Perbedaan Menyeluruh antara Bihun dan Soun, Mana yang Lebih Sehat?

Meski sering dianggap sama, sebenarnya ada perbedaan mendasar antara bihun dan soun yang perlu kita ketahui untuk memilih dengan bijak.

Titah Mranani
Oleh Titah Mranani - Reporter
Perbedaan Menyeluruh antara Bihun dan Soun, Mana yang Lebih Sehat?
Perbedaan Menyeluruh antara Bihun dan Soun, Mana yang Lebih Sehat? (Merdeka.com)

Mi menjadi salah satu bahan pokok yang populer di Asia, termasuk Indonesia. Dalam kuliner Indonesia, dua jenis mi putih yang sering menjadi pelengkap bakso atau soto adalah bihun dan soun.

Meski sering dianggap sama, sebenarnya ada perbedaan mendasar di antara keduanya yang perlu kita ketahui untuk memilih dengan bijak.

Meski sering dianggap sama, sebenarnya ada perbedaan mendasar di antara keduanya yang perlu kita ketahui untuk memilih dengan bijak.
Dok. Istimewa

Bentuk yang Membedakan

Bentuk yang Membedakan
Dok. Istimewa

Bihun dan soun memiliki perbedaan yang dapat dilihat dari bentuknya. Bihun cenderung lebih gepeng, sedangkan soun lebih bulat dan memanjang.

Ketika kering, bihun berwarna putih kusam dengan tekstur rapuh yang mudah patah.

Di sisi lain, soun kering memiliki warna putih transparan dengan tekstur kuat dan liat.

Dalam bentuk kering, bihun berwarna putih kusam dan teksturnya rapuh mudah patah.

Sementara itu, soun kering berwarna putih transparan dengan tekstur kuat dan liat saat masih kering.

Bahan Bakunya yang Berbeda

Bahan Bakunya yang Berbeda
Dok. Istimewa

Perbedaan mendasar antara bihun dan soun terletak pada bahan dasar pembuatannya. Bihun terbuat dari tepung beras dan air, kadang-kadang ditambahkan tapioka dan tepung maizena untuk memberikan tekstur kenyal.

Soun, di sisi lain, terbuat dari sari pati tepung kacang hijau, meskipun ada juga yang menggunakan tepung kentang atau ubi jalar.

Ternyata bahan dasar mi berwarna putih ini berbeda ya. Bihun terbuat dari tepung beras, sedangkan soun terbuat dari pati kacang hijau.

Namun, ada variasi soun yang menggunakan pati kentang, ubi, atau singkong.

Tekstur yang Membedakan

Tekstur yang Membedakan
Dok. Istimewa

Tekstur juga menjadi faktor perbedaan antara bihun dan soun. Bihun cenderung lebih rapuh dan mudah patah saat kering, namun menjadi lebih lembut dan kenyal setelah dimasak.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Soun, di sisi lain, memiliki tekstur yang lebih kuat dan lentur ketika kering, dan setelah matang, teksturnya menjadi lebih tebal, licin, dan mudah patah.

Perbedaan Rasa dan Warna

Perbedaan Rasa dan Warna
Dok. Istimewa

Meskipun sering dicampur dengan makanan lain, bihun dan soun memiliki perbedaan rasa dan warna.

Bihun cenderung sedikit lebih gurih daripada soun, dan dari segi warna, bihun memiliki warna putih yang kekuningan. 

Sementara soun memiliki warna putih bersih yang berubah menjadi putih transparan.

Cara Mengolah yang Berbeda

Cara Mengolah yang Berbeda
Dok. Istimewa

Proses pengolahan bihun dan soun juga memiliki perbedaan. Keduanya perlu direndam dalam air hangat agar teksturnya lunak dan mudah dimasak. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Bihun cenderung lebih cepat melunak dalam waktu 3-5 menit, sedangkan soun membutuhkan waktu lebih lama, sekitar 7 menit. Setelah direndam, soun cenderung lengket dan merekat satu sama lain, sehingga memerlukan perhatian khusus dalam penanganannya.

Analisis Nutrisi: Mana yang Lebih Sehat?

Analisis Nutrisi: Mana yang Lebih Sehat?
Dok. Istimewa

Selain perbedaan dalam bentuk, bahan dasar, tekstur, rasa, dan cara mengolah, penting juga untuk mempertimbangkan aspek nutrisi dari bihun dan soun.

Kandungan Gizi

Meskipun keduanya merupakan sumber karbohidrat yang baik dengan rendah lemak dan kalori, terdapat perbedaan dalam kandungan gizinya.

Sebagai contoh, setiap 56 gram soun memiliki kalori 200, sedangkan bihun dengan berat yang sama memiliki kalori 190.

Soun juga memiliki lebih banyak protein, sedangkan bihun sedikit lebih tinggi dalam lemak dan sodium.

Indeks Glikemik

Indeks Glikemik
Dok. Istimewa

Kedua mi putih ini termasuk makanan dengan indeks glikemik rendah, yang berarti tidak cepat meningkatkan kadar gula darah. Meski demikian, nilai indeks glikemik soun (39) lebih rendah dibandingkan dengan bihun (53).

Apakah Ada yang Lebih Sehat?

Dari perbandingan perbedaan bihun dan soun, terlihat bahwa keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Secara umum, keduanya dapat dianggap sebagai sumber makanan yang relatif rendah kalori, sodium, dan gula, namun memberikan asupan karbohidrat yang cukup.

Pilihan antara bihun dan soun dapat disesuaikan dengan preferensi rasa dan kebutuhan gizi individual.

Pilihan antara bihun dan soun dapat disesuaikan dengan preferensi rasa dan kebutuhan gizi individual.
Dok. Istimewa

Meskipun soun memiliki keunggulan dalam nilai indeks glikemik yang lebih rendah, perbedaannya tidak cukup signifikan untuk menentukan bahwa satu jenis lebih baik daripada yang lain.

Sebagai pengganti nasi, baik bihun maupun soun dapat menjadi pilihan sehat jika dikonsumsi dengan bijak dan dipersiapkan dengan cara yang tepat.

Sebagai pengganti nasi, baik bihun maupun soun dapat menjadi pilihan sehat jika dikonsumsi dengan bijak dan dipersiapkan dengan cara yang tepat.
Dok. Istimewa

Selain itu, memahami perbedaan antara keduanya membantu kita membuat pilihan yang sesuai dengan kebutuhan dan selera kita.

Rekomendasi