Kehadiran tanaman hias tidak hanya memberikan warna hijau di dalam maupun luar rumah. Sejumlah tanaman memiliki bentuk daun yang tidak biasa, termasuk tanaman hias dengan daun keriting yang menawarkan tekstur dan siluet berbeda dari tanaman berdaun rata.
Daun yang menggulung, berkerut, berombak, hingga melintir dapat menjadi daya tarik utama sebuah tanaman. Bentuk tersebut membuat tanaman terlihat lebih berkarakter sekaligus memberikan variasi visual ketika ditempatkan berdampingan dengan tanaman berdaun lebar atau mengilap.
Beberapa jenis bahkan memiliki perpaduan warna yang semakin menonjolkan tekstur daunnya. Berikut Merdeka.com merangkum dari berbagai sumber sembilan tanaman hias berdaun keriting dan bertekstur unik yang dapat menjadi pilihan untuk mempercantik koleksi tanaman di rumah, Senin (24/8/2026).
Advertisement
1. Krisan Keriting
Krisan keriting memiliki daun dengan tepian yang berlekuk dan tekstur cukup berombak. Bentuk tersebut membuat tanaman terlihat lebih rimbun sekaligus memberikan karakter dekoratif yang kuat ketika ditempatkan di pot.
Tanaman ini juga cukup familiar di Indonesia karena krisan banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias dan bunga potong. Agar tumbuh baik, krisan membutuhkan pencahayaan yang cukup serta media tanam yang memiliki drainase baik.
Advertisement
2. Begonia Rex
Begonia Rex dikenal karena daunnya yang memiliki bentuk bergelombang dengan permukaan dan pola warna yang menarik. Beberapa varietas mempunyai tepi daun yang tidak beraturan sehingga memberikan kesan keriting dan unik.
Tanaman ini cocok dijadikan penghias ruangan yang mendapatkan cahaya terang tidak langsung. Begonia Rex sebaiknya tidak diletakkan di bawah sinar matahari langsung dalam waktu lama karena daunnya dapat mengalami kerusakan.
Advertisement
3. Pakis Boston
Pakis Boston mempunyai helaian daun yang panjang dan tersusun rapat. Anak-anak daunnya tumbuh berderet pada tangkai sehingga menciptakan tampilan bertekstur dan tampak bergelombang ketika tanaman semakin rimbun.
Tanaman ini cukup populer sebagai tanaman gantung maupun penghias teras. Pakis Boston menyukai kondisi lembap dan cahaya terang yang tidak terlalu terik sehingga perlu penyiraman serta sirkulasi udara yang diperhatikan.
Advertisement
4. Calathea Orbifolia
Calathea Orbifolia memiliki daun lebar dengan permukaan yang dapat terlihat bergelombang. Ketika tumbuh subur, tepi dan permukaan daunnya memberikan kesan bertekstur sehingga cocok untuk menghadirkan nuansa tropis di dalam rumah.
Tanaman ini membutuhkan kelembapan yang cukup dan pencahayaan tidak langsung. Penyiraman sebaiknya dilakukan ketika media mulai mengering, sementara tanaman perlu dijauhkan dari paparan matahari langsung yang terlalu kuat.
Advertisement
5. Fittonia
Fittonia memiliki ukuran yang relatif kecil dengan daun yang dapat terlihat berkerut dan bergelombang. Corak urat daun berwarna kontras juga menjadi daya tarik utama sehingga tanaman ini sering digunakan sebagai penghias meja atau terrarium.
Fittonia menyukai lingkungan lembap dan cahaya terang tidak langsung. Ukurannya yang mungil membuatnya cocok ditempatkan pada pot kecil, tetapi media tanam tetap perlu dijaga agar tidak terlalu kering.
Advertisement
6. Keladi (Caladium)
Keladi mempunyai daun berbentuk hati dengan permukaan dan tepian yang pada beberapa varietas terlihat bergelombang. Kombinasi bentuk daun dan warna yang beragam membuat tanaman ini menjadi salah satu pilihan populer untuk mempercantik halaman rumah.
Keladi dapat tumbuh baik di tempat dengan cahaya terang, tetapi kebutuhan cahaya dapat berbeda bergantung pada varietasnya. Tanaman ini juga membutuhkan media yang cukup lembap dengan drainase yang baik agar pertumbuhannya tetap optimal.
Advertisement
7. Anthurium Keriting
Anthurium keriting memiliki daun memanjang dengan permukaan dan tepian yang bergelombang. Bentuk daun tersebut memberikan tampilan eksotis dan membuatnya berbeda dari anthurium yang memiliki daun lebih lebar dan rata.
Tanaman ini dapat menjadi koleksi menarik bagi penghobi tanaman hias di Indonesia. Anthurium keriting umumnya menyukai cahaya terang tidak langsung, kelembapan yang cukup, serta media tanam yang tidak mudah menahan genangan air.
Advertisement
8. Peperomia Caperata
Peperomia Caperata dikenal memiliki daun berbentuk hati dengan permukaan berkerut dan bergelombang. Tekstur tersebut menjadi ciri khas yang membuat tanaman tampak menarik meskipun ukurannya tidak terlalu besar.
Tanaman ini cocok ditempatkan di meja, rak, maupun sudut ruangan dengan pencahayaan yang cukup. Peperomia Caperata tidak membutuhkan penyiraman terlalu sering karena media yang terus-menerus basah dapat mengganggu kondisi akarnya.
Advertisement
9. Selaginella
Selaginella memiliki bentuk daun kecil yang tersusun rapat pada batangnya. Pertumbuhan yang menjalar dan teksturnya yang menyerupai tanaman mini membuat Selaginella terlihat unik ketika digunakan sebagai tanaman penghias pot atau terrarium.
Tanaman ini menyukai kondisi lembap dan cahaya yang tidak terlalu terik. Karena itu, Selaginella dapat menjadi pilihan untuk menghadirkan tampilan hijau bertekstur di area rumah yang teduh dan memiliki kelembapan cukup.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tanaman Hias dengan Daun Keriting
1. Apa tanaman hias dengan daun keriting yang mudah ditemukan di Indonesia?
Beberapa yang cukup familiar antara lain keladi, pakis, Fittonia, dan berbagai jenis begonia.
2. Apakah tanaman berdaun keriting bisa ditanam di dalam rumah?
Bisa. Beberapa jenis seperti Begonia Rex, Fittonia, Calathea, dan Peperomia cocok ditempatkan di dalam ruangan dengan cahaya tidak langsung.
3. Apakah daun keriting membutuhkan banyak air?
Tidak selalu. Kebutuhan air berbeda pada setiap jenis tanaman sehingga penyiraman sebaiknya disesuaikan dengan kondisi media tanam.
4. Mengapa daun tanaman hias bisa terlihat keriting?
Bentuk keriting dapat menjadi karakter alami varietas tertentu. Namun, daun yang tiba-tiba menggulung juga bisa berkaitan dengan kondisi lingkungan seperti kekurangan air atau cahaya.
5. Tanaman mana yang cocok untuk pemula?
Fittonia, peperomia, dan beberapa jenis keladi dapat dipertimbangkan karena relatif mudah dirawat dengan kondisi lingkungan yang sesuai.