Habiskan 20 tahun untuk bangun replika bahtera Nuh
Merdeka.com - Terinspirasi oleh kisah bahtera Nuh, seorang seniman asal Belanda, Johan Huibers, menghabiskan waktu 20 tahun untuk membangun replika tersebut.
Tak tanggung-tanggung, hanya untuk dapat mewujudkan mimpinya, Johan telah menggelontorkan dana hingga USD 1,2 juta atau Rp 11,6 miliar untuk membangun replika bahtera Nuh.
Suasana di dalam dek bahtera Nuh buatan Johan/photo by: Oddtycentral/Johan Huibers
Usut punya usut, alasan lain di balik keinginan Johan membangun bahtera raksasa tersebut adalah ketakutannya akan bencana banjir yang dipicu kerusakan alam akibat pemanasan global.
Ketakutannya bukannya tak beralasan karena tepat pada tahun 1992, ia bermimpi tentang tanah kelahirannya yang tenggelam ditelan banjir bandang persis seperti diceritakan dalam kitab suci.

Keunikan ornamen dan tata ruang di bahtera Nuh buatan Johan/photo by: Oddtycentral/Johan Huibers
Johan pun terus memikirkan makna di balik mimpi tersebut, hingga akhirnya ia memutuskan untuk membangun bahtera raksasa tersebut. Bahtera seberat 3000 ton ini dibangun dari kayu pinus Swedia yang kemudian diperkuat dengan baja.
Hebatnya, bahtera yang telah dibuka untuk umum tersebut kini berhasil menarik ribuan wisatawan dari seluruh dunia lho. Berlokasi di Dordrecht, Belanda, Johan membangun bahteranya lengkap dengan dua bioskop dan sebuah restoran. Wow, sepertinya ini lebih mirip tempat hiburan terapung dibanding bahtera untuk berlindung.
Yuk lihat keunikan hasil karya Johan di video ini!
(mdk/des)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya