Salah Satu Firaun Mesir Ternyata 'Raksasa' Tertua di Dunia, Tingginya Menjulang
Merdeka.com - Sebuah penemuan kerangka salah satu Firaun di Mesir dianggap menjadi bukti keberadaan raksasa tertua di dunia.
Dilansir dari Realm of History, kerangka ini disebut milik Firaun bernama Sanakht. Sisa-sisa tulangnya mungkin berusia ribuan tahun, mengingat dia menjabat pada saat Dinasti Ketiga Kerajaan Lama sekitar 2700 SM.
Kerangkanya ditemukan di mastaba besar bernama K2 di Beit Khallaf pada 1901.
Mastaba adalah bangunan yang beratap datar, berbentuk balok dengan sisi-sisi yang miring dari tanah liat.
Kerangka tersebut memiliki tinggi sekitar 1,87 meter. Ini disebut sebagai penemuan Firaun tertinggi yang ada.
Sebelum piramida Giza
Melihat bangsawan seperti Saknath memiliki tubuh yang cukup tinggi, ahli menganggap penemuan ini cukup menarik.
Pasalnya, selama zaman ini yaitu sekitar awal dinasti Mesir kuno, orang yang lebih pendek sebenarnya lebih disukai di kalangan bangsawan.
Selain tinggi, kerangka tersebut juga memuat informasi lain. Ada pola gigantisme yang disebabkan oleh produksi hormon pertumbuhan yang berlebihan.
Secara historis, Sa-Nakt (atau Sanakht/Hennekht) adalah seorang firaun Mesir kuno dari Dinasti Ketiga Kerajaan Lama (sekitar 2700 SM).
Dia memiliki masa pemerintahannya sesuai dengan zaman sebelum pembangunan Piramida Agung Giza.
Reporter magang: Yobel Nathania
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya