FOTO: Penampakan Ratusan Mobil Ludes Akibat Kabakaran Lahan Mengerikan di Sao Paulo Brasil

Kebakaran mengerikan yang menghancurkan ribuan hektare lahan tebu di Sao Paulo, Brasil, turut menghanguskan ratusan mobil.

Nanda Farikh Ibrahim
Oleh Nanda Farikh Ibrahim - Reporter
FOTO: Penampakan Ratusan Mobil Ludes Akibat Kabakaran Lahan Mengerikan di Sao Paulo Brasil
FOTO: Penampakan Ratusan Mobil Ludes Akibat Kabakaran Lahan Mengerikan di Sao Paulo Brasil (Merdeka.com)

Kabakaran mengerikan yang menghancurkan ribuan hektare lahan tebu di Sao Paulo, Brasil, turut menghanguskan ratusan mobil.

Pantauan udara memperlihatkan mobil-mobil yang ludes akibat kebakaran lahan di dekat Kota Dumont, Sao Paulo, Brasil, pada 26 Agustus 2024. Kabakaran mengerikan yang menghancurkan ribuan hektare lahan tebu di Sao Paulo, Brasil, turut menghanguskan ratusan mobil. REUTERS/Joel Silva

Pantauan udara memperlihatkan mobil-mobil yang ludes akibat kebakaran lahan di dekat Kota Dumont, Sao Paulo, Brasil, pada 26 Agustus 2024. Kabakaran mengerikan yang menghancurkan ribuan hektare lahan tebu di Sao Paulo, Brasil, turut menghanguskan ratusan
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Ratusan mobil yang ludes terbakar tersebut merupakan barang sitaan yang disimpan di gudang kendaraan milik kepolisian setempat.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Foto-foto yang diperoleh Reuters memperlihatkan hampir seluruh kendaraan di lokasi tersebut tak selamat dari amukan si jago merah.

Kebakaran Lahan Tebu Ancam Produksi Gula di Brasil

Kebakaran Lahan Tebu Ancam Produksi Gula di Brasil
Dok. Istimewa

Grup gula terbesar di Brasil, Raizen SA mengungkapkan sekitar 1,8 juta ton tebunya, termasuk yang diperoleh dari pemasok, telah terkena dampak kebakaran, atau sekitar 2 persen dari total yang diharapkan untuk panen 2024/25.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sementara, produsen gula dan etanol besar Brasil lainnya, Sao Martinho mengatakan pada hari Senin dalam pengajuan sekuritas bahwa 20.000 hektar tebunya terkena dampak kebakaran.

Sao Martinho mempertahankan panduan produksi total 2024/25, seraya menambahkan pihaknya akan memproses tebu yang terdampak dalam beberapa hari mendatang, tetapi pihaknya memperkirakan akan terjadi penurunan efisiensi industri dalam konversi ke gula. Demikian dilansir Reuters, pada Selasa (27/8).

Sao Martinho mempertahankan panduan produksi total 2024/25, seraya menambahkan pihaknya akan memproses tebu yang terdampak dalam beberapa hari mendatang, tetapi pihaknya memperkirakan akan terjadi penurunan efisiensi industri dalam konversi ke gula. Demik
Dok. Istimewa
Rekomendasi