Kawah misterius di tengah hutan Siberia bikin bingung para peneliti

Hingga saat ini tak diketahui bagaimana kawah tersebut bisa terbentuk.

Tantri Setyorini
Oleh Tantri Setyorini - Reporter
Kawah misterius di tengah hutan Siberia bikin bingung para peneliti
Kawah Patomskiy, Siberia. ©2015 Merdeka.com/Amusing Planet/Livejournal

Patomskiy merupakan sebuah formasi geologi yang ditemukan di tengah hutan wilayah Irkutsk, tenggara Siberia. Bentuknya menyerupai kawah, namun dengan gundukan kecil di bagian tengah.Kawah ini menyimpan misteri mengenai asal-usulnya. Hingga saat ini, para peneliti belum berhasil mengetahui bagaimana Patomskiy bisa terbentuk."Sampai sekarang, asal-usul kawah itu masih belum diketahui, tapi kami bisa mengatakan kalau penyebabnya sangat duniawi," tutur Alexander Pospeev, ahli ilmu geologi dan mineralogi yang meneliti situs tersebut seperti dilansir Siberian Times.Patomskiy tidak menyerupai kawah yang terbentuk karena erupsi vulkanik. Tak ditemukan materi vulkanik di situs tersebut. Sementara ciri-ciri yang terdapat pada kawah meteorit juga tidak bisa ditemui. Yang bisa dipastikan, kawah itu terbentuk sekitar 250 tahun yang lalu.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Photo creditAnehnya, pohon-pohon di sekitar Patomskiy menunjukkan tingkat pertumbuhan yang sangat cepat dalam satu periode, seperti hutan di sekitar Chernobyl setelah bencana nuklir yang menghebohkan dunia itu terjadi.Struktur Patomskiy yang tergolong tidak biasa membangkitkan berbagai teori mengenai asal-usulnya. Salah satunya melibatkan makhluk luar angkasa. Beberapa orang percaya kalau Patomskiy merupakan lokasi penyembunyian pesawat UFO. Namun teori ini dibantah oleh para peneliti. Sebab di bawah situs tak ditemukan objek-objek yang mencurigakan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Photo credit

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Photo creditTeori terbaru yang dikemukakan para ahli mengindikasikan aktivitas vulkanik dalam bentuyk gas yang menyebabkan terbentuknya Patomskiy. gundukan kecil yang muncul di tengah-tengah kawah diperkirakan terbentuk karena pelepasan hidrogen dari perut bumi. Namun teori ini belum bisa dipastikan kebenarannya. Masih butuh penelitian lebih jauh untuk pembuktian yang lebih akurat.

Rekomendasi