Misteri Satu Makam Dengan 2 Nama di Kuburan Belanda Kebun Raya Bogor

Makam ini sudah berusia 200 tahun. Seperti apa kisahnya?

Ramadhian Fadilah
Oleh Ramadhian Fadilah - Reporter
Misteri Satu Makam Dengan 2 Nama di Kuburan Belanda Kebun Raya Bogor
Makam Belanda Kebun Raya Bogor (© 2023 merdeka.com)

Makam-makam di Kebun Raya Bogor sudah berusia ratusan tahun. Ada satu nisan yang menarik perhatian.

Ada 42 Makam Kuno di Kebun Raya Bogor

Ada 42 Makam Kuno di Kebun Raya Bogor
© 2023 merdeka.com

Dari jumlah itu, hanya 38 yang bisa dikenali. Sementara sisanya sudah tak bisa dibaca lagi.

Makam tertua di sini berdiri sejak 1784. Bahkan lebih tua dari Kebun Raya yang didirikan Belanda tahun 1817.

Makam Belanda di KRB Diisi Oleh Para Tokoh Penting di Masa Lalu

Ada gubernur jenderal dan keluarga gubernur jenderal.

Lalu beberapa peneliti anggota Natuurkundige Kommisie voor Netherlands Indie atau Komisi Ilmu Pengetahuan Hindia Belanda.

Termasuk satu nisan yang di dalamnya dimakamkan dua jenazah. Milik siapakah nisan itu?

Kenapa dimakamkan di tempat yang sama? Ini kisahnya.

Dok. Istimewa
© 2023 merdeka.com

Makam ini milik Heinrich Kuhl dan Johan Conrad van Hasselt

Kuhl adalah ahli zoologi muda dari Jerman. Sementara Van Hasselt adalah ahli Biologi dari Belanda. 

Keduanya Adalah Sahabat Baik

Tahun 1820 mereka berlayar ke Jawa untuk bekerja sebagai peneliti. 

Kuhl dan Van Hasselt menemukan banyak species baru di wilayah yang sebelumnya belum pernah diteliti.

Keduanya dikenal sebagai pekerja keras. Mereka  mengirimkan ribuan sampel tumbuhan dan hewan ke Universitas Leiden.

Dok. Istimewa
© 2023 merdeka.com

Karena kelelahan ditambah lagi kondisi iklim tropis yang tidak cocok baginya, Heinrich Kuhl meninggal dunia tahun 1821.

Usianya baru 23 tahun saat itu. Dia baru setahun di Kepulauan Nusantara, namun sudah memberikan kontribusi besar bagi ilmu pengetahuan.

Dok. Istimewa
© 2023 merdeka.com

Sepeninggalan sahabatnya, Van Hasselt terus melakukan penelitian.

Namun dua tahun kemudian dia mengalami sakit yang sama dengan Heinrich Kuhl dan meninggal dunia tahun 1823 saat berusia 26 tahun.

Van Hasselt dimakamkan di makam yang sama dengan Kuhl

Van Hasselt dimakamkan di makam yang sama dengan Kuhl
© 2023 merdeka.com

Gubernur Jenderal Baron van der Capellen mendirikan monumen di atas makam ini untuk mengenang persahabatan mereka.

"Mereka, yang berbagi segalanya ketika masih hidup, juga akan bersama setelah kematian mereka..."

Van Der Cappelen berharap monumen tersebut dijadikan contoh untuk pengabdian, persahabatan dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.

Kini setelah 200 tahun, nisan Kuhl dan Van hasselt masih berdiri kokoh di kawasan kebun Raya Bogor.

Rekomendasi