58 Hal tentang Jerawat, dari Penyebab, Pantangan, hingga Cara Mengatasinya

Jumat, 11 Januari 2019 00:04 Reporter : Tantri Setyorini
58 Hal tentang Jerawat, dari Penyebab, Pantangan, hingga Cara Mengatasinya Ilustrasi jerawat. ©Shutterstock

Merdeka.com - Pada dasarnya jerawat adalah masalah kecantikan yang wajar. Hampir semua orang pernah atau sedang mengalaminya. Namun harus diakui, inflamasi yang disebabkan oleh penumpukan sebum ini juga bisa mengganggu penampilan hingga menurunkan tingkat percaya diri seseorang.

Penyebab dan pengobatan jerawat bisa jadi berbeda untuk setiap orang. Berikut ini beberapa hal yang perlu diketahui tentang masalah kulit tersebut.

Penyebab Jerawat

Ilustrasi jerawat Shutterstock


Intinya jerawat adalah pembengkakan yang disebabkan tersumbatnya pori-pori oleh sebum, sehingga menjadi sarang bakteri. Inflamasi alias jerawat pembengkakan jerawat merupakan bentuk reaksi tubuh atas serangan bakteri tersebut.

Penyebab jerawat bisa bermacam-macam. Berikut ini beberapa kemungkinan alasannya.

1. Tidak membersihkan wajah secara teratur

Penyebab utama jerawat bagi sebagian besar orang adalah malas membersihkan wajah. Setiap hari wajah bersentuhan dengan makeup, debu, dan kotoran. Wajah juga rutin memproduksi minyak untuk melembapkan. Jika dibiarkan menumpuk akan mengundang kuman penyebab jerawat. Karena itulah menggunakan pembersih atau cuci muka dengan sabun wajah merupakan ritual kecantikan yang tak boleh diabaikan.

2. Pola makan tak seimbang

Makanan dengan gizi tak seimbang juga bisa menyebabkan wajah berjerawat. Dalam beberapa kasus, mereka yang mengubah pola makan dengan mengurangi makanan berminyak, susu, atau gula dan meningkatkan konsumsi buah atau sayur merasa jerawat mereka berkurang.

3. Alergi kosmetik

Bahan-bahan tertentu di dalam makeup atau produk perawatan kecantikan yang tidak sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulit juga bisa memicu reaksi alergi berupa ruam, beruntusan, dan jerawat bernanah.

4. Masalah kesehatan

Dalam beberapa kasus, jerawat adalah cara tubuh untuk menunjukkan bahwa kesehatan sedang bermasalah.

5. Produksi minyak berlebih

Perubahan cuaca, kelembapan yang rendah, atau aktivitas fisik tinggi bisa membuat kulit terangsang untuk memproduksi lebih banyak minyak. Kalau sudah begini wajah juga jadi lebih rentan terhadap jerawat.

6. Rambut kotor

Minyak yang menumpuk di rambut dapat menyumbat pori-pori kulit ketika tidur. Alhasil, jerawat mulai muncul di permukaan kulit.

7. Ketidakseimbangan hormon

Kemunculan jerawat di area bibir umumnya dipengaruhi oleh hormon androgen yang meningkat secara drastis. Selain karena pubertas, menstruasi dan juga obesitas seringkali jadi pemicu timbulnya ketidakseimbangan hormon androgen.

8. Stres berlebih

Stres bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon dan pada akhirnya memicu kemunculan jerawat.

9. Perubahan iklim atau cuaca

Jerawat sering muncul setelah kita melakukan sebuah perjalanan. Ini disebabkan perubahan iklim, makanan, dan kelelahan tubuh.

10. Pasta gigi

Ketika menyikat gigi, pasta gigi terciprat di kulit. Selain menyebabkan jerawat, kandungan sodium lauryl sulfate dalam pasta gigi juga bisa menimbulkan iritasi kulit.

11. Menggosok wajah dengan tangan

Tangan kita dipenuhi kotoran dan kuman. Setiap kali Anda meletakkan tangan di wajah, kuman menempel pada kulit. Itulah yang menyebabkan timbulnya jerawat.

12. Air tak bersih

Air menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat. Kandungan air yang tidak bersih atau terkontaminasi membuat kulit terkena iritasi. Hal ini pula yang memicu pembentukan jerawat.

13. Ponsel kotor

Permukaan ponsel dipenuhi banyak kuman dan bakteri. Kebiasaan Anda menaruh ponsel di sembarang tempat, membuatnya rentan dipenuhi kuman. Sebelum menempelkan ponsel, sebaiknya Anda membersihkannya dengan tisu antiseptik untuk menghilangkan kuman.

Letak Jerawat dan Masalah Kesehatan yang Terkait

Ilustrasi jerawat Shutterstock


Jerawat bisa menjadi tanda dari gangguan kesehatan yang diderita tubuh. Menurut Claire Georgiou, seorang ahli nutrisi dan herbal Australia, letak jerawat di wajah Anda menunjukkan gangguan kesehatan yang Anda derita.

1. Area dahi dan pelipis

Jerawat yang muncul di bagian dahi dan pelipis Anda umumnya berhubungan dengan alergi terhadap makanan tertentu, kelebihan konsumsi makanan cepat saji atau kalengan, alkohol dan lemak jenuh. Tipe jerawat seperti ini juga menunjukkan ketidakseimbangan kadar gula dalam darah dan gejala dehidrasi.

Untuk menyembuhkannya Anda bisa minum banyak air, mengubah pola makan Anda dengan makanan yang lebih sehat, dan kurangi konsumsi gula dalam makanan serta minuman yang Anda konsumsi.

2. Pelipis

Jerawat yang muncul di pelipis saja biasanya berhubungan dengan masalah ginjal. Untuk mengatasinya Anda bisa meminum banyak air. Lebih baik pilih air mineral dan jus buah alami.

3. Di antara mata

Jika jerawat Anda muncul di antara mata ini merupakan tanda gangguan pada kesehatan liver dan sistem pencernaan. Kurangi konsumsi makanan yang sulit dicerna oleh tubuh seperti gula sederhana, soda, kafein, dan alkohol. Perbanyak konsumsi serat dan air untuk membantu pencernaan.

4. Dagu dan rahang

Jerawat Anda bermunculan di area dagu dan sepanjang garis rahang? Itu merupakan tanda dari gangguan hormon. Biasanya jerawat seperti ini muncul saat mendekati masa haid. Untuk mencegahnya, Anda harus cukup istirahat. Lupakan dulu begadang dan minumlah vitamin E atau vitamin C.

5. Dagu

Jerawat di bagian dagu cuma berarti satu hal. Anda terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak dan gula.

6. Pipi

Jerawat di pipi merupakan tanda bahwa kesehatan paru-paru Anda terganggu. Kebiasaan merokok (atau menjadi perokok pasif), polusi udara, atau alergi debu bisa jadi penyebabnya. Untuk mengatasinya tentu saja Anda harus menghindari sumber polusi, asap rokok, dan biang alergi Anda.

7. Hidung

Jika jerawat muncul di area hidung (bagian bawah dan di dalam lubang hidung) itu artinya Anda mengalami gangguan kesehatan jantung. Konsumsi makanan yang baik untuk jantung seperti ikan, oatmeal, almond, avokad, buah-buahan berry, dan bayam. Hindari juga makanan dengan lemak jenuh yang buruk untuk kesehatan jantung Anda.

8. Area bibir
Perubahan hormon adalah pelaku dari jerawat yang muncul di sekitar bibir. Meskipun hal itu terjadi secara alami dan tidak bisa dicegah, setidaknya Anda bisa menjalani gaya hidup sehat untuk meminimalisir timbulnya jerawat.

9. Leher

Jerawat di leher disebabkan oleh usaha tubuh dalam memerangi bakteri penyebab penyakit. Demi memaksimalkan kinerja sistem imun, jangan lupa makan sehat, olahraga, dan tidur cukup.

10. Pundak dan bahu

Jerawat pada area ini memang berhubungan dengan kondisi pikiran yang sensitif dan rentan terkena penyakit. Hal ini juga bisa terjadi pada masa sebelum menstruasi.

11. Dada

Munculnya jerawat di sini adalah tanda adanya masalah dengan pencernaan. Mungkin kamu sedang diet, konsumsi makanan pedas atau juga terlalu banyak konsumsi minuman dingin. Penyebabnya bisa juga karena pakaian yang terlalu ketat sehingga menimbulkan biang keringat yang mengganggu dan menimbulkan jerawat.

Bahan-Bahan Alami untuk Mencegah dan Mengatasi Jerawat

Ilustrasi daun sirih hijau iStock


Sekarang ini sudah banyak obat jerawat racikan ahli kulit yang tersedia di pasaran. Namun tak ada salahnya juga jika Anda berniat memanfaatkan bahan alam sebagai obat pembasmi jerawat.

Berikut ini beberapa bahan yang dikenal ampuh dalam mengatasi jerawat. Gunakan sebagai bahan campuran masker untuk memanfaatkan khasiatnya. Bisa juga diambil sarinya, dicampur dengan air dan dijadikan es batu untuk bahan ice facial atau kompres.

Pilih bahan yang masih segar dan gunakan peralatan yang steril agar tak terjadi kontaminasi bakteri.

1. Madu organik

Madu organik adalah antibakteri alami yang dapat menyembuhkan masalah dan mencegah infeksi, khususnya untuk bagian kulit. Rendam kapas di beberapa tetes madu dan oleskan pada daerah yang berjerawat. Kemudian cuci setelah didiamkan beberapa menit.

2. Lemon

Cairan buah yang satu ini bisa membantu menangkal bakteri penyebab jerawat dengan sifat antibakterinya. Sementara Asam L-askorbat akan membantu membersihkan minyak berlebih yang bisa membuat pori-pori tersumbat.

3. Jeruk nipis

Sifat antibiotik jeruk nipis dapat menghambat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan jerawat.

4. Kunyit

Rimpang berwarna jingga ini memiliki kandungan antioksidan, antiseptik, antibakteri, dan antimikroba. Sangat ampuh untuk mengobati berbagai masalah kulit, termasuk jerawat.

5. Lidah buaya

Lidah buaya sendiri memiliki sifat anti-mikroba dan anti-bakteri yang dapat membunuh bakteri dan juga mengurangi peradangan kulit.

6. Tomat

Asam salisilat dalam tomat ternyata juga dapat mengatasi jerawat, mengeringkannya, serta meredakan peradangan. Tomat juga memperbaiki sel-sel kulit yang rusak. Menggosokkan sepotong tomat pada daerah yang berjerawat kemudian mencucinya dengan air hangat ternyata sangat membantu.

7. Mentimun

Timun mengandung pelembap, penyegar, dan nutrisi yang baik untuk kulit berminyak. Mencuci muka dengan air dingin yang sudah direndam timun selama 1 jam bisa menyapu minyak berlebih pada wajah. Selain itu juga berfungsi sebagai pendingin kulit yang sedang berjerawat.

8. Oatmeal

Oatmeal mengandung saponin, bahan pembersih alami yang cocok untuk kulit sensitif. Oatmeal akan membersihkan pori-pori dari kotoran penyebab jerawat tanpa menyebabkan iritasi.

Campurkan oatmeal yang sudah ditumbuk dengan sedikit air atau madu organik. Gunakan sebagai body scrub. Setelah itu cobalah berendam dengan air hangat yang sudah dicampur dengan oatmeal tumbuk. Rendaman ini akan menenangkan kulit yang berjerawat.

9. Baking soda

Baking soda bisa membantu menyeimbangkan pH kulit, menangkal bakteri penyebab jerawat secara alami. Gunakan baking soda yang sudah dicampurkan dengan air hingga menjadi pasta kental untuk eksfoliasi seluruh tubuh.

10. Cuka apel

Sifat asam cuka apel tak hanya menyeimbangkan pH kulit, tetapi juga melawan bakteri penyebab jerawat dan meredakan inflamasi pada jerawat. Gunakan sebagai masker di bagian tubuh yang berjerawat atau campurkan dengan air mandi.

11. Tea tree oil

Tea tree oil mengandung berbagai bahan aktif ampuh seperti terpinen-4-ol, eucalyptol, cineole, nerolidol, dan viridiflorol. Sifat antiseptik dan antibakterinya ampuh untuk mengeringkan jerawat, menangkal bakteri penyebab jerawat, dan melindungi kulit dari jamur. Efektif pula untuk mengontrol minyak di pori-pori.

12. Sirih

Sifat antijamur dan antibakteri di dalam daun sirih efektif untuk mencegah munculnya jerawat pada wajah, dada, dan punggung. Sementara minyak esensial di dalamnya akan membantu mendinginkan kulit dan menenangkan jerawat yang membengkak.

Gunakan daun sirih yang sudah diseduh dengan air panas sebagai masker. Tempelkan lembaran daunnya yang sudah layu pada wajah. Airnya juga bisa digunakan untuk mencuci wajah.

Obat Antijerawat yang Sebaiknya Diwaspadai Pemilik Kulit Ekstra Sensitif

Ilustrasi bawang putih Pixabay


Beberapa bahan alami memiliki kandungan antijerawat yang ampuh. Secara teori bisa menghentikan dan menyembuhkan peradangan jerawat. Namun bagi beberapa orang yang memiliki kulit ekstra sensitif, bahan-bahan berikut dianggap terlalu keras. Bisa menimbulkan iritasi hingga masalah kulit baru.

Berikut ini beberapa bahan antijerawat yang sebaiknya diwaspadai pemilik kulit sangat sensitif.

1. Bawang putih
2. Baking soda
3. Cuka apel
4. Lemon
5. Tea tree oil
6. Jeruk nipis

Makanan yang Sebaiknya Dibatasi Konsumsinya Saat Berjerawat

Ilustrasi makanan cepat saji 2013 Merdeka.com/Shutterstock/Timolina


Makanan juga bisa menjadi salah satu pemicu jerawat. Selama ini kaitan antara jerawat dan makanan telah menjadi sumber perdebatan yang tak ada habisnya. Beberapa peneliti percaya kalau makanan-makanan tertentu bisa memicu jerawat. Tetapi hasil penelitian terbaru yang dikutip di situs resmi The Dr. Oz Show menunjukkan kalau apa yang kita makan memang berpengaruh terhadap kondisi kulit.

Kalau Anda ingin jerawat lekas sembuh, ada baiknya menghindari beberapa jenis makanan ini sementara waktu.

1. Produk olahan susu non-organik

Penelitian terbaru dari American Academy of Dermatologists mengatakan bahwa produk olahan dari susu non-organik seperti keju dan mentega dapat memperburuk jerawat. Pasalnya susu diproduksi dari hewan ternak yang sudah disuntikkan hormon. Hormon-hormon tersebut terbawa dalam daging dan susu.

Kelebihan hormon dalam susu yang dikonsumsi akan memperburuk jerawat dan menyebabkan pigmentasi. Cobalah untuk menghindari makanan ini sementara waktu sampai jerawat sembuh.

2. Makanan dan minuman manis

Makanan manis yang mengandung gula berlebih dapat memperparah jerawat. Yang menyebabkan hal ini adalah lonjakan insulin dalam makanan dengan indeks glikemik tinggi. Tingginya tingkat insulin memicu produksi sebum di permukaan kulit. Sebum inilah yang kemudian menutup pori-pori kulit dan menyebabkan jerawat.

3. Roti dan nasi

Menurut Dr. Francesca Fusco, ahli dermatologi dari New York, makanan dengan indeks glikemik tinggi seperti sumber karbohidrat non-kompleks juga dapat memperburuk kondisi kulit. Glukosa dalam karbohidrat sederhana seperti roti dan nasi cepat diurai menjadi gula, sehingga meningkatkan level insulin.

4. Fast food

Memang tak salah kalau makanan cepat saji atau fast food disebut junk food (makanan sampah). Pasalnya makanan ini memang tidak mengandung nilai gizi. Kemungkinan besar fast food diolah dari karbohidrat dengan indeks glikemik tinggi, gula, dan produk olahan susu yang semuanya bisa memicu jerawat.

Selain itu karbohidrat yang mengalami proses pengolahan berkali-kali dalam fast food juga bisa membuat jerawat Anda semakin parah.

5. Cokelat (yang mengandung banyak susu dan gula)

Selama ini cokelat ditengarai dapat menimbulkan jerawat karena kandungan susu dan gula yang tinggi dalam produk olahannya. Namun yang menjadikan cokelat buruk untuk kulit berjerawat adalah campuran gula dan susu yang tinggi di dalamnya.

6. Makanan dalam kemasan

Saat sedang berjerawat, hindari mengonsumsi makanan olahan dalam kemasan dan kalengan. Sebab makanan jenis ini mengandung gula, garam, dan zat pengawet berlebih yang dapat menyebabkan lonjakan insulin dan memicu pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.

7. Kopi

Kamu termasuk penggila capucchino, espresso, atau produk olahan kopi lainnya? Hindari minuman ini sementara waktu sampai jerawat sembuh. Pasalnya konsumsi kopi secara berlebihan bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang bisa memicu stres dan pada akhirnya menimbulkan jerawat.

Kalau kamu membutuhkan kafein dalam kopi, beralih ke teh hijau untuk sementara waktu bisa menjadi solusi.

8. Daging dan telur ayam broiler

Sama seperti susu, telur non-organik juga berasal dari unggas yang disuntikkan hormon, sehingga bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh jika dikonsumsi.

Ayam ini juga disuntikkan antibiotik yang dapat mengganggu keseimbangan bakteri dalam usus. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Gut Pathogen pada tahun 2011, bakteri usus ini bisa jadi memainkan peran penting dalam munculnya jerawat.

Makanan yang Direkomendasikan untuk Kulit Berjerawat

ilustrasi teh hijau www.sociolla.com


Beberapa bahan makanan mengandung nutrisi yang bisa memperkuat daya tahan kulit dalam memerangi penyebab jerawat. Berikut ini beberapa di antaranya.

1. Jus atau air seduhan tapai

Tapai mengandung alkohol rendah dari proses fermentasi yang dilaluinya. Mengonsumsi tapai, termasuk yang sudah diolah menjadi jus bisa membantu menetralisir lemak berlebih yang bisa memicu timbulnya jerawat. Begitu juga dengan air seduhan tapai.

Selain itu, proses fermentasi menyebabkan kandungan vitamin B1 di dalam tapai jadi berlipat ganda. Vitamin ini sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit dan tubuh.

2. Yogurt

Kesehatan saluran pencernaan sangat berkaitan erat dengan kondisi kulit. Pencernaan yang kurang lancar akan menyebabkan racun terakumulasi di dalam tubuh dan akhirnya mempengaruhi kondisi kulit. Salah satu bentuknya adalah jerawat.

Dengan mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung bakteri baik seperti yogurt, kombucha, dan kefir, kesehatan saluran pencernaan akan terjaga. Kulit pun jadi lebih bersih secara alami.

Walaupun begitu, jangan berlebihan mengonsumi makanan yang difermentasi agar tidak terjadi penumpukan bakteri di dalam usus. Ini justru bisa menimbulkan jerawat.

3. Air jeruk nipis atau lemon

Air perasan lemon atau jeruk nipis yang dicampur dengan air hangat memiliki berbagai khasiat. Mulai melancarkan pencernaan, melunturkan lemak, membersihkan racun, hingga mempercantik kulit.

Lemon dan jeruk nipis mengandung vitamin C yang cukup tinggi. Kandungan ini penting untuk menjaga kesehatan kulit dari dalam.

4. Teh hijau

Teh hijau merupakan sumber catechin, antioksidan yang berperan besar dalam menjaga kecantikan kulit. Antioksidan bertugas mencegah oksidasi sebum yang terjadi sebelum pembentukan jerawat. Selain itu juga bisa mengatasi inflamasi yang disebabkan karena jerawat.

Teh hijau yang mengandung antioksidan paling tinggi adalah matcha. Namun hindari matcha latte yang sudah dicampur dengan susu dan gula. Kedua bahan ini bisa membuat jerawat semakin parah.

5. Buah-buahan oranye dan sayuran hijau

Buah-buahan berwarna jingga seperti mangga, pepaya, dan labu kaya akan vitamin A. Begitu juga dengan sayur-sayuran hijau. Bahan makanan yang kaya akan vitamin A mengandung nutrisi penting bagi kulit agar mampu menangkal bakteri penyebab jerawat.

6. Sari kunyit

Kunyit merupakan rempah dengan kandungan antioksidan tinggi yang bisa melindungi kulit dari radikal bebas, jamur, dan bakteri penyebab jerawat. Juga bisa meredakan inflamasi yang disebabkan jerawat.

7. Air hangat

Mengonsumsi air mineral dalam jumlah cukup bisa membantu melancarkan pencernaan serta membersihkan tubuh dari racun. Paling baik adalah air minum yang hangat.

Itulah beberapa minuman sehat yang bisa membantumu melawan jerawat dari dalam.

8. Ikan sumber omega-3

Ikan kembung, salmon, teri segar, dan tuna merupakan ikan yang tinggi akan asam lemak omega 3. Nutrisi ini dapat meningkatkan produksi kolagen di kulit dan membantu melawan peradangan penyebab jerawat. Tetapi sebaiknya jauhi salmon dan tuna jika Anda menderita alergi terhadap makanan laut.

Demikian serba-serbi mengenai jerawat yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Sumber: Boldsky, StyleCraze, Livestrong, The Huffington Post, Health Me Up, Byrdie, Acne Project [tsr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini