Soeharto dalam Ingatan Pengawal Pribadinya: Soal Uang USD7.500 Hingga Cerutu
Merdeka.com - Banyak cerita soal sosok Presiden Soeharto. Bagaimana para pengawal dekatnya mengingat sosok penguasa Orde Baru tersebut?
Mayjen (purn) Eddie Nalapraya pernah menjadi Komandan Detasemen Kawal Pribadi Presiden Soeharto. Selangkah menjaga di belakang orang nomor satu itu, Eddie hapal betul kebiasaan Soeharto.
"Setiap pagi kalau mau berangkat ke kantor, pasti tasnya dibawa keluar oleh ajudan masuk mobil. Baru Pak Harto keluar," kata Eddie saat berbincang dengan merdeka.com bulan lalu di kediamannya.
Ceritanya, sekitar tahun 1972, pagi-pagi Letnan Kolonel (Letkol) Eddie melapor pada Soeharto hendak mengikuti pendidikan Sekolah Staf dan Komando di Fort Leavenworth, Amerika Serikat. Menerima laporan Eddie, Soeharto langsung memanggil ajudan. Minta tasnya yang sudah berada di mobil dibawa masuk rumah.
"Pak Harto kemudian mengambil uang dari tas. Saya dikasih uang saku USD7.500. Jumlah yang besar saat itu. Bisa untuk beli mobil," kata Eddie sambil tertawa.
Tamu tak Diundang
Setiba di AS, uang itu dipakai Eddie untuk membeli mobil sport Ford Mustang ’72 warna merah. Dipilihnya mobil itu karena terlihat gagah. Saat selesai pendidikan, Ford Mustang tersebut ikut dibawa pulang ke Indonesia.
Bentuk perhatian Soeharto pada anak buah tak cuma itu saja. Saat itu Eddie hendak menikahkan putrinya. Rupanya kabar tersebut terdengar oleh Soeharto dan Ibu Tien.
"Mana undangannya Ed? Saya ditanya seperti itu. Saya bilang malu, mau undang Pak Harto, pestanya sederhana di rumah," kenang Eddie.
Di luar dugaan Eddie, rupanya Soeharto datang ke resepsi pernikahan putrinya, dan menjadi saksi nikah. Soeharto ikut berbaur dengan undangan yang lain.
"Dulu masak sendiri, tidak pakai catering. Pak Harto ikut makan kambing guling," kata Eddie.
Cerutu Soeharto
Ada lagi kebiasaan Presiden Soeharto yang diceritakan Eddie. Soal kebiasaan Soeharto menikmati cerutu. Saat pulang sekolah dari AS, Eddie pun membawakan cerutu khusus untuk Soeharto.
"Pak Harto memang senang mengisap cerutu. Kebanyakan hadiah, cerutu dari luar negeri," beber Eddie.
Menurutnya, Soeharto punya waktu favorit untuk menikmati cerutu, saat sore hari di halaman rumah.
"Saya sering dipanggil saat tidak bertugas, khusus diminta menemani mengisap cerutu saja," kenang Eddie.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya