Tatapan Kosong Ayah Pegang Erat Tangan Putrinya yang Tewas karena Gempa Turki
Merdeka.com - Sebuah foto yang menyesakkan hati memperlihatkan seorang ayah di Kahramanmaras, Turki sedang memegang erat tangan putrinya yang tewas tertimpa bangunan akibat gempa dahsyat dua hari lalu.
Tatapan kosong sang ayah menggambarkan betapa hancur hatinya ditinggalkan sang putri. Perasaan itu pula yang dirasakan oleh ribuan keluarga yang kehilangan anggota keluarga mereka ketika gempa berkekuatan 7,8 magnitudo mengguncang Gaziantep, Turki Senin lalu.
Mesut Hancer terlihat sedang memegang tangan putri 15 tahunnya bernama Irmak. Tangan putih pucat itu terlihat di antara himpitan bangunan apartemen yang roboh tempat mereka tinggal.
©Adem Altan/AFP
Dilansir dari laman the Independent, Selasa (8/2), Irmak masih terbaring di ranjang berwarna pink ketika bangunan apartemen menimpa dirinya. Di sekitar jasadnya tampak reruntuhan puing dan bekas busa sofa yang terhimpit bata juga hancur.
Ayahnya menatap kosong ke arah kejauhan dengan ekspresi muram sembari duduk di atas puing bekas rumah mereka.
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comTak jauh dari tempat dia duduk, seorang pria menggunakan palu mencoba menghancurkan puing-puing di sekitarnya. Di lokasi itu tim penyelamat dan warga berjibaku sejak Senin untuk mencari anggota keluarga mereka yang jadi korban.
Lebih dari 7.200 jiwa dipastikan tewas akibat gempa kuat yang dirasakan di seantero wilayah selatan Turki, sebagian Suriah, dan bahkan hingga ke Libanon dan Israel.
Gempa pertama terjadi sekitar pukul 04.17 pagi dan gempa kedua 7,5 magnitudo terjadi sembilan jam kemudian diikuti lebih dari 200 gempa susulan.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya