Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Temuan Dua Lembar Manuskrip Kuno Ungkap Kata-Kata yang Hilang dari Injil

Temuan Dua Lembar Manuskrip Kuno Ungkap Kata-Kata yang Hilang dari Injil fragmen perjanjian baru. ©Wikimedia Commons

Merdeka.com - Dua lembar injil kuno terjemahan ditemukan di Perpustakaan Vatikan. Penemuan ini mengungkap kata-kata yang telah hilang dari Kitab Injil di masa lampau.

Lembaran Injil ini ditemukan oleh spesialis abad pertengahan dari Akademi Ilmu Pengetahuan Austria (OeAW), Grigory Kessel.

Setelah dianalisis, penemuan ini merupakan salah satu terjemahan Injil tertua yang berasal dari abad ke-3 dan ke-6.

Dilansir dari The Jerusalem Post, lebih dari seribu tahun lalu, ahli-ahli Taurat di Tanah Israel Kuno meghapus sebagian buku agama untuk digunakan kembali.

Mereka menggunakan cara ini sebagai upaya untuk mempertahankan sumber daya kertas. Keberadaan perkamen atau kertas dari kulit binatang langka di padang pasir selama Abad Pertengahan.

Sinar ultraviolet

Rupanya, dua halaman manuskrip itu berisi bagian yang hilang dari injil, yang diterjemahkan dalam bahasa Suriah kuno.

Menurut Kessel dan timnya, hanya dua manuskrip yang diketahui berisi terjemahan kitab suci Suriah kuno. Keduanya disimpan dengan aman di Perpustakaan Inggris di London dan Biara St. Catherine di Gunung Sinai, Mesir.

Ahli menggunakan fotografi sinar ultraviolet untuk membaca terjemahan dua manuskrip kuno ini.

Dua lembar manuskrip ini menunjukkan adanya "pintu masuk" unik menuju fase paling awal dalam sejarah penyebaran teks injil.

Direktur Institut Penelitian Abad Pertengahan di OeAW, Claudia Rapp, memuji upaya Kessel untuk merestorasi manuskrip kuno tersebut.

Satu abad sebelum manuskrip Yunani tertua

Dalam pernyataannya, Rapp juga menyatakan penemuan tersebut membuktikan pentingnya penggunaan teknologi digital modern dalam mengetahui manuskrip abad pertengahan.

"Penemuan ini membuktikan betapa produktif dan pentingnya interaksi antara tekonologi digital modern dan penelitian dasar ketika berhadapan dengan manuskrip abad pertengahan," ujar Rapp.

Terjemahan kuno ini ditulis setidaknya satu abad sebelum manuskrip Yunani tertua yang bertahan selama bertahun-tahun.

 

Reporter magang: Yobel Nathania

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP