BEC 2019, Banyuwangi Dijamin Bakal Ramai

Jumat, 19 Juli 2019 16:51 Reporter : Mega Rachmawati
BEC 2019, Banyuwangi Dijamin Bakal Ramai Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2018. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) dijamin bakal ramai dengan masyarakatt Banyuwangi. Pasalnya, agenda yang disajikan panitia akan bikin masyarakat terpesona dan spektakuler. Banyak kostum yang menarik dan akan disajikan pada event ini.

Staf Khusus Menpar Bidang Media dan Komunikasi Don Kardono, menjamin acara ini akan keren. Apalagi, BEC 2019 akan difokuskan di Taman Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur.

"Standarnya yang digunakan di BEC 2019, adalah standar internasional. Narasinya ada dua. Satu Bahasa Indonesia. Satunya lagi Bahasa Inggris. Jadi siapapun yang datang bisa menyimak banyak kisah di balik tema yang ditampilkan," tutur Don Kardono, Jumat (19/7).

Don menjelaskan, lokasi acara akan disulap bak catwalk jalanan. Seperti halnya Jember Fashion Carnaval dan Rio de Janeiro di Brazil.

"BEC 2019 masuk dalam Top 10 Calendar of Event Nasional. Inilah salah satu kekayaan parade karnaval yang dimiliki Indonesia," tambah salah satu kurator 100 Calender of Event Nasional itu.

Ketua Tim Pelaksana Calendar of Event Kemenpar Esthy Reko Astuti juga seirama.

"BEC bisa menjadi jembatan antara kesenian tradisional dengan modern. BEC bisa lebih diterima di panggung internasional," tutur Esthy.

Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Adella Raung juga ikut buka suara. Dia menjamin, Banyuwangi Ethno Carnival tahun ini bakal berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kemasannya dibuat beda, baru dan lebih fresh.

"BEC mempunyai ciri dan pesona tersendiri. Tema busana yang ditampilkan selalu berbeda setiap tahunnya. Dan yang lebih penting lagi, karnaval ini menyajikan kekayaan tradisi dan budaya lokal," jelas Adella, diamini Kabid Pemasaran Area I (Jawa) Wawan Gunawan.

Tanggapan Menpar Arief Yahya juga positif. Arahan Menpar hanya satu. Dia ingin persiapan menggelar BEC harus sungguh-sungguh dan tidak terganjal oleh aturan birokrasi yang sempit.

"Ini momentum untuk mengangkat nama Banyuwangi ke kelas dunia. Silakan Benchmark ke Jember Carnaval, Malang Carnival, Batik Solo Carnaval, yang nama-namanya sudah mendunia. Selamat berkarnaval," kata mantan Dirut Telkom itu. [hrs]

Topik berita Terkait:
  1. Berita Banyuwangi
  2. Banyuwangi
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini