Vaksin Pertama Berhasil, Rusia Kembali Daftarkan Dua Obat Covid-19
Merdeka.com - Setelah berhasil dengan vaksin Covid-19 pertamanya, kini Rusia kembali mendaftarkan dua obat Remdevisir yang telah disetujui oleh beberapa negara untuk melawan infeksi virus corona.
Mengutip laman Sputnik, Kamis (15/10), obat antivirus Remdesivir tersebut telah didaftarkan oleh Kementerian Kesehatan Rusia dan beberapa negara termasuk Amerika Serikat, Jepang, India, Israel, Republik Korea, dan Inggris, juga telah menyetujui penggunaan “Remdesivir” untuk pengobatan pasien virus corona.
“Kementerian Kesehatan Rusia telah mendaftarkan dua obat antivirus Remdesivir untuk pengobatan infeksi virus corona baru (COVID-19), sertifikat pendaftaran untuk obat-obatan domestik dan impor dikeluarkan pada Rabu,” kata pernyataan itu.
Remdesivir ini juga diketahui digunakan dalam pengobatan Presiden AS Donald Trump, yang sempat positif Covid-19.
Sebelumnya, State Scientific Center of Virology and Biotechnology (Vector) memproduksi vaksin Covid-19 atau disebut "EpiVacCorona" yang menjadi vaksin kedua didaftarkan di Rusia.
Hingga 14 Oktober, tercatat ada tambahan 14.231 kasus positif Covid-19 di Rusia, sehingga jumlah total sejak awal pandemi telah mencapai 1.340.409 kasus.
Reporter Magang: Galya Nge
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya