Ribuan pengunjuk rasa turun ke jalan di kota New York pada 26 September 2024, memprotes tindakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di kawasan Timur Tengah. Foto: AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9284158/original/015986700_1783178748-190357.058-desak-netanyahu-ditangkap-pengunjuk-rasa-datangi-lokasi-sidang-umum-pbb-1.jpg)
Aksi unjuk rasa ini bertepatan dengan Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berlangsung di kota New York dan dihadiri oleh Perdana Menteri Israel Netanyahu. Foto: AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9284159/original/037329600_1783178748-190357.236-desak-netanyahu-ditangkap-pengunjuk-rasa-datangi-lokasi-sidang-umum-pbb-1.jpg)
Dalam aksinya, para demonstran menyuarakan protes mereka terhadap keputusan Netanyahu yang berjanji akan melancarkan serangan besar-besaran terhadap kelompok Hizbullah di Lebanon. Foto: AFP
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9284160/original/008188900_1783178749-190357.543-desak-netanyahu-ditangkap-pengunjuk-rasa-datangi-lokasi-sidang-umum-pbb-1.jpg)
Pernyataan tersebut dikeluarkan Netanyahu pada Kamis (26/9/2024). Akibat penyataan itu ketegangan yang sudah terjadi di Lebanon Selatan bisa semakin membara. Foto: AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9284161/original/035374000_1783178749-190358.092-desak-netanyahu-ditangkap-pengunjuk-rasa-datangi-lokasi-sidang-umum-pbb-1.jpg)
Unjuk rasa ini juga dipicu oleh laporan mengenai dampak serangan Israel di Lebanon. Menurut rilis yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Lebanon, sejak serangan Israel dimulai pada Senin (23/9/2024), setidaknya 677 orang tewas dan lebih dari 2.500 orang terluka. Foto: AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9284162/original/023245400_1783178749-1727439786502-gtul8g.jpg)
Serangan tersebut menyebabkan kerusakan parah di berbagai wilayah Lebanon, membuat ribuan warga terpaksa meninggalkan rumah mereka. Foto: AFP
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9284163/original/091947200_1783178749-1727439792040-axqtr.jpg)
Menteri Dalam Negeri Lebanon, dalam sebuah pernyataan pada Kamis (26/9/2024), mengungkapkan bahwa sekitar 13.500 warga Lebanon telah melarikan diri ke Suriah untuk mencari perlindungan dari serangan yang masih berlangsung. Situasi ini akan semakin memperburuk krisis kemanusiaan di kawasan tersebut. Foto: AFP

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9284157/original/005506000_1783178748-1727438847361-1j3uf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4577420/original/073933700_1694794485-20230916-Demam-Berdarah-Bangladesh-AP-9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9366168/original/049013100_1791256425-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2914760/original/000288800_1568789374-20190918-Kabut-Asap-Malaysia-Singapura-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5102003/original/068673400_1737425335-20250121-Tokoh_Penting-AFP_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376200/original/084715700_1792312230-AP26290458830942.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381773/original/048235500_1792892483-Gedung_runtuh_di_Kenya.jpg)