Bukan Misteri, Ini 4 Penyebab Kucing Mengeong Tanpa Henti di Malam Hari

Selasa, 6 April 2021 13:00 Reporter : Iwan Tantomi
Bukan Misteri, Ini 4 Penyebab Kucing Mengeong Tanpa Henti di Malam Hari ©shutterstock

Merdeka.com - Sepanjang hari tertidur dan bangun di tengah malam sudah jadi kebiasaan kucingmu. Tapi akhir-akhir ini, anabulmu terus mengeong dan membangunkanmu. Singkirkan terlebih dahulu pikiran yang dihantui oleh film-film misteri favoritmu. Bisa jadi ini merupakan cara kucing untuk berkomunikasi dan ingin memberitahumu beberapa penyebabnya.

Secara Alami Lebih Aktif di Malam Hari

muezza baru

©shutterstock

Anggapan kucing aktif di malam hari tidak sepenuhnya benar. Anabulmu termasuk hewan krepuskular yang artinya secara alami lebih aktif saat senja dan fajar. Namun, kebanyakan hewan peliharaanmu menjadi sangat aktif pada dini hari ketika anggota rumah lainnya tertidur.

Kucing yang lebih muda cenderung lebih aktif di malam hari, karena didorong naluri alaminya untuk berburu. Untungnya, anabul yang mulai dewasa biasanya bisa beradaptasi dengan penghuni rumah lainnya dan mengurangi kebiasaan mengeong di malam hari.

Bosan

muezza baru
©shutterstock

Kucing terus mengeong di malam hari bisa dipicu oleh rasa bosan atau kurang terstimulasi di siang hari. Pada dasarnya, anabulmu meminta perhatian dengan mengajak pemiliknya untuk bermain. Tapi hati-hati agar jangan terus-menerus menurutinya, karena bisa jadi kebiasaan yang mengganggu waktu tidurmu.

Jika memiliki kucing yang terus-menerus berada di dalam ruangan, pemiliknya wajib menyediakan banyak waktu untuk bermain sepanjang hari. Sempatkan untuk mengajaknya aktif bermain atau intens berikan belaian untuk membantunya lebih lelah dan bahagia sebelum waktu tidur.

Gangguan Kesehatan atau Mulai Menua

muezza baru
©shutterstock

Jika kucing sering mengeong di malam hari, sebaiknya konsultasikan dengan dokter hewan untuk memeriksakan kesehatannya. Bisa jadi ini merupakan tanda penyakit tiroid atau ginjal yang terlalu aktif pada anabul.

Selain itu, seiring bertambahnya usia, ada kemungkinan efek penuaan pada otak yang membuat hewan peliharaanmu kehilangan arah. Salah satunya, CDS (Cognitive Disfunction Syndrome) yang memiliki berbagai gejala, termasuk mengeong di malam hari.

Kelaparan

muezza baru
©shutterstock

Kalau kucingmu berlarian dan mengeong sepanjang malam, kemungkinan anabulmu masih merasa lapar. Bisa jadi ada perubahan rutinitas pada sesi makan yang membuatnya merasa terganggu, misalnya jam makan yang dimajukan, berebut makan dengan hewan peliharaan lain, atau kurang menyukai makanannya.

Daripada bikin jam tidurmu terganggu, coba tawarkan makanan dengan citarasa dan aroma yang lezat seperti Muezza. Tersedia dalam 4 varian lezat seperti Tuna Flavor, Salmon Flavor, Ocean Fish Flavor, dan Mackerel Flavor, pilih yang sesuai dengan selera makan kucing kesayanganmu.

muezza baru
©Muezza

Selain jadi lebih lahap makan, Muezza juga mengandung nutrisi sehat, lengkap, dan seimbang. Berasal dari bahan alami yang diolah dengan teknologi modern, brand makanan kucing kering ini bebas dari bahan tambahan sintetik yang dapat membahayakan kesehatan anabulmu.

Bukan hanya menyehatkan, Muezza pun sudah mendapatkan sertifikasi halal dari The Central Islamic Committee of Thailand. Kini pemilik kucing jadi lebih leluasa membelai anabul tanpa takut terjilat, mencuci mangkuk makan di tempat cuci piring, hingga mencari lokasi penyimpanan dry food di sekitar bahan makanan lainnya. Tunggu apalagi, buktikan beragam keunggulan Muezza lainnya dengan membelinya secara online di Shopee dan Tokopedia. [eth]

Beli Muezza di Shopee

Beli Muezza di Tokopedia [tmi]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Makanan Kucing
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini