Terbaru! Harga Bawang Merah di Jakarta Naik, Jaktim Tertinggi dengan Kenaikan Rp2.857/Kg

Pada tanggal 22 April 2025, harga bawang merah di Jakarta Timur mengalami kenaikan menjadi Rp2.857 per kilogram.

Nurul Diva
Oleh Nurul Diva - Reporter
Terbaru! Harga Bawang Merah di Jakarta Naik, Jaktim Tertinggi dengan Kenaikan Rp2.857/Kg
Pedagang menjajakan bawang merah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Selasa (2/4/2019). Sejumlah pedagang di Pasar Induk Kramat Jati mengaku harga bawang merah dan bawang putih relatif stabi (© 2025 Liputan6.com)

Harga bawang merah kembali menjadi perhatian masyarakat di ibu kota setelah terjadi lonjakan yang signifikan di beberapa wilayah Jakarta. Khususnya, Jakarta Timur mencatatkan kenaikan tertinggi dalam sehari. Data yang diperoleh pada 22 April 2025 dari situs resmi Info Pangan Provinsi Jakarta menunjukkan bahwa meskipun ada beberapa daerah yang mengalami stabilisasi harga, ada juga wilayah lain yang mengalami gejolak akibat distribusi pasokan yang belum merata. Lonjakan harga di Jakarta Timur mencapai Rp2.857 per kilogram menandakan ketidakstabilan pasokan di lapangan, yang dapat berdampak langsung pada daya beli masyarakat dan pedagang kecil.

Sementara itu, daerah lain seperti Jakarta Selatan dan Jakarta Barat menunjukkan kondisi harga yang cenderung stabil, hal ini mengindikasikan adanya perbedaan dalam distribusi barang antar wilayah. Artikel ini akan membahas secara mendetail perkembangan harga bawang merah di lima wilayah DKI Jakarta setiap harinya, termasuk faktor-faktor yang menyebabkan naik dan turunnya harga.

Harga bawang merah per kilogram di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara

Di Jakarta Pusat, harga bawang merah mengalami penurunan sebesar Rp417. Sementara itu, di Jakarta Utara, harga bawang merah menunjukkan kestabilan yang konsisten sejak kemarin, tetap di angka Rp60.000 per kilogram. Jakarta Pusat

  1. Harga bawang merah pada 21 April 2025: Rp63.750/kg
  2. Harga bawang merah pada 22 April 2025: Tetap Rp63.333/kg

Jakarta Utara

  1. Harga bawang merah pada 21 April 2025: Rp60.000/kg
  2. Harga bawang merah pada 22 April 2025: Tetap Rp60.000/kg

Harga bawang merah per kilogram di Jakarta Barat dan Jakarta Timur

Di Jakarta Timur, harga bawang merah mengalami kenaikan signifikan mencapai Rp2.857 per kilogram. Sebaliknya, di Jakarta Barat, harga bawang merah mengalami penurunan hingga Rp4.000 per kilogram.

  1. Jakarta BaratHarga bawang merah pada 21 April 2025: Rp62.000/kg
  2. Harga bawang merah pada 22 April 2025: Turun menjadi Rp58.000/kg
  3. Jakarta TimurHarga bawang merah pada 21 April 2025: Rp62.143/kg
  4. Harga bawang merah pada 22 April 2025: Naik menjadi Rp65.000/kg

Harga bawang merah per kilogram di Jakarta Selatan

Di Jakarta Selatan, harga bawang merah menunjukkan penurunan sebesar Rp2.143 dibandingkan dengan hari sebelumnya, yang tercatat sebesar Rp65.714 per kilogram. Pada tanggal 21 April 2025, harga bawang merah berada di angka Rp65.714/kg, namun pada tanggal 22 April 2025, harga tersebut turun menjadi Rp63.571/kg.

  1. Jakarta SelatanHarga bawang merah pada 21 April 2025: Rp65.714/kg
  2. Harga bawang merah pada 22 April 2025: Turun ke Rp63.571/kg

Penyebab kenaikan harga bawang merah dapat diidentifikasi dari beberapa faktor

Seperti yang dilaporkan, menurut Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), kenaikan harga bawang merah sering kali disebabkan oleh gangguan produksi di beberapa daerah penghasil utama seperti Demak, Grobogan, dan Pati. Gangguan ini terjadi akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan gagal panen. Selain dari faktor cuaca, pasokan bawang merah yang biasanya dikirim ke Jabodetabek dari Brebes, Demak, dan Nganjuk juga mengalami kendala dalam distribusi serta kerusakan pada hasil panen, yang mengakibatkan berkurangnya stok di pasar induk dan menyebabkan harga naik di kalangan pedagang.

Abdullah Mansuri, Ketua Umum DPP IKAPPI, menjelaskan, "Perlu kami jelaskan bahwa wilayah penghasil bawang merah terbesar ada di Brebes, kedua di Demak, sementara di Jawa Timur terdapat di Nganjuk, NTB di Bima, Sumatera Barat di Solo, dan Sumatera Utara serta Jawa Barat juga merupakan penghasil bawang merah di Indonesia." Dengan adanya informasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami penyebab fluktuasi harga bawang merah yang terjadi di pasaran.

Penyebab penurunan harga bawang merah

Penurunan harga bawang merah biasanya terjadi setelah aktivitas pasar pulih pasca libur panjang, seperti Lebaran. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya pasokan dari daerah penghasil utama, seperti Brebes, Solok, dan Bandung Raya. Kementerian Pertanian melaporkan bahwa pada bulan April, produksi bawang merah siap konsumsi mencapai lebih dari 100.000 ton, didorong oleh panen yang berlangsung di Indramayu dan Sumatra Barat. Dengan demikian, keseimbangan suplai di tingkat nasional dapat terjaga. Distribusi dari daerah penghasil utama pun mulai kembali lancar setelah libur Lebaran berakhir, serta pengiriman ke pasar induk, seperti PIKJ, meningkat mendekati angka normal harian sekitar 100 ton. Hal ini menyebabkan tekanan pada harga bawang merah berangsur menurun.

“Seiring berakhirnya masa libur, distribusi dari sentra produksi menuju pasar-pasar utama mulai kembali meningkat. Pasokan bawang merah di Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ), yang menjadi barometer harga nasional, terus menunjukkan tren positif,” ujar Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Ditjen Hortikultura Kementan, Andi Muhammad Idil Fitri, mengutip ANTARA.

FAQ

1. Berapa harga bawang merah di Jakarta hari ini? Harga bawang merah di Jakarta bervariasi tergantung wilayah, berkisar antara Rp60.000 hingga Rp63.000 per kilogram pada tanggal 22 April 2025. Fluktuasi harga ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi pasar dan permintaan.

2. Kenapa harga bawang merah bisa naik? Kenaikan harga bawang merah disebabkan oleh gangguan pasokan yang terjadi akibat curah hujan yang tinggi dan gagal panen di daerah-daerah penghasil utama. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pasar, sehingga harga pun melambung.

3. Apakah harga bawang merah di Jakarta Timur lebih tinggi dari wilayah lain? Benar, Jakarta Timur mengalami kenaikan harga tertinggi, mencapai Rp2.857 per kilogram dalam waktu satu hari. Ini menunjukkan perbedaan signifikan dalam harga antar wilayah di Jakarta.

4. Kapan harga bawang merah bisa turun? Harga bawang merah diperkirakan akan turun ketika distribusi kembali normal dan panen di daerah penghasil seperti Brebes dan Solok mulai melimpah. Situasi tersebut diharapkan dapat menstabilkan harga di pasaran.

5. Bagaimana pemerintah mengatur stabilitas harga bawang merah? Pemerintah, melalui Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional, berupaya mengatur distribusi serta koordinasi antar sentra untuk menjaga stabilitas harga bawang merah. Langkah-langkah ini penting untuk memastikan ketersediaan dan harga yang wajar bagi konsumen.

Rekomendasi