Ribuan pengunjuk rasa turun ke jalan di kota New York pada 26 September 2024, memprotes tindakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di kawasan Timur Tengah. Foto: AFP
Aksi unjuk rasa ini bertepatan dengan Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berlangsung di kota New York dan dihadiri oleh Perdana Menteri Israel Netanyahu. Foto: AFP
Dalam aksinya, para demonstran menyuarakan protes mereka terhadap keputusan Netanyahu yang berjanji akan melancarkan serangan besar-besaran terhadap kelompok Hizbullah di Lebanon. Foto: AFP
Advertisement
Pernyataan tersebut dikeluarkan Netanyahu pada Kamis (26/9/2024). Akibat penyataan itu ketegangan yang sudah terjadi di Lebanon Selatan bisa semakin membara. Foto: AFP
Unjuk rasa ini juga dipicu oleh laporan mengenai dampak serangan Israel di Lebanon. Menurut rilis yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Lebanon, sejak serangan Israel dimulai pada Senin (23/9/2024), setidaknya 677 orang tewas dan lebih dari 2.500 orang terluka. Foto: AFP
Serangan tersebut menyebabkan kerusakan parah di berbagai wilayah Lebanon, membuat ribuan warga terpaksa meninggalkan rumah mereka. Foto: AFP
Advertisement
Menteri Dalam Negeri Lebanon, dalam sebuah pernyataan pada Kamis (26/9/2024), mengungkapkan bahwa sekitar 13.500 warga Lebanon telah melarikan diri ke Suriah untuk mencari perlindungan dari serangan yang masih berlangsung. Situasi ini akan semakin memperburuk krisis kemanusiaan di kawasan tersebut. Foto: AFP