Di era digital yang terus berkembang pesat, bisnis online menjadi pilihan bagi banyak pengusaha untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen telah membawa bisnis ke arah digital.
Namun, karena banyaknya bisnis online yang bersaing, strategi pemasaran yang efektif saat ini pun turut menjadi hal yang krusial.
Iklan digital menjadi salah satu kunci utama dalam membawa bisnismu ke puncak kesuksesan.
Melalui berbagai metode pemasaran digital, bisnis dapat lebih mudah dikenal dan diakses oleh khalayak.
Oleh karena itu, yuk ketahui beberapa jenis iklan yang bisa dilakukan melalui platform digital.
Advertisement
Umumnya, display ads memiliki visual yang mencolok, baik itu dalam bentuk gambar ataupun tulisan. Display ads biasanya akan muncul sebagai banner, pop up, hingga flash ads di suatu website atau blog.
Jenis iklan ini bisa dikatakan cukup menguntungkan, karena website sendiri bisa diakses oleh siapapun tanpa memandang latar belakangnya.
Terlebih lagi, iklan jenis ini memiliki jangkauan yang luas, sehingga metode ini sangat efektif untuk meningkatkan brand awareness.
Advertisement
Native ads memiliki sistem yang serupa dengan display ads, di mana metode ini akan muncul di feeds para pengguna. Namun, yang membedakan adalah dari segi ketepatan target audiens yang disasar.
Pasalnya, native ads cenderung melihat riwayat online pengguna, sehingga iklan ini akan muncul sesuai dengan apa yang dibutuhkan audiens.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa relevansi tersebut membuat native ads menjadi salah satu iklan yang tidak mengganggu bagi pengguna.
Advertisement
Di era saat ini, rasanya hampir semua orang memiliki media sosial. Ibaratnya, media sosial sudah menjadi platform terbesar untuk melakukan periklanan digital karena jumlah penggunanya sangat banyak.
Pada dasarnya, konsep iklan yang dilakukan metode ini sama seperti native ads, yaitu melihat aktivitas online para penggunanya.
Hanya saja, platformnya tidak di website, melainkan di media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan lain-lain. Sebagai tambahan, biasanya konten yang diiklankan memiliki label ‘Sponsored’ atau ‘Paid Partnership’.
Advertisement
Search Engine Marketing (SEM) merupakan iklan digital yang muncul di laman pencarian seperti Google.
Ini akan memungkinkan artikel kamu untuk muncul di halaman teratas pencarian ketika audiens mencari keyword tertentu.
Jenis iklan ini akan menjadi sangat efektif karena menurut Reputation 911, lebih dari 90% orang menghentikan pencariannya di halaman pertama.
Advertisement
Terakhir, ini adalah jenis iklan digital yang paling dipersonalisasi. Dengan mengirimkan pesan-pesan yang relevan, bisnis dapat membangun hubungan dengan pelanggan potensial ataupun yang sudah ada. Email marketing dapat mencakup promosi, newsletter, atau konten eksklusif, dan hasilnya dapat diukur dengan analisis data untuk mendapatkan tingkat efektivitas kampanye.
Itulah beberapa jenis iklan digital favorit yang paling sering digunakan dan ditemui. Setelah memahaminya, kamu bisa membuka pintu menuju pengembangan bisnis online yang efektif dan berkualitas.
Namun, agar tetap sejalan dengan segala perubahan tren, pastikan untuk terus memperbarui strategi pemasaran agar tetap relevan dan memenangkan persaingan di ranah digital. Jadi, sudah siap mengimplementasikannya?
Penulis: Nihel Rashiqa Rinaldo