[Part 3] Menyusul cinta hingga ke liang lahat

"Jika aku tak bisa bersatu denganmu di dunia, aku akan mengikutimu ke kehidupan selanjutnya."

Tantri Setyorini
Oleh Tantri Setyorini - Reporter
[Part 3] Menyusul cinta hingga ke liang lahat
The Butterfly Lovers. © Mei Ah Entertainment

Ini adalah kisah cinta tragis yang terjadi pada masa Dinasti Jin. Tersebutlah dua insan yang saling jatuh cinta namun tak bisa bersatu di dunia. Warga China menyebut kedua sejoli itu Liang Zhu. Sementara orang Indonesia lebih akrab dengan nama Sampek Engtay. Tetapi nama mereka yang sesungguhnya adalah Liang Shanbo dan Zhu Yingtai. Kisah mereka telah dituturkan ribuan kali, bahkan dijuluki Romeo dan Juliet dari China.

Setelah ayah Yingtai mengumumkan perjodohan, komunikasi antara dirinya dan Shanbo otomatis terputus. Shanbo kecewa memikirkan cintanya yang harus berakhir karena keadaan. Kesehatannya berangsur-angsur memburuk, hingga suatu hari dia meninggal di kantornya.Hakim muda yang mati karena patah hati itu segera dimakamkan. Berita ini sampai ke telinga Yingtai. Hatinya ikut remuk. Namun apa daya, Yingtai tak bisa mengucapkan selamat tinggal kepada jasad kekasihnya. Rencana pernikahannya dengan Ma Wencai pun tak bisa ditunda.Tibalah hari pernikahan Yingtai dan Wencai. Yingtai pasrah, tak peduli lagi dengan nasibnya. Tanpa Shanbo, hidup seperti apa pun yang dia jalani tak lagi berarti.Ketika rombongan pengantin mengantar Yingtai dari kediaman Zhu, angin kencang menghalangi mereka. Angin semakin ganas begitu mendekati makam Shanbo.Bagi Yingtai ini adalah pertanda. Jadi dia meminta izin pada suaminya untuk berhenti sebentar dan memberikan penghormatan terakhir kepada 'kawan lamanya'. Namun begitu berdiri di hadapan makam Shanbo, air mata Yingtai tumpah. Saat itu juga dia memutuskan untuk mengikuti Shanbo.Yingtai memohon kepada dewa agar makam Shanbo terbuka. Dia meratap dan meminta dengan segala daya, hingga kubur Shanbo benar-benar terbuka. Tanpa ragu-ragu lagi, Yingtai melompat ke dalam kubur untuk bergabung dengan kekasihnya. Makam itu pun tertutup kembali, membuat seluruh rombongan yang menyaksikan terperanjat.

The Butterfly Lovers. © Mei Ah Entertainment

Tak lama kemudian, dari kuburan Liang Shanbo muncul sepasang kupu-kupu yang terbang perlahan hingga ke angkasa. Semua orang yang menyaksikan memilih untuk percaya kalau sepasang hewan bersayap itu adalah roh Liang Shanbo dan Zhu Yingtai. Akhirnya pasangan yang harus terpisah itu kembali bersama, meskipun bukan dalam kehidupan.

Kisah cinta yang tragis antara Liang Shanbo dan Zhu Yingtai menyebar hingga ke seluruh China. Cerita itu disampaikan turun-temurun dan tetap bertahan hingga saat ini. Di distrik Yinzhou, kota Ningbo, Provinsi Zhejiang didirikan Liang-Zhu Cultural Park, sebuah penghormatan untuk kedua sejoli tersebut.

Sumber: Chinatravel.com

Rekomendasi