Merdeka.com - Penelitian merupakan hal yang biasa dilakukan di dunia akademik. Di bangku sekolah, kita sering melakukan penelitian dalam berbagai bidang.
Penelitian tidak bisa dilakukan dengan serampangan tanpa persiapan yang matang. Salah satu pengetahuan dasar yang wajib diketahui sebelum melakukan penelitian adalah memahami beberapa istilah penting dalam dunia penelitian, seperti pengertian kualitatif dan kuantitatif berikut perbedaanya.
Hal tersebut berkaitan dengan tanggung jawab kita sebagai peneliti untuk mendapatkan jawaban secara ilmiah terhadap berbagai masalah dalam kehidupan masyarakat. Maka dari itu, pernyataan peneliti haruslah selalu didasarkan pada kebenaran yang diperoleh melalui pengujian dan penjelajahan yang bersifat empiris.
Agar penelitian yang kamu lakukan lebih terarah dan bisa dipertanggungjawabkan, maka simaklah informasi mengenai 7 perbedaan kuantitatif dan kualitatif yang telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.com.
1. Perbedaan Berdasarkan Desain Penelitian
Kuantitatif memiliki sifat yang khusus, terperinci, dan statis. Alur dari penelitian kuantitatif sendiri sudah direncanakan sejak awal dan tidak dapat diubah lagi.
Kualitatif bersifat umum, fleksibel, dan dinamis. Penelitian kualitatif sendiri dapat berkembang selama proses penelitian berlangsung.
2. Perbedaan Berdasarkan Analisis Data

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/gyn9037
Kuantitatif dapat dianalisis pada tahap akhir sebelum laporan.
Kualitatif dapat dianalisis selama proses penelitian berlangsung.
3. Perbedaan Berdasarkan Istilah Subjek Penelitian
Kuantitatif memiliki subjek penelitian yang biasa disebut dengan responden.
Kualitatif memiliki subjek penelitian yang biasa disebut dengan narasumber.
4. Peredaan Berdasarkan Cara Memandang Fakta
Kuantitatif: Penelitian kuantitatif memandang "Fakta/Kebenaran" berada pada objek penelitian di luar sana. Peneliti harus netral dan tidak memihak. Apapun yang ditemukan di lapangan, itulah fakta. Penelitian kuantitatif berangkat dari teori menuju data.
Kualitatif: Penelitian kualitatif memandang "Fakta/Kebenaran" tergantung pada cara peneliti menginterpretasikan data. Hal ini dikarenakan ada hal-hal kompleks yang tidak bisa sekadar dijelaskan oleh angka, seperti perasaan manusia. Penelitian kuantitatif berangkat dari data yang kemudian dijelaskan oleh teori-teori yang dianggap relevan, untuk menghasilkan suatu teori yang menguatkan teori yang sudah ada.
5. Perbedaan Berdasarkan Pengumpulan Data

©Pixabay/Tumisu
Kuantitatif: Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan serangkaian instrumen penelitian berupa tes/kuesioner. Data yang terkumpul kemudian dikonversikan menggunakan kategori/kriteria yang sudah ditetapkan sebelumnya. Kualitas penelitian kuantitatif ditentukan oleh banyaknya responden penelitian yang terlibat.
Kualitatif: Penelitian kualitatif lebih berfokus pada sesuatu yang tidak bisa diukur oleh hitam putih kebenaran, sehingga pada penelitian kualitatif peneliti mengorek data sedalam-dalamnya atas hal-hal tertentu. Sehingga, kualitas penelitian kualitatif tidak terlalu ditentukan oleh banyaknya narasumber yang terlibat, tetapi seberapa dalam peneliti menggali informasi spesifik dari narasumber yang dipilih.
6. Perbedaan Berdasarkan Tujuan Penelitian
Kuantitatif: Menjelaskan hubungan antar variabel, menguji teori, melakukan generalisasi fenomena sosial yang diteliti.
Kualitatif: Memperoleh pemahaman mendalam, mengembangkan teori, mendeskripsikan realitas dan kompleksitas sosial.
7. Perbedaan Berdasarkan Jenis Data
Kuantitatif: Numerik dan statistik
Kualitatif: Deskriptif dan eksploratif
(mdk/nof)