Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menurut Penelitian NASA, Ini 9 Tanaman Hias Pemurni Udara Terbaik

Menurut Penelitian NASA, Ini 9 Tanaman Hias Pemurni Udara Terbaik Ilustrasi krisan. ©Shutterstock/Maya Kruchankova

Merdeka.com - Pada tahun 1989, Badan Antariksa Amerika Serikat atau NASA melakukan penelitian tentang tanaman indoor yang mampu menyerap polutan organik dari udara di dalam ruangan di fasilitas NASA yang serba tertutup. Proyek ini merupakan hasil kolaborasi NASA dan Associated Landscape Contractors of America (ALCA).

Sejumlah tanaman hias diteliti dan hasilnya ditemukan sekitar dua puluh yang mampu menyerap racun. Beberapa di antaranya bahkan bisa menyerap lima sampai enam racun sekaligus. Misalnya lidah mertua, palem-paleman, dan krisan.

Berdasarkan penelitian NASA Clean Air Study, berikut ini sembilan tanaman pemurni udara terbaik yang mampu menyerap lima hingga enam jenis racun di dalam ruangan tertutup.

  1. Palem Kuning (Chamaedorea seifrizii)
  2. Palem Jari (Rhapis excelsa)
  3. Palem Parlor (Chamaedorea elegans)
  4. Lidah Mertua atau Sanseviera (Dracaena trifasciata)
  5. Sri Gading (Dracaena fragrans 'Massangeana')
  6. Sri Rejeki (Dracaena fragrans 'Janet Craig')
  7. Warneckei (Dracaena deremensis 'Warneckei')
  8. Dragon Tree (Dracaena marginata)
  9. Krisan (Chrysanthemum morifolium)

1. Palem Kuning (Chamaedorea seifrizii)

ilustrasi palem hias©Pexels/Sigrid Abalos

Memiliki nama latin Chamaedorea seifrizii, tanaman yang bisa tumbuh hingga tiga meter ini bakal menyerap formaldehida, benzena, xilena, toluena, dan trikloroetilen dari udara di sekitarnya. Tanaman ini juga cocok ditempatkan di dalam rumah karena aman untuk anak-anak dan hewan peliharaan jika daunnya sampai termakan.

2. Palem Jari (Rhapis excelsa)

ilustrasi palem jari

©Creative Commons/Michael Rivera

Dikenal juga dengan nama palem jari atau lady palm, tanaman bernama latin Rhapis excelsa merupakan pembersih udara yang baik. Tanaman palem ini mampu membersihkan formaldehida, amonia, toluena, benzena, trikloroetilen, dan xilena di sekitarnya. Jadi ruangan bakal terasa sejuk dan segar.

3. Palem Parlor (Chamaedorea elegans)

ilustrasi palem parlor

©Creative Commons/David J. Stang

Tanaman palem parlor hias juga disarankan untuk ditempatkan di dalam rumah, karena manfaatnya cukup banyak. Selain menyejukkan mata, tanaman ini juga bisa memurnikan udara dengan menyerap benzena, formaldehida, trikloroetilen, xilena, toluena, dan amonia di sekitarnya.

4. Lidah Mertua atau Sanseviera, (Dracaena trifasciata)

ilustrasi lidah mertua

©Shutterstock

Snake plant atau dikenal juga dengan nama lidah mertua di Indonesia mampu menyerap karbon dioksida dan mengolahnya menjadi oksigen. Karena itulah tanaman ini sangat ideal untuk ditempatkan di dalam kamar.

Dilansir Lifehacker, lidah mertua juga berfungsi untuk menghilangkan xilena, toluena, benzena, formaldehida, dan trikloroetilen dari udara di rumah.

5. Sri Gading (Dracaena fragrans 'Massangeana')

ilustrasi sri gading

©BrighterBlooms.com

Dracaena fragrans 'Masangeana' lebih populer dengan nama sri gading di pasaran. Tanaman ini populer sebagai tanaman indoor, karena mampu menyerap gas NO dan mengubahnya menjadi NO2, CO2, dan CO. Selain itu, ia mampu menyerap benzena, formaldehida, trikloroetilen, xilena, dan toluena.

6. Sri Rejeki (Dracaena fragrans Janet Craig)

ilustrasi sri rejeki

©Crocus

Disebut juga dengan nama Dracaena janet craig atau sri rejeki, tanaman bernama latin Dracaena fragrans ini mampu menyerap benzena, formaldehida, trikloroetilen, xilena, dan toluena dari udara di sekitarnya.

Sri rejeki menyukai siraman cahaya matahari tidak langsung. Sirami seminggu sekali agar akarnya tidak membusuk karena penyiraman berlebihan.

7. Warneckei (Dracaena deremensis 'Warneckei')

ilustrasi dracaena warneckei

©PIEP

Warneckei juga termasuk varietas Dracaena deremensis. Karena itulah, kemampuannya menyerap racun juga setara dengan sri rejeki. Tanaman ini mampu menyerap benzena, formaldehida, trikloroetilen, xilena, dan toluena dari udara di ruangan.

8. Dragon Tree (Dracaena marginata)

ilustrasi dracaena marginata tricolor

©Creative Commons/Toby Hudson

Selanjutnya ada Dracaena marginata (dragon tree) dengan varietas Tricolor dan Colorama yang cantik. Dracaena draco termasuk kelompok Dracaena yang bisa tumbuh besar. Dracaena marginata mampu menghasilkan oksigen, sekaligus mengontrol kadar kelembapan dalam ruangan.

Menurut hasil penelitian , tanaman ini mampu menyerap benzena, formaldehida, trikloroetilen, xilena, dan toluena dari udara. Sejumlah penelitian juga menyebutkan Dracaena jenis ini dapat meningkatkan suasana hati orang-orang yang berada di sekitarnya.

9. Krisan (Chrysanthemum morifolium)

ilustrasi krisan

©Shutterstock/Maya Kruchankova

Tanaman pembersih udara lainnya adalah bunga krisan. Keberadaan bunga krisan di dalam rumah bermanfaat menyaring benzena, formaldehida, trikloroetilen, xilena, toluena, dan amonia yang sering ditemukan dalam plastik, deterjen dan lem. Selain itu, penampilannya yang menarik bisa menjadikan ruangan terlihat lebih semarak.

(mdk/tsr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP