Siapa yang menyangka, perempuan Indonesia ternyata memegang peranan penting sebagai tulang punggung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021 menunjukkan fakta mengejutkan: 64,5% dari total UMKM di Indonesia, atau sekitar 37 juta UMKM, dikelola oleh perempuan. Data ini menunjukkan kondisi terkini, dan kontribusi ini terus berlanjut karena perempuan tak hanya berkontribusi pada ekonomi, tetapi juga pada pembangunan komunitas yang berkelanjutan.
Kontribusi perempuan dalam UMKM bukan hanya sekadar angka-angka ekonomi. Mereka adalah mesin penggerak perekonomian nasional, menyumbang signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Bayangkan, jika kesetaraan gender dalam pekerjaan tercapai, PDB dunia diperkirakan dapat meningkat hingga 26%! Ini menunjukkan potensi luar biasa yang masih bisa digali dari peran perempuan dalam perekonomian.
Lebih dari sekadar angka, peran perempuan dalam UMKM juga menunjukkan daya juang dan adaptasi yang luar biasa. Mereka mampu berinovasi, terutama selama pandemi, dengan memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan produknya. Hal ini membuktikan bahwa perempuan bukan hanya tangguh, tetapi juga adaptif terhadap perubahan zaman. Mereka adalah contoh nyata wirausahawan yang gigih dan pantang menyerah.
Advertisement
UMKM Perempuan: Mesin Penggerak Ekonomi & Pembangunan Berkelanjutan
Peran perempuan dalam UMKM tak hanya berdampak pada perekonomian nasional, tetapi juga pada pembangunan komunitas yang berkelanjutan. Mereka seringkali menjadi penggerak ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Keterlibatan mereka dalam pengambilan keputusan di tingkat desa juga memastikan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan, mempertimbangkan kebutuhan semua anggota masyarakat.
Namun, di balik kontribusi besar ini, perempuan pelaku UMKM masih menghadapi berbagai tantangan. Akses permodalan yang terbatas, minimnya pengetahuan tentang layanan keuangan, dan hambatan sosial budaya masih menjadi kendala utama. Banyak yang masih bergantung pada suami atau kepala keluarga untuk akses kredit. Ini adalah tantangan nyata yang perlu diatasi bersama.
Berbagai upaya telah dilakukan untuk memberdayakan perempuan pelaku UMKM. Pemerintah dan berbagai pihak terkait gencar memberikan pelatihan kewirausahaan, mempermudah akses permodalan, dan mendukung pemasaran produk. Kolaborasi antara instansi pemerintah dan swasta sangat penting untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan berkelanjutan.
Program pemberdayaan perempuan, seperti "Ibu Juara" dari Dairy Champ, menjadi contoh nyata dukungan tersebut. "Ibu Juara merupakan program yang berarti dan lekat di hati kami. PT Etika Beverages Indonesia melalui Dairy Champ, bermaksud untuk menciptakan dampak sosial yang positif, serta sebagai dukungan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Dengan memberdayakan perempuan melalui kewirausahaan, program ini tidak hanya mengangkat perekonomian sebagian keluarga tetapi juga berkontribusi secara signifikan terhadap pengembangan komunitas yang berkelanjutan," ujar CEO PT Etika Beverages Indonesia, Airil Haidi Ahmad Rafiae.
Advertisement
Tantangan & Peluang: Menuju UMKM Perempuan yang Lebih Berdaya
Meskipun telah banyak kemajuan, masih banyak tantangan yang dihadapi perempuan pelaku UMKM. Minimnya akses terhadap ilmu kewirausahaan, keterbatasan lahan, dan peran domestik yang masih dipikul, menjadi beberapa kendala yang menghambat perkembangan usaha mereka. Perempuan masih memikul peran ganda, sebagai ibu rumah tangga dan juga sebagai tulang punggung ekonomi keluarga.
Namun, tantangan ini juga membuka peluang untuk inovasi dan kreativitas. Dengan dukungan yang tepat, perempuan pelaku UMKM dapat mengembangkan bisnisnya, meningkatkan pendapatan, dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian dan pembangunan berkelanjutan. Dukungan ini dapat berupa akses permodalan, pelatihan kewirausahaan, dan juga pemasaran produk.
Salah satu contoh sukses adalah Nurul Hadiawati (31), seorang Ibu Juara dari Jakarta. "Saya sangat terbantu dengan adanya program Ibu Juara, karena saya dapat berjualan di rumah tanpa khawatir. Selain mendapatkan penghasilan tambahan, saya juga tetap bisa mengurus keluarga. Produknya pun mudah disimpan, dan pelanggan saya sangat senang mendapatkan produk yang berkualitas tinggi dan cocok untuk kebutuhan kuliner mereka," ujar Ibu tiga anak tersebut. Kisah sukses seperti ini menjadi bukti nyata bahwa dengan dukungan yang tepat, perempuan dapat mencapai potensi penuhnya.
Program Ibu Juara bukan hanya sekadar program bisnis, tetapi juga gerakan sosial yang bertujuan untuk memberdayakan perempuan dan keluarga mereka. "Melalui Dairy Champ, kami ingin menjadi bagian dari solusi yang mendorong kemajuan perempuan dan keluarga mereka," ujar Marketing Manager PT Etika Beverages Indonesia, Dodi Afandi. Program ini telah menjangkau lebih dari 400 Ibu di lima kota besar, dan ditargetkan akan menjangkau ribuan Ibu di kota-kota lain.
Advertisement
UMKM Perempuan: Investasi untuk Masa Depan Indonesia
Perempuan Indonesia telah membuktikan diri sebagai pilar penting dalam perekonomian dan pembangunan berkelanjutan. Kontribusi mereka tidak hanya terbatas pada ekonomi, tetapi juga meluas ke aspek sosial dan lingkungan. Mereka menjaga lingkungan, melestarikan kearifan lokal, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Penguatan peran mereka melalui program pemberdayaan dan dukungan kebijakan akan sangat penting untuk mencapai kemajuan ekonomi dan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.
Penting untuk diingat bahwa pemberdayaan perempuan dalam UMKM bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita semua. Dengan mendukung usaha-usaha yang dikelola perempuan, kita turut berkontribusi pada pembangunan ekonomi dan sosial yang lebih adil dan berkelanjutan. Mari kita dukung perempuan Indonesia agar dapat terus berkiprah dan menjadi tulang punggung perekonomian bangsa.
Dairy Champ, melalui program Ibu Juara, telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan perempuan. "Program ini bukan hanya mendorong pertumbuhan bisnis para ibu, tetapi juga menjadi langkah nyata Dairy Champ dalam mendukung pengembangan komunitas berkelanjutan. Sebagai brand yang dikenal dengan produk kental manis dan susu evaporasi dengan kualitas dan rasa terbaik, Dairy Champ juga ingin menjadi “Pilihan Juara” bagi siapa saja yang ingin mengeksplor resep terbaik dengan rasa terbaik, baik di dapur keluarga maupun dalam perjalanan usaha kuliner mereka," tutup Dodi.