Di tengah reruntuhan bangunan dan puing-puing yang menjadi pemandangan sehari-hari, Youssef Abu Rabie, seorang petani Palestina, terus berjuang untuk bertahan hidup dan mengatasi kelaparan yang melanda wilayahnya. Foto: REUTERS / Mahmoud Issa
Petani Palestina kembali menanam untuk mengatasi kelaparan di tengah kehancuran Kota Gaza.
Seperti Youssef Abu Rabie, seorang petani Palestia yang berusaha bertahan hidup dengan berladang. Foto: REUTERS / Mahmoud Issa
Advertisement
Dalam situasi konflik yang terus berkecamuk antara Israel dan Hamas, Youssef menunjukkan ketabahan dan semangat yang luar biasa dengan kembali menanam sayuran di ladang yang sederhana. Foto: REUTERS / Mahmoud Issa
Setiap hari, Youssef bekerja keras di ladangnya di Beit Lahia, Jalur Gaza utara.
Dengan penuh dedikasi, ia menanam bibit tanaman sayuran, berusaha untuk mengatasi kekurangan pangan yang semakin parah. Foto: REUTERS / Mahmoud Issa
Advertisement
Advertisement
Salah satu tanaman sayuran yang ia tanam adalah bayam, yang menjadi harapan bagi keberlangsungan hidup dirinya dan warga sekitar. Foto: REUTERS / Mahmoud Issa
Ladang Youssef terletak di sebuah lahan yang dikelilingi oleh reruntuhan bangunan. Foto: REUTERS / Mahmoud Issa
Advertisement
Setiap batang bibit tanaman bayam ia tempatkan dengan hati-hati di dalam wadah berukuran sekitar 2cm x 2cm, memastikan bahwa setiap tanaman memiliki kesempatan untuk tumbuh subur. Foto: REUTERS / Mahmoud Issa
Setiap hari Youssef selalu menyirami tanaman sayuran tersebut agar tumbuh subur hingga hasilnya dapat dimanfaatkan untuk dikonsumsi dirinya dan warga sekitar. Foto: REUTERS / Mahmoud Issa
Advertisement
Ia tahu bahwa hasil panen dari ladangnya ini bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk warga sekitar yang sangat membutuhkan. Foto: REUTERS / Mahmoud Issa