10 Potret Sungai Kamo yang Menawan dari Jembatan Shijo-ohashi, Kyoto

Melalui Jembatan Shijo-ohashi, wisatawan bisa melihat pemandangan sungai yang indah.

Tantri Setyorini
Oleh Tantri Setyorini - Reporter
10 Potret Sungai Kamo yang Menawan dari Jembatan Shijo-ohashi, Kyoto
10 Potret Sungai Kamo yang Menawan dari Jembatan Shijo-ohashi, Kyoto (Merdeka.com)

1. Sungai Kamo atau Kamo-gawa adalah salah satu sungai paling terkenal yang mengalir di Kyoto, Jepang.

1. Sungai Kamo atau Kamo-gawa adalah salah satu sungai paling terkenal yang mengalir di Kyoto, Jepang.
Dok. Istimewa

Melalui Jembatan Shijo-ohashi, wisatawan bisa melihat pemandangan sungai yang indah.

Jembatan ini menghubungkan dua bagian pusat kota Kyoto, yaitu Nakagyo Ward dan Shimogyo Ward.

2. Nama Kamo-gawa berarti "sungai itik".

2. Nama Kamo-gawa berarti "sungai itik".
Dok. Istimewa

Sesuai dengan namanya, di sungai ini banyak itik melewar (Anas platyrhynchos) yang hidup liar.

Jembatan Shijo-ohashi yang berada di atasnya dibangun pada tahun 1142.

Strukturnya yang sekarang terbuat dari baja dan dibuat pada tahun 1942.

3. Sungai Kamo bersumber dari pegunungan di daerah Gunung Sajikigatake, di perbatasan Desa Kumogahata dan Desa Keihoku di utara Kyoto.

3. Sungai Kamo bersumber dari pegunungan di daerah Gunung Sajikigatake, di perbatasan Desa Kumogahata dan Desa Keihoku di utara Kyoto.
Dok. Istimewa

4. Sisi timur Sungai Kamo adalah "halaman belakang" Gion, distrik geisha terkenal di Kyoto.

4. Sisi timur Sungai Kamo adalah "halaman belakang" Gion, distrik geisha terkenal di Kyoto.
Dok. Istimewa

Dasar sungai ini juga menjadi sumber batu yang digunakan sebagai bahan glasir dalam keramik raku tradisional Jepang.

5. Selain itu, Sungai Kamo dikenal sebagai tempat lahirnya seni teater Kabuki.

5. Selain itu, Sungai Kamo dikenal sebagai tempat lahirnya seni teater Kabuki.
Dok. Istimewa

Pada tahun 1603, Izumo no Okuni membentuk kelompok penari wanita dan mulai tampil di atas panggung yang dipasang di dasar sungai yang sedang kering.

6. Tepi Sungai Kamo sangat populer sebagai tempat berjalan-jalan bagi warga dan wisatawan, terutama pada musim semi hingga musim gugur.

6. Tepi Sungai Kamo sangat populer sebagai tempat berjalan-jalan bagi warga dan wisatawan, terutama pada musim semi hingga musim gugur.
© Wikimedia Commons/U-ichiro Murakami

7. Di sepanjang sungai ada jalan setapak yang bisa digunakan untuk berjalan kaki atau bersepeda sambil menikmati cuaca.

7. Di sepanjang sungai ada jalan setapak yang bisa digunakan untuk berjalan kaki atau bersepeda sambil menikmati cuaca.
Dok. Istimewa

8. Ketika cuacanya sejuk, wisatawan yang suka piknik biasanya duduk di tepi sungai dan menikmati minuman hangat atau makanan ringan.

8. Ketika cuacanya sejuk, wisatawan yang suka piknik biasanya duduk di tepi sungai dan menikmati minuman hangat atau makanan ringan.
Dok. Istimewa

9. Sungai Kamo memiliki perairan yang dangkal, kurang dari satu meter.

9. Sungai Kamo memiliki perairan yang dangkal, kurang dari satu meter.
© flickr.com/Wally Gobetz

Ketika air surut, beberapa batu pijakan yang melintasi sungai muncul ke permukaan.

Saat itulah, sungai bisa diseberangi secara langsung.

10. Wisatawan juga bisa menikmati keindahan Sungai Kamo dari atas.

10. Wisatawan juga bisa menikmati keindahan Sungai Kamo dari atas.
Dok. Istimewa

Ada jalan panjang dengan pepohonan rindang di atas sungai yang bisa digunakan untuk berjalan-jalan.

Rekomendasi