat Lebaran!

Baca Selengkapnya
Kapolri Sebut Angkat Kejahatan Sepanjang 2023 Meningkat Dibanding 2022

Kapolri Sebut Angkat Kejahatan Sepanjang 2023 Meningkat Dibanding 2022

Listyo secara terpisah memaparkan, ada kurang lebih 8.008 perkara kejahatan terhadap perempuan dan anak yang diselesaiListyo secara terpisahkan pada tahun 2023.

Baca Selengkapnya
Kenali Perbedaan yang Muncul dari Kecemasan dan Panik yang Dialami Seseorang

Kenali Perbedaan yang Muncul dari Kecemasan dan Panik yang Dialami Seseorang

Penting untuk mengenali perbedaan apa itu kecemasan dan panik untuk menemukan cara mengatasi yang tepat.

Baca Selengkapnya