Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyebab Anak Terlambat Bicara, Kenali Ciri-Cirinya

<b>Penyebab Anak Terlambat Bicara, Kenali Ciri-Cirinya</b>

Penyebab Anak Terlambat Bicara, Kenali Ciri-Cirinya

Keterlambatan bicara pada anak dapat menjadi sumber kekhawatiran bagi orang tua.

Anak terlambat bicara adalah kondisi di mana seorang anak mengalami keterlambatan dalam perkembangan kemampuan berbicara dan berkomunikasi dibandingkan dengan anak-anak sebaya mereka.

Meskipun setiap anak memiliki waktu perkembangan yang berbeda, namun terdapat beberapa tanda yang dapat mengindikasikan keterlambatan bicara pada anak, seperti kesulitan dalam merangkai kata, pengucapan yang tidak jelas, atau ketidakmampuan untuk menyampaikan ide secara verbal.

Kondisi ini dapat menjadi sumber kekhawatiran bagi orang tua dan dapat memerlukan perhatian khusus untuk membantu anak mengatasi kesulitan tersebut. Sementara itu, faktor penyebab anak terlambat bicara sangat bervariasi, mulai dari faktor genetik, kondisi kesehatan, hingga lingkungan dan stimulasi yang diterima anak sejak dini.

Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya tentang penyebab anak terlambat bicara yang telah merdeka.com rangkum dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat.

<b>Usia Ideal Anak Mulai Dapat Berbicara</b>

Usia Ideal Anak Mulai Dapat Berbicara

Secara umum, perkembangan bicara pada anak sangat bervariasi dan dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti keturunan, lingkungan, dan stimulasi yang diterima. Namun, ada beberapa perkiraan umum terkait usia kapan sebagian besar anak mulai mengembangkan kemampuan bicara.

Berikut adalah perkiraan umum, tetapi perlu diingat bahwa setiap anak unik dan perkembangan mereka dapat berbeda:

0-6 Bulan

Pada periode ini, anak biasanya mulai merespons suara dan mulai mengeluarkan suara sederhana seperti gurauan atau tangisan. Meskipun belum bisa berbicara, anak sedang mengembangkan kemampuan mendengar dan mengidentifikasi suara.

6-12 Bulan


Anak mulai menghasilkan bunyi-bunyi konsonan, mungkin seperti "ma-ma" atau "pa-pa." Mereka juga dapat merespons nama mereka dan beberapa kata sederhana. Pada akhir periode ini, beberapa anak mungkin mulai memahami kata-kata sederhana.

1-2 Tahun

Sebagian besar anak mulai mengucapkan kata pertama mereka pada usia sekitar 1 tahun. Pada akhir tahun kedua, mereka dapat memiliki vocabulari yang berkisar dari beberapa kata hingga beberapa ratus kata. Frasa pertamanya mungkin juga mulai muncul.

2-3 Tahun

Pada usia ini, anak biasanya mulai menggabungkan kata-kata menjadi kalimat yang lebih kompleks. Mereka juga dapat menunjukkan pemahaman yang lebih baik terhadap bahasa dan mulai mengajukan pertanyaan sederhana.

Bagi Anda para orang tua, hal yang paling penting untuk diingat adalah bahwa perkembangan bicara anak bersifat individual, dan beberapa anak mungkin mencapai tonggak perkembangan ini lebih awal atau lebih lambat.

Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang keterlambatan bicara anak, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter anak atau ahli terapi bicara untuk evaluasi lebih lanjut.

<b>Penyebab Anak Terlambat Bicara</b>

Penyebab Anak Terlambat Bicara

Mengutip laman RSUP Dr.Sardjito Yogyakarta, seorang anak dianggap memiliki kemampuan berbicara yang baik jika dapat membuat bunyi atau suara yang sesuai dengan tingkat usianya. Sebaliknya, jika perkembangan berbicara secara signifikan berada di bawah rata-rata anak seusianya maka dapat dikatakan bahwa anak tersebut mengalami keterlambatan berbicara atau speech delay (Leung & Kao, 1999).

Dalam keadaan seperti ini, orang tua atau pengasuh anak diharapkan dapat memberi perhatian lebih karena keterlambatan berbicara dapat memengaruhi kehidupan anak di masa mendatang.

Deteksi dini keterlambatan berbicara pada anak merupakan hal yang sangat penting supaya dapat dilakukan intervensi sedini mungkin sehingga anak memiliki waktu yang lebih lama untuk mengejar perkembangan kemampuan berbicara mereka (Tan, Mangunatmadja, & Wiguna, 2019).

Anak yang mengalami keterlambatan bicara atau speech delay dapat dideteksi berdasarkan kemampuan berbicaranya yang lebih lambat daripada teman seusianya.

Contoh ciri khas anak yang mengalami keterlambatan bicara adalah kecenderungan anak untuk mengucapkan kata-kata yang tidak jelas dan tepat sehingga menyebabkan miskomunikasi antara anak dan orang lain serta kecenderungan anak yang hanya memberikan respons nonverbal terhadap stimulus (Istiqlal, 2021).

Sehingga, perlu ada perhatian orang tua dan orang-orang sekitar pada setiap tahapan berbicara anak.

Contoh beberapa kewaspadaan yang perlu diperhatikan oleh orang tua atau pengasuh anak antara lain, saat anak berusia 0-6 bulan perlu diwaspadai jika tidak ada babling dan anak tidak menoleh saat dipanggil namanya dari belakang; saat usia 6-12 bulan waspadai jika anak tidak menunjuk dengan jari pada usia 12 bulan dan ekspresi wajah yang kurang; saat usia 12-18 bulan waspadai bila tidak ada kata yang berarti saat usianya 16 bulan; serta saat usia 18-24 bulan orang tua perlu waspada jika tidak ada kalimat 2 kata yang dapat dimengerti oleh orang sekitar.

Adapun beberapa penyebab anak terlambat bicara yang paling umum meliputi beberapa hal berikut ini:

1. Faktor Genetik

Beberapa anak mungkin memiliki faktor genetik yang dapat memengaruhi perkembangan bicara mereka. Jika ada riwayat keterlambatan bicara atau masalah bahasa dalam keluarga, anak tersebut mungkin memiliki kecenderungan mengalami hal serupa.

2. Gangguan Pendengaran

Masalah pendengaran, baik yang bersifat sementara maupun permanen, dapat memengaruhi kemampuan anak untuk belajar dan menggunakan bahasa. Anak yang mengalami kesulitan pendengaran mungkin memiliki keterlambatan bicara.

3. Keterlambatan Perkembangan Motorik

Adanya keterlambatan dalam perkembangan keterampilan motorik halus atau kasar juga dapat memengaruhi perkembangan bicara. Koordinasi yang buruk atau kesulitan dalam mengontrol gerakan tubuh bisa memengaruhi kemampuan anak dalam mengucapkan kata-kata.

4. Keterbatasan Stimulasi Bahasa

Lingkungan yang kurang memberikan stimulasi bahasa dapat menjadi faktor penyebab keterlambatan bicara. Anak yang jarang diajak berbicara atau tidak mendengar banyak kata-kata mungkin mengalami keterlambatan dalam mengembangkan kosakata dan kemampuan bicara mereka.

5. Masalah Kesehatan atau Kondisi Medis

Beberapa kondisi kesehatan tertentu, seperti gangguan perkembangan, kelainan genetik, atau gangguan neurologis, dapat berkontribusi pada keterlambatan bicara anak.

6. Faktor Lingkungan

Lingkungan yang kurang mendukung perkembangan bahasa anak, termasuk kurangnya interaksi verbal atau tekanan untuk berbicara, dapat memengaruhi perkembangan bicara anak.

7. Keterlambatan Kognitif

Anak dengan keterlambatan kognitif mungkin mengalami kesulitan dalam memahami dan menggunakan bahasa secara adekuat.

8. Kurangnya Interaksi Sosial

Anak yang memiliki sedikit kesempatan untuk berinteraksi sosial dengan anak sebayanya atau orang dewasa mungkin mengalami keterlambatan bicara karena kurangnya praktik dalam menggunakan bahasa.

Jangan Sampai Berkepanjangan, Kenali 5 Macam Sakit Kepala dan Penyebabnya
Jangan Sampai Berkepanjangan, Kenali 5 Macam Sakit Kepala dan Penyebabnya

Kenali penyebab sakit kepala yang dialami agar bisa melakukan penanganan yang tepat.

Baca Selengkapnya
Penyebab Anak Hiperaktif dan Cara Mengatasinya, Orang Tua Wajib Tahu
Penyebab Anak Hiperaktif dan Cara Mengatasinya, Orang Tua Wajib Tahu

Melihat perilaku anak yang tidak bisa diam, membuat orang tua kerap menduga anak hiperaktif. Apa penyebabnya?

Baca Selengkapnya
Penyebab Anak Suka Memukul, Perlu Diwaspadai dan Dihindari Orangtua
Penyebab Anak Suka Memukul, Perlu Diwaspadai dan Dihindari Orangtua

Kebiasaan memukul merupakan suatu hal yang kerap dilakukan anak. Hal ini perlu diperhatikan dan dihindari oleh orangtua.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
4 Penyebab Sakit Perut saat Bangun Tidur Pagi Hari yang Tak Nyaman dan Mengganggu
4 Penyebab Sakit Perut saat Bangun Tidur Pagi Hari yang Tak Nyaman dan Mengganggu

Munculnya sakit perut di pagi hari saat bangun tidur bisa sangat mengganggu dan tak nyaman.

Baca Selengkapnya
Kelakuan Ayah Tiri Bejat Perkosa Anak Berkali-kali hingga Hamil 7 Bulan
Kelakuan Ayah Tiri Bejat Perkosa Anak Berkali-kali hingga Hamil 7 Bulan

Perkosaan tersebut terungkap setelah ibu korban curiga dengan perubahan fisik, terutama bagian perut yang membesar.

Baca Selengkapnya
Kepala Tiba-tiba Sakit dan Pusing saat Berpuasa, Kenali Penyebabnya
Kepala Tiba-tiba Sakit dan Pusing saat Berpuasa, Kenali Penyebabnya

Munculnya sakit kepala merupakan hal yang mungkin terjadi ketika berpuasa, kenali penyebab mengapa hal ini terjadi.

Baca Selengkapnya
Setelah Liburan kok Malah Sakit? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Setelah Liburan kok Malah Sakit? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Banyak orang justru sakit usai liburan. Ini Penyebab terjadinya hal tersebut serta cara mengatasinya.

Baca Selengkapnya
7 Penyebab Bintitan pada Anak, Begini Cara Mengatasinya
7 Penyebab Bintitan pada Anak, Begini Cara Mengatasinya

Bintitan pada anak adalah kondisi di mana terjadi peradangan pada salah satu kelenjar minyak di kelopak mata.

Baca Selengkapnya
Penyebab Anak Tiba-Tiba Tidak Mau Ngedot, Orang Tua Wajib Tahu
Penyebab Anak Tiba-Tiba Tidak Mau Ngedot, Orang Tua Wajib Tahu

Bayi yang menolak dot mungkin akan membuat orang tua penasaran apa yang menyebabkan si kecil enggan beralih ke dot.

Baca Selengkapnya