Punya bisnis sendiri mungkin jadi salah satu bucket list yang ingin segera diwujudkan tahun ini. Namun, untuk memulainya jelas dibutuhkan berbagai persiapan dan strategi agar bisa berjalan sesuai dengan harapan di masa depan. Terkait tentang persiapan membangun bisnis, ternyata ada 5 faktor krusial yang wajib diperhatikan saat akan memulai usaha. Sayangnya hal tersebut sering dilupakan, atau malah salah kaprah.
Apa saja sih faktor krusial yang dimaksud? Tjokro W. atau yang biasa dikenal dengan sapaan Pak Win membahas hal tersebut dalam ‘Networking Party’ yang menjadi puncak kampanye #SerunyaBelajar Ada di TikTok. Populer sebagai kreator bisnis dan finansial di TikTok, gali lebih dalam rahasianya, yuk!
Advertisement
Fokus pada Ide, Bukan Dana
Saat pertama kali merencanakan bisnis, apa sih hal pertama yang jadi fokusmu? Sebagian orang biasanya masih fokus pada dana yang dimiliki untuk membangun bisnis. Namun, ini adalah hal krusial yang salah menurut Pak Win karena seharusnya fokus pada ide terlebih dulu.
“Seharusnya cara berpikirnya adalah idenya dulu. Kalau mikir dana, idenya terbatas dan bisa bikin peluang emas malah terlewat. Jadi yang penting adalah idenya dulu, nanti untuk dana kita bisa partnership atau cari investor,” jelas Pak Win.
Memilih Partner yang Tepat
Faktor krusial lain yang wajib diperhatikan saat memulai bisnis adalah memilih partner yang tepat. Menurut Pak Win, memilih partner karena pertimbangan teman dekat adalah salah satu hal yang sering membuat bisnis gagal di tengah jalan.
“Banyak bisnis yang pecah karena partnernya nggak tepat. Banyak yang milih partner karena teman dekat, asumsinya pas jalanin bisnis pasti oke, ternyata nggak. Banyak faktor nggak kelihatan yang bisa jadi masalah, misalnya bagi hasil, merasa kerjaan lebih banyak, ide yang nggak pernah dipakai, akhirnya cekcok lalu bubar,” ungkap Pak Win.
Advertisement
Tes Pasar
Strategi dalam tes pasar juga menjadi poin yang perlu diperhatikan saat akan membangun bisnis baru. Menurutnya, banyak pebisnis pemula yang salah melakukan strategi tes pasar ini. Banyak yang buru-buru beli mesin, bahan alat, lalu bikin produk jadinya. Saat tes pasar ternyata nggak sesuai harapan tapi modal sudah terlanjur habis.
“Cara approach yang benar adalah bikin dulu produknya, coba kasih ke teman-teman dan tanya inputnya. Coba bikin lagi sesuai dengan revisi, tes lagi, begitu sampai menemukan formula yang pas. Ini berlaku untuk semua industri,” tegas Pak Win.
Memperlakukan Diri Sendiri Sebagai Karyawan
Poin yang satu ini berkaitan dengan gaji dan pembagian laba. Menurut Pak Win, banyak pebisnis yang mendapatkan untung berapa, lalu langsung dibagi saat itu juga dengan partner. Cara itu kurang tepat dan bisa bikin bisnis nggak berkembang.
“Idealnya ada struktur, ada pemegang saham dan karyawan. Kita sebagai pemegang saham sekaligus karyawan, sama-sama mendapatkan gaji setiap bulan. Di awal berdiri misalnya hanya diambil yang penting cukup untuk kebutuhan hidup. Nanti lama-lama gaji sesuai posisi standarnya berapa. Profitnya sendiri bisa diambil nanti, setiap 6 bulan atau 12 bulan,” jelas Pak Win kemudian.
Advertisement
Mau Beradaptasi
Ini dia salah satu poin penting yang perlu diperhatikan di level owner, yaitu kemampuan dan kemauan beradaptasi. Terlebih zaman akan terus berubah dan berkembang, sehingga bisnis pun harus menyesuaikan.
“Harus mau coba hal baru dan menerapkan cara baru agar bisnisnya lebih baik dan lebih efisien saat dijalankan. Misalnya saja 10 tahun terakhir saat sudah go digital, tapi masih banyak bisnis yang nyaman offline,” ungkapnya.
Ternyata ada banyak faktor krusial yang perlu menjadi pertimbangan saat akan membangun bisnis. Jika sudah paham ilmunya, saatnya mulai aplikasikan untuk mengembangkan usaha kamu, ya! Semoga berhasil!