Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Fakta tentang bir yang memabukkan

5 Fakta tentang bir yang memabukkan Ilustrasi bir. ©shutterstock.com/Valentyn Volkov

Merdeka.com - Di negara-negara Barat, bir menjadi salah satu minuman beralkohol yang paling banyak dikonsumsi. Sebenarnya, apa kandungan dari bir yang bersifat memabukkan ini? Selain itu, siapa yang pertama kali menciptakannya?

Jawaban dan berbagai pengetahuan lain tentang bir tersebut pun dibeberkan oleh Live Science (04/09) yang bisa Anda simak berikut ini.

Apa bahan dari bir?

dari birRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Kebanyakan adalah air. Namun ada juga bunga, jamur, dan gandum di dalamnya.

Rasa bir umumnya berasal dari anggur. Sementara sifat alkoholnya berasal dari biji-bijian yang kemudian direndam dalam air untuk mengambil ekstrak gula di dalamnya. Setelah itu, gula tersebut menjamur sehingga menghasilkan alkohol.

Ragi biasanya disaring terlebih dahulu sebelum bir dikemas. Namun terkadang rasanya masih tertinggal. Sebuah penelitian dalam Journal of Proteome Research pada Agustus 2010 menemukan fakta kalau bir sebenarnya punya kandungan protein yang mengejutkan. Setidaknya 62,4 persen di antaranya berasal dari ragi. Protein tersebut dianggap sebagai rahasia mengapa bir bisa berbuih saat dituangkan ke dalam gelas.

Peminum bir pertama

pertamaRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Manusia sudah mengenal ragi sejak zaman dahulu untuk menciptakan rasa makanan yang difermentasi. Kira-kira abad ke-60 sebelum masehi, suku Sumerian disebut sebagai warga yang pertama kali memperkenalkan proses fermentasi. Kemudian abad ke-19 sebelum masehi, mereka mulai menyebarkan resep bir ke seluruh dunia.

Kebudayaan di berbagai belahan dunia lantas mengembangkan produksi bir sendiri-sendiri. Namun pekerjaan mengolah bir ini kebanyakan dilakukan oleh perempuan.

Di dalam penelitian pada tahun 2005 lalu, di antara orang Wari asal Peru, wanita elite pemegang kekuasaan untuk memproduksi bir. Beberapa abad kemudian, bir rupanya menjadi minuman dominan bagi kaum pria.

Siapa yang meminumnya sekarang?

meminumnya sekarangRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sampai detik ini, menurut data dari survey Gallup, pria masih mendominasi untuk minum bir. Jika pria memilih bir, wanita lebih suka wine, terutama bagi mereka yang berusia 50 tahun ke atas.

Bir pun semakin populer di kalangan anak muda. Remaja dan orang dewasa berusia 18-34 tahun menyukai bir sebagai minuman memabukkan mereka.

Bir bukan cuma untuk diminum

cuma untuk diminumRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Selain diminum, memasak juga terkadang memanfaatkan minuman memabukkan ini untuk digunakan sebagai bumbu dan menambah cita rasa makanan.

Berbeda cerita dengan John Milkovisch. Pria yang dulunya bekerja di pabrik rel kereta api ini menghabiskan waktu 18 tahun menata kaleng bir di halaman rumahnya. Ia mengubah kumpulan kaleng bir menjadi pagar cantik sejak tahun 1968.

Milkovisch kemudian meninggal pada tahun 1988 di rumahnya yang kemudian kini diubah menjadi museum.

Salah satu kutipan Milkovisch tentang inspirasinya membuat pagar dari kaleng bir ini berbunyi seperti ini, "Yah, saya seolah mendapat wangsit dari Tuhan, 'Hei orang gila, ayo bangun sesuatu yang gila!' Dan kemudian, saya pun membuatnya!"

Buih di dalam bir

dalam birRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Peminum minuman memabukkan ini pasti jeli dengan proses buih dalam bir yang dituangkan ke dalam gelas yang tenggelam ke bawah.

Fenomena tersebut bukan disebabkan oleh peminum bir yang sudah terlalu mabuk dan salah lihat. Sebab menurut penelitian pada tahun 2004, hambatan pada dinding kaca membuat gelembung bir mengapung. Gerakan ini ikut menarik cairan ke atas, namun gelembung dan buih bersatu kemudian perlahan-lahan turun ke dasar gelas. Peneliti bahkan menggunakan kamera slow motion untuk memperhatikan fenomena ini. Benar-benar aneh, namun itulah kenyataannya.

(mdk/riz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP