Maharani Gi, saat kerajaan Mongol 'impor' ratu dari Korea

Rabu, 7 Desember 2016 12:55 Reporter : Tantri Setyorini
Maharani Gi, saat kerajaan Mongol 'impor' ratu dari Korea Maharani Gi. © MBC

Merdeka.com - Pernah menyaksikan drama Empress Ki yang diperankan oleh Ha Ji-won? Serial populer dari Korea Selatan ini terinspirasi oleh kisah nyata Maharani Gi atau Permaisuri Ki.

Sebagai tokoh sejarah, Maharani Gi memiliki status yang unik. Dia adalah seorang bangsawan dari Dinasti Goryeo, Korea, tetapi menjadi ratu di Dinasti Yuan, Mongolia. Dia bersuamikan Raja Toghon Temur. Gi merupakan istri kesayangan sang raja yang sempat menjadi penguasa Mongolia dan China di balik layar. Sementara putranya adalah Biligtu Khan Ayushiridara, raja pertama Dinasti Yuan Utara.

maharani gi

Maharani Gi. © Istimewa

Menurut A History of Korea, Maharani Gi (1315-1369/1370) berasal dari kelas bangsawan, namun menduduki posisi rendah dalam sistem kasta Dinasti Goryeo. Tak banyak cerita yang bisa digali tentang kehidupannya sebelum menjadi ratu Mongolia. Legenda hanya menyebut Gi memiliki kecantikan luar biasa. Dia juga menguasai berbagai cabang seni seperti menari, puisi, dan kaligrafi.

Budak jelita yang berhasil merebut hati raja

Gi dikirimkan ke Mongolia sebagai upeti tiga tahunan untuk Toghon Temur. Pada masa itu, Goryeo biasa mengirimkan upeti berupa budak kasim, benda-benda berharga, dan selir. Menurut Empire's Twilight: Northeast Asia under the Mongols. Harvard-Yenching Institute Monograph, orang Mongolia sendiri beranggapan menikahi wanita dari Goryeo merupakan kebanggaan.

maharani gi

Maharani Gi. © MBC

Mulanya, Gi hanya satu di antara sekian banyak wanita cantik yang menjadi gundik sang raja Mongolia. Dia tak mensyukuri kehidupan barunya sebagai budak di negeri orang. Namun karena tak ada pilihan lain, Gi memutuskan untuk menjadi selir terbaik di kerajaan. Singkat kata, Gi berhasil merebut hati sang raja dan menjadi wanita kesayangannya. Semua itu berkat kecantikan, bakat, dan kecerdasannya yang menonjol.

Selanjutnya:Menjadi penguasa China dan Mongolia di balik layar [tsr] SELANJUTNYA

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini