Boneka Barbie bertubuh gemuk jadi kontroversi
Merdeka.com - Boneka Barbie biasanya identik dengan tubuh langsing semampai. Tetapi belakangan muncul reaksi negatif dari para aktivis dan masyarakat yang menganggap kalau Barbie dengan tubuh seperti itu akan memberikan sugesti negatif bagi anak-anak untuk memiliki tubuh kurus. Menurut beberapa pihak hal ini bisa memicu para wanita di masa depan mengidap gangguan pola makan seperti bulimia dan anorexia. Karena itu belakangan mulai diluncurkan boneka Barbie dengan tubuh padat berisi yang kesannya lebih realistis dengan kondisi para wanita di kehidupan nyata.
Sekarang muncul lagi boneka barbie dengan bentuk tubuh gemuk. Bukan hanya padat berisi, Barbie yang satu ini memiliki tubuh ekstra besar dan dagu berlipat. Boneka Barbie gendut ini belum diproduksi besar-besaran. Dia masih berupa rancangan model. Penggagasnya pun bukan Mattel, produsen Barbie, tetapi salah satu grup Facebook, Plus Size Modelling. Grup ini mengunggah foto rancangan Barbie tersebut dan meminta tanggapan dari masyarakat. "Apakah perusahaan-perusahaan mainan harus mulai membuat boneka Barbie berukuran plus?"

Photo by Plus-Size-Modelling.com
Sebagian besar pengguna Facebook menyetujui ide tersebut, terbukti dari puluhan ribu likes yang didapat foto si Barbie. Walaupun begitu banyak di antara pengguna yang menyukai gagasan ini berkomentar kalau tubuh gendut Barbie tersebut terlalu berlebihan. Selain gaunnya yang terlalu pendek dan berkesan memalukan, dagu berlipat si Barbie dianggap sebagai penggambaran wanita obesitas. Salah satu pengguna Facebook berkata, "Wanita dengan ukuran tubuh plus tidak terlihat seperti ini. Boneka ini adalah penggambaran yang mengerikan atas wanita wanita dengan tubuh berukuran plus." Kebanyakan komentar yang muncul bernada serupa. Menurut mereka sosok Barbie tersebut mewakili citra bahwa tubuh berukuran plus berarti tidak sehat. Padahal banyak wanita yang memiliki badan besar tetapi tetap sehat.
Bagaimanapun juga boneka Barbie ini dianggap mewakili bentuk tubuh rata-rata perempuan Amerika. Namun banyak juga yang menentang ide pembuatan boneka tersebut. "Tidak ada orang yang dilahirkan gemuk. Boneka ini memberikan pesan kepada para gadis bahwa tak apa-apa memiliki penampilan dan tubuh yang tidak sehat seperti ini," menurut salah satu commenter.
Foto Barbie tersebut awalnya dibuat untuk Worth1000.com, tepatnya untuk kompetisi "Feeding Time 9". Perlombaan unik tersebut memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk mengunggah foto para selebriti yang dibuat menjadi lebih gemuk. Foto Barbie bertubuh subur ini sendiri menempati urutan pertama dalam jajak pendapat para pengikut Worth1000.com di tahun 2011. Sementara itu foto Lindsay Lohan dan Jennifer Aniston versi gendut yang diberi judul “Chubby Lindsay” dan “Jennifat" juga menjadi favorit.
Sampai saat ini, ide pembuatan Barbie tersebut masih menjadi kontroversi di Amerika Serikat. Bagaimana dengan Anda? Setuju dengan produksi massal Barbie bertubuh gemuk? (mdk/tsr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya