7 Cara Menjaga Bisnis Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Virus Corona

Jumat, 10 April 2020 18:00 Reporter : Novi Fuji Astuti
7 Cara Menjaga Bisnis Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Virus Corona Ilustrasi corona. ©2020 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Pandemi virus corona membuat situasi berbagai negara di dunia menjadi tidak kondusif, termasuk di Indonesia. Merebaknya virus corona ini cukup mengkhawatirkan bukan saja bagi kesehatan masyarakat namun juga bagi perekonomian bangsa. Hampir semua bidang terkena dampak virus Corona salah satunya adalah bidang usaha atau bisnis.

Banyak pelaku bisnis yang terkena dampak merebaknya virus corona ini. Tidak hanya omzet yang menurun, beberapa perusahaan bahkan terpaksa melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap beberapa karyawannya. Beberapa usaha bahkan harus gulung tikar karena tidak lagi sanggup mencukupi ongkos produksi. Dalam situasi sulit seperti ini siapapun kini dituntut untuk memiliki daya kreatif yang tinggi agar tetap bertahan.

Dalam hal ini para pelaku usaha dituntut untuk berpikir kreatif agar usaha yang dijalankannya tetap bertahan. Paling tidak mereka harus menyusun strategi rencana jangka pendek mulai dari tiga bulan hingga akhir tahun 2020.

Berikut 7 cara menjaga bisnis tetap bertahan di tengah pandemi virus Corona yang telah dirangkum merdeka.com.

2 dari 8 halaman

1. Pastikan Keselamatan Pelanggan

Di tengah pandemi Corona, keselamatan menjadi hal utama yang harus selalu diperhatikan. Langkah pertama untuk menjaga usaha dalam situasi sulit ini adalah dengan memastikan keselamatan pelanggan mulai dari standar gerai yang bersih dan aman.

Kamu bisa mulai menerapkan pengecekan suhu terhadap pelanggan yang akan masuk hingga menyiapkan hand sanitizer maupun antiseptik. Pastikan pula ada area cuci tangan yang bersih dan berfungsi dengan baik.

3 dari 8 halaman

2. Buat Program Penjualan yang Menarik

ilustrasi bisnis2014 Merdeka.com/shutterstock/violetkaipa

Langkah kedua yang harus kamu lakukan agar usaha yang kamu jalani tetap bertahan di tengah pandemi Corona adalah dengan membuat program penjualan yang menarik seperti program "Marketing In Crisis".

Program ini selain menarik juga dapat meningkatkan penjualan dan cash flow. Walaupun secara profit cenderung tipis dengan pembatasan waktu tertentu.

4 dari 8 halaman

3. Mengeluarkan Program Khusus Delivery

Sampaikan program marketing yang simpatik akan bencana wabah Covid-19. Misalnya dengan mengeluarkan program khusus delivery yang memudahkan pelanggan yang bekerja, sekolah dan beribadah di rumah dapat terlayani dengan baik.

Selain itu, sampaikan juga aktivitas program 'Marketing In Crisis' melalui sarana digital seperti website, sosial media, media digital, aplikasi chatting, poster dan spanduk di masing-masing gerai dengan konten yang menarik.

5 dari 8 halaman

4. Memberi Edukasi Pencegahan Covid-19 Pada Karyawan

Langkah berikutnya yang perlu diambil masih berkaitan dengan cara menjaga usaha di tengah pandemi Corona adalah dengan memberi edukasi pencegahan Covid-19 pada seluruh karyawan agar tetap menjaga kebersihan dan berhati-hati. Selain menyampaikan bahaya Covid-19 kamu juga harus menyampaikan langkah-langkah penyelamatan bisnis menghadapi krisis yang diakibatkan oleh bencana tersebut.

Meskipun begitu kamu tetap harus menyampaikannya dengan bijak dan pastikan tidak menimbulkan kecemasan terhadap karyawan. Jika situasi tidak memungkinkan lakukan opsi untuk bekerja dari rumah. Gunakan sarana teknologi untuk memberikan laporan pekerjaan, meeting online dan report lainnya.

6 dari 8 halaman

5. Selalu Memantau Transaksi Bisnis

ilustrasi bank2014 Merdeka.com

Para pelaku usaha atau bisnis tidak pernah lepas dari aktivitas transaksi perbankan, untuk menghindari risiko terkena Covid-19 di ruang publik, maka sebaiknya kamu menghindari kunjungan ke kantor cabang perbankan secara langsung dan lebih memilih transaksi via online.

7 dari 8 halaman

6. Pantau Kondisi Stok Barang

Penyebaran Virus Corona yang semakin agresif membuat kamu perlu berpikir dua kali untuk mengunjungi gudang usaha secara langsung. Langkah alternatif yang perlu dilakukan adalah memeriksa status persediaan barang secara berkala melalui jarak jauh.

Berkat kemajuan teknologi saat ini, semakin banyak pilihan platform pengadaan online yang tersedia untuk dimanfaatkan dalam situasi pandemi seperti ini. Jika perusahaan sebelumnya terbiasa melakukan proses pengadaan stok barang untuk bisnis mereka langsung dari vendor atau pemasok, kali ini pengadaan online tidak hanya fleksibel dan menghemat waktu tapi juga terbukti dapat mengurangi biaya transportasi, pengiriman dan biaya tak terlihat lainnya.

8 dari 8 halaman

7. Kontak Mitra Bisnis untuk Pencegahan Secara Berkala

Bagi kamu yang memiliki perusahaan yang menyediakan produk dan layanan kepada pelanggan, segera hubungi mitra bisnis masing-masing. Misal mitra bisnis di bidang logistik untuk memastikan bahwa mereka telah menjalankan protokol keselamatan yang direkomendasikan dalam kegiatan operasional sehari-hari mereka. Hal itu dilakukan untuk memastikan produk tersebut aman dan bebas dari infeksi virus.

[nof]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini