5 Bangunan bersejarah yang dirancang dengan matematika rumit

Minggu, 8 Juni 2014 10:33 Reporter : Tantri Setyorini
5 Bangunan bersejarah yang dirancang dengan matematika rumit Piramida Agung Giza, Mesir. ©2014 Merdeka.com/Wallsave

Merdeka.com - Arsitektur dan matematika merupakan dua bidang ilmu yang saling berhubungan. Setiap bangunan yang ada di muka bumi dibangun dengan proporsi yang mewakili presisi matematika, entah itu disengaja atau tidak. Sebab presisi hitungan dalam rancangan suatu struktur bangunan penting untuk memastikan ketahanan bangunan tersebut. Para arsitek memanfaatkan perhitungan matematis untuk menciptakan bangunan dengan seni arsitektur yang indah namun kokoh, misalnya saja bangunan-bangunan dengan gaya dekonstruktif seperti Walt Disney Concert Hall dan Dancing House rancangan arsitek terkenal Frank Gehry. Menurut Wikipedia, dua gedung yang memiliki bentuk aneh tersebut menggunakan prinsip geometri untuk mendapatkan bentuk bangunan yang unik dan kuat.

Tak hanya bangunan yang dibangun pada zaman modern, situs-situs sejarah yang didirikan berabad-abad hingga ribuan tahun lalu pun ternyata dirancang dengan prinsip matematika yang rumit. Mulai dari Piramida Agung Giza di Mesir hingga Chichen Itza yang dibangun oleh peradaban bangsa Maya, semuanya dibuat dengan perhitungan matematika yang cukup maju pada masanya.

Berikut ini kami sajikan 5 bangunan bersejarah di dunia yang dibangun dengan perhitungan rumit, dikutip dan dirangkum dari Trip Base dan Wikipedia.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini