Tiga atlet buta taklukkan teluk San Fransisco dengan berenang!
Merdeka.com - Max Ashton, remaja berusia 17 tahun yang terlahir buta memiliki satu impian sebelum dia mendaftar ke perguruan tinggi, yaitu berenang dari Alcatraz Island ke Aquatic Park di San Fransisco. Bersama dua atlet lain yang juga buta, Max berhasil melakukannya hari Minggu lalu.
"Sangat menyenangkan bisa menunjukkan pada orang-orang bahwa aku bisa melakukan apapun, sungguh," ungkap Ashton pada San Fransisco Chronicle setelah berhasil menyeberangi teluk San Fransisco sepanjang 1,25 mil.
Sebelumnya, Ashton juga berhasil mendaki Gunung Kilimanjaro dan melewati Grand Canyon. Untuk usahanya menyeberangi Teluk San Fransisco ini, dia ditemani oleh Tanner Robinson yang berusia 24 tahun dan Katie Cuppy yang berusia 19 tahun.
Ketiga atlet buta ini dipandu oleh perenang yang bisa melihat, yaitu Mike dan Paul Tiffany dari Phoenix, seperti dilansir oleh Huffington Post (30/09).
Robinson mengatakan bahwa tak bisa melihat saat berenang adalah sebuah tantangan. Namun ada sisi positifnya juga. Mereka tak bisa melihat garis finish-nya, sehingga mereka bisa seolah-olah tengah berlatih. Selama ini Robinson belajar berenang di Lake Pleasant, Arizona.
Dia berhasil menyelesaikan tantangan ini dalam waktu satu jam 16 menit. Sementara Cuppy delapan menit di belakangnya. Ashton sendiri menyelesaikan tantangan ini dalam waktu 50 menit lebih.
Usaha ini mereka lakukan untuk menunjukkan bahwa tak ada batasan bagi orang tuna netra. Jadi mereka tak perlu takut untuk mengambil tantangan dalam kehidupan mereka sehari-hari. (mdk/kun)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya