9 Cara Mempromosikan Diri saat Wawancara, Efektif Hindari Rasa Gugup
Merdeka.com - Dalam melamar pekerjaan, promosi diri menjadi salah satu hal penting yang harus dikuasai oleh para pelamar. Promosi diri ini biasanya akan dilakukan ketika pelamar memasuki tahap wawancara, atau terkadang pelamar mempromosikan diri dengan tulisan ketika melamar melalui online.
Meski terdengar remeh, terkadang masih ada seseorang yang masih belum bisa memperkenalkan dirinya dengan benar dalam waktu yang singkat. Padahal, cara mempromosikan diri kita bisa menjadi sebuah penilaian di mata manajer HR.
Tujuan wawancara adalah untuk mendapatkan informasi, pendapat, atau tanggapan dari orang lain. Promosi diri umumnya sering dilakukan untuk membuka sesi wawancara. Dari promosi diri inilah, terkadang manajer HR mendapatkan informasi tentang si pelamar selain dari CV.
Jika dalam mempromosikan diri, kita masih belum benar, maka manajer HR juga akan kesulitan untuk melangkah ke pertanyaan-pertanyaan selanjutnya, atau bahkan terjadi kesalahpahaman dalam menerima informasi. Hal ini tentu akan merugikan pelamar, karena mereka bisa saja kehilangan peluang untuk menjelaskan kemampuan dan kelebihan dirinya secara lebih rinci kepada manajer HR.
Untuk menghindari hal tersebut, berikut ini akan kami berikan beberapa cara mempromosikan diri saat wawancara.
Kenali Perusahaan

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/dibrova
Cara mempromosikan diri yang pertama adalah kenali dan pelajari perusahaan yang memanggil wawancara. Pengetahuan tentang perusahaan sangat penting dimiliki oleh para pelamar, jangan sampai pelamar kerja sebagai calon karyawan tidak tahu latar belakang perusahaan. Kenali di bidang apa perusahaan tersebut bergerak.
Cari tahu tentang sejarah, jumlah karyawan, visi misi perusahaan, dan berbagai informasi lainnya yang dapat diakses melalui situs perusahaan tersebut sebelum wawancara dimulai. Selain membantu untuk mempromosikan diri, hal ini juga menunjukkan bahwa Anda benar-benar serius untuk melamar pekerjaan di perusahaan tersebut.
Siapkan Jawaban untuk Pertanyaan Umum

©2014 Merdeka.com/shutterstock.com/Tom Wang
Cara mempromosikan diri yang kedua adalah dengan menyiapkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang umum diberikan. Anda juga harus bersiap untuk menjawab pertanyaan umum saat wawancara, misalnya ceritakan tentang diri, pengalaman terakhir bekerja, atau berapa gaji yang diinginkan jika diterima?
Berlatihlah terlebih dulu di rumah dan cari referensi-referensi yang bisa membantu Anda dalam wawancara agar bisa menjawab dengan luwes dan tidak tegang.
Bawa Dokumen Pendukung
Cara mempromosikan diri yang ketiga adalah dengan menyiapkan dokumen pendukung. Dokumen-dokumen asli seperti surat keterangan, transkrip nilai, Kartu Tanda Pengenal, ijazah, surat rekomendasi merupakan dokumen yang wajib dibawa dalam setiap sesi wawancara.
Akan lebih baik lagi jika memiliki dokumen berupa sertifikat hasil dari pelatihan atau piagam sebuah lomba. Dokumen tersebut akan sangat membantu karena akan menjadi nilai plus di mata manajer HR. Persiapkan sebaik mungkin semua dokumen tersebut sehingga saat wawancara tidak ada yang tertinggal.
Datang Lebih Awal
Cara mempromosikan diri yang keempat adalah dengan datang lebih awal. Ketika menghadiri wawancara, pastikan datang lebih cepat dari jadwal wawancara yang dijanjikan. Dengan datang lebih awal, bisa merapikan penampilan dan mempersiapkan mental agar lebih tenang saat Anda masuk ke ruang interview.
Dan jangan sampai datang terlambat ketika wawancara. Ini akan memberikan kesan negatif dan bisa mengurangi nilai diri. Paling tidak, usahakan datang ke tempat wawancara 15 – 30 menit lebih awal.
Tampil Percaya Diri

©TODAY.com
Cara mempromosikan diri yang kelima adalah dengan tampil percaya diri. Ini merupakan cara efektif untuk mempromosikan diri kepada pihak perusahaan. Jangan sampai pewawancara melihat diri Anda seperti orang yang lesu, tidak bersemangat, dan takut. Hal ini akan berpengaruh juga pada penilaian terhadap diri.
Dengan tampil percaya diri, suasana interview akan menjadi bagus. Tatap mata orang yang sedang menginterview dan jangan menunduk jika sedang ditanya sesuatu. Bersikaplah komunikatif ketika berbicara, sehingga ini akan menunjukkan bahwa Anda adalah pribadi yang mudah bergaul dan bisa bekerja sama.
Antusias

©©2012 Shutterstock/Andrey_Popov
Cara mempromosikan diri yang ke enam adalah antusias. Ketika sedang wawancara, selain penampilan, pelamar kerja juga harus menunjukkan sikap antusias. Sikap ini sangat efektif untuk membantu Anda mempromosikan diri dan juga bisa menjadi nilai tambah di mata pewawancara.
Gunakan Bahasa Tubuh yang Baik

©2012 Merdeka.com
Cara mempromosikan diri yang ketujuh adalah dengan memperlihatkan bahasa tubuh yang baik. Terkadang, pewawancara juga akan memperhatikan sikap tubuh kita saat sedang melakukan wawancara.
Jangan pernah melipat tangan ke dada saat interview berlangsung karena mengesankan sebagai orang kaku dan defensif. Duduklah dengan sikap yang baik, karena ini menunjukkan pribadi yang profesional. Biarkan tangan bebas untuk mengekspresikan jawaban-jawaban yang keluar dari mulut, tetapi jangan berlebihan.
Anda juga bisa mencari beberapa tips terkait bahasa tubuh ketika sedang wawancara ini melalui internet sebelum wawancara. Ini akan membantu dalam bersikap selama wawancara berlangsung.
Tahu Kapan Bicara dan Berhenti
Cara mempromosikan diri yang selanjutnya adalah kita harus tahu kapan waktunya berbicara dan kapan waktunya untuk berhenti. Dengarkan baik-baik pertanyaan dari pewawancara, dan perhatikan bahasa tubuh pewawancara.
Cukup berikan jawaban sesuai dengan apa yang ditanyakan dengan singkat. Jangan bicara terlalu panjang karena bisa keluar dari topik yang ditanyakan.
Gunakan Bahasa yang Sopan

©2012 Merdeka.com
Cara mempromosikan diri yang terakhir yaitu bicaralah dengan bahasa yang sopan. Gunakan Bahasa Indonesia yang mudah dimengerti dan sopan.
Hal ini juga mencerminkan bahwa Anda memiliki pribadi yang baik. Hindari menggunakan bahasa daerah, karena akan bekerja sama dengan orang dari berbagai latar belakang.
(mdk/ank)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya