Sejarah kincir kuno di kota angin
Merdeka.com - Tahukah Anda di mana kincir angin pertama dunia dibuat? Jawabannya adalah di Persia. Kincir angin tertua di dunia kemungkinan dibangun pada awal abad ke-5 SM. Penggunaan kincir angin sendiri awalnya menyebar di Timur Tengah dan Asia Tengah, dan kemudian menyebar ke China, India dan sisanya ke daratan Eropa. Salah satu kincir angin kuno di dunia dapat ditemui di kota Nashtifan, di mana itu masih digunakan hingga sekarang.Nashtifan merupakan sebuah kota yang berada di selatan provinsi Khorasan Razavi, Iran. Kota ini berjarak 20 kilometer dari Khaf dan 30 kilometer dari daerah di perbatasan Afghanistan. Karena angin yang berembus di sekitar kota ini cukup kencang, Nashtifan sering disebut Nish Toofan (sengatan badai). Maka, kemudian masyarakat setempat memanfaatkan kekuatan angin yang begitu dahsyat dengan membangun kincir angin.

Kincir angin pun akhirnya menjadi bagian penting dari industri di kota itu dan telah digunakan selama berabad-abad. Terdapat sekitar 30 kincir angin yang tersebar di daerah ini dengan ketinggian mencapai 15-20 meter. Sebagaimana dilansir amusingplanet, kincir angin diperkirakan didirikan selama dinasti Safawi, dan umumnya terbuat dari tanah liat, jerami dan kayu.

Karakteristik kincir angin di Nashtifan adalah mempunyai desain yang horisontal, dengan poros kardan yang vertikal dan panel angin yang memutar secara horisontal. Meskipun kincir angin ini dinilai memiliki banyak kelemahan, energi angin yang besar yang tersedia di Nashtifan bisa menutupi kekurangan tersebut. Di Nashtifan, kecepatan angin umumnya mencapai 120 kilometer per jam.

Photo credit (mdk/des)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya