Lukisan maestro Caravaggio yang hilang selama 150 tahun dipamerkan
Merdeka.com - Jumat, 12 April 2016 para pecinta seni lukis akhirnya bisa berkenalan dengan lukisan Caravaggio yang telah lama hilang. Lukisan berjudul Judith Beheading Holofernes itu dipresentasikan di Paris dan disambut hangat oleh khalayak.
Dilansir The Huffington Post (12/4), Judith Beheading Holoferne ditemukan di loteng sebuah rumah di barat daya Perancis, dekat Toulouse dua tahun lalu. Kemungkinan besar lukisan ini telah hilang selama 150 tahun. Lukisan menggemparkan itu ditemukan oleh pemilik rumah ketika mereka tengah menyelidiki kebocoran di loteng.
"Mereka harus melalui loteng dan mendobrak pintu yang selama ini tak pernah dibuka. Mereka merusak pintu itu dan di baliknya ada lukisan. Benar-benar luar biasa," kata sumber dari Eric Turquin Expertise.
Setelah dianalisis, para ahli meyakini lukisan itu sebagai karya Caravaggio. Pelukis Italia yang lahir dengan nama Michelangelo Merisi itu merupakan maestro kebanggaan Italia. Caravaggio berpengaruh besar dalam perkembangan seni lukis gaya Baroque. Karya-karyanya kerap menggambarkan emosi manusia dengan detail dan menggunakan pencahayaan dramatis.
Lukisan Judith Beheading Holofernes karya Caravaggio ©2016 Charles Platiau/Reuters
Judith Beheading Holofernes sendiri diperkirakan lahir di Roma antara tahun 1604 dan 1605. Sebagian besar detail lukisan ini dinilai menunjukkan ciri khas Caravaggio.
Para kritikus seni Prancis menyebut penemuan lukisan ini sebagai suatu peristiwa besar dalam sejarah seni. Nilainya bisa mencapai 120 juta Euro. Pemerintah Prancis sendiri sudah melarang lukisan itu dibawa keluar dari negeri menara Eiffel sejak ditemukan.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya