Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pignics, ajang para penggila marmut berkumpul

Pignics, ajang para penggila marmut berkumpul Ilustrasi guinea pig. ©Shutterstock.com/Gordana Sermek

Merdeka.com - Pignics menjadi tren populer di kalangan pecinta guinea pig. Idenya adalah untuk mengajak para pecinta marmut berkumpul dan melakukan piknik bersama hewan kesayangan mereka.

Acara semacam ini pertama kali diadakan pada tahun 1990 oleh para pecinta guinea pig. Tak hanya para majikan, guinea pig yang mereka bawa juga bisa saling bermain satu sama lain. Mereka juga mengadakan beberapa kontes seperti marmut dengan bulu paling berantakan, kostum terbaik, atau marmut yang memiliki paling banyak anak.

Acara ini biasanya bisa menarik sekitar 50 sampai 60 peserta. Mereka juga memiliki peraturan seperti pemisahan antara marmut jantan dan betina agar tak terjadi perkawinan. Selain itu, marmut yang bermasalah juga tak boleh dikeluarkan dari kandang.

"Acara ini tak seperti yang kubayangkan sebelumnya. Orang-orang asing tertawa satu sama lain dan berbagi cerita mengenai marmut mereka serta kehidupan mereka. Tampaknya ini bisa menyatukan kami dan hewan peliharaan kami," ungkap Sandra Landry, salah satu peserta pignics, seperti dilansir oleh Digital Spy (20/06).

Wanita ini mengakui bahwa dia memiliki hubungan emosional yang erat dengan peliharaannya. Dia menyatakan bahwa marmut bisa mengetahui mood seseorang dan menyesuaikan diri dengannya. Landry mengaku dia sangat membutuhkan marmutnya, sama seperti marmutnya membutuhkannya. (mdk/kun)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP