7 Bahan Aktif Shampo Antiketombe yang Ampuh Plus Rekomendasi Produk
Merdeka.com - Biasanya ketombe disebabkan oleh kulit kering, bakteri, atau infeksi jamur. Cara paling mudah untuk mengatasinya adalah keramas dengan sampo antiketombe. Namun Anda juga perlu memperhatikan bahan-bahan yang tertera di kemasan. Pastikan ada salah satu dari tujuh bahan aktif ini.
1. Zinc Pyrithione
Zat ini paling sering digunakan pada produk sampo antiketombe. Seperti dilansir Alodokter, khasiat zinc pyrithione adalah membunuh jamur dan bakteri penyebab ketombe.
Rekomendasi Produk:
2. Selenium sulfide
Selenium sulfide adalah bahan aktif anti-ketombe yang relatif lebih kuat. Fungsinya adalah memperlambat produksi sel kulit mati dan mengurangi pertumbuhan jamur.
Kelemahan selenium sulfide adalah sifatnya yang mengeringkan. Bahan aktif ini kurang cocok untuk rambut kering, rusak, atau diwarnai.
Rekomendasi Produk:
3. Asam salisilat
Asam salisilat dikenal sebagai bahan aktif antijerawat. Namun zat ini juga efektif membunuh jamur serta bakteri penyebab ketombe. Sama seperti selenium sulfide, dia juga memiliki sifat mengeringkan rambut. Jadi imbangi dengan penggunaan conditioner yang sesuai untuk rambut berketombe.
Rekomendasi Produk:
4. Ketoconazole
Ketoconazole lebih dikenal sebagai obat anti-jamur. Namun kadang juga digunakan sebagai bahan aktif sampo antiketombe. Khasiatnya termasuk yang paling kuat. Jadi jika bahan-bahan aktif yang disebutkan sebelumnya tidak berhasil mengatasi ketombe, Anda bisa menggunakan sampo yang mengandung ketoconazole.
Rekomendasi Produk:
6. Climbazole
Climbazole juga termasuk bahan aktif dengan sifat antibakteri dan antijamur yang cukup sering digunakan di sampo antiketombe.
Rekomendasi Produk:
7. Piroctone olamine
Piroctone olamine juga termasuk bahan aktif dengan sifat antibakteri dan antijamur yang cukup sering digunakan di sampo antiketombe.
Rekomendasi Produk:
Itulah bahan-bahan aktif yang perlu ada di sampo antiketombe.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya