Polisi Guatemala membongkar penjara "El Infiernito", tempat Geng Barrio 18 menjalani hukuman di Escuintla.
Advertisement
Penjaga lembaga pemasyarakatan melakukan penggeledahan dan pembongkaran penjara "El Infiernito" di Escuintla, Guatemala, pada 2 Juni 2024. Foto: JOHAN ORDONEZ / AFP
Pembongkaran yang dilakukan pada hari Minggu (2/6/2024) waktu setempat ini telah melibatkan lebih dari 400 petugas polisi Guatemala. Foto: JOHAN ORDONEZ / AFP
Mereka bertugas untuk memindahkan 225 anggota geng Barrio 18 yang ditakuti yang ditahan di penjara keamanan "El Infiernito". Foto: JOHAN ORDONEZ / AFP
Advertisement
Saat pembongkaran dilakukan di ruangan sel tahanan, polisi menemukan barang-barang yang mengejutkan. Foto: JOHAN ORDONEZ / AFP
Polisi menemukan televisi, AC (alat Penyejuk udara) lemari es (kulkas) hingga hewan liar dan buas. Foto: JOHAN ORDONEZ / AFP
Advertisement
Polisi juga menemukan 'call center' untuk aktivitas pemerasan dan memerintahkan kejahatan. Foto: JOHAN ORDONEZ / AFP
Advertisement
Berikut penampakan hewan liar dan buas yang ditemukan polisi di dalam sel Geng Barrio 18 di penjara tersebut:
Foto: JOHAN ORDONEZ / AFP
Dua ekor burung yang diselamatkan petugas terlihat dalam kandang setelah penggerebekan polisi di penjara El Infiernito di Escuintla, Guatemala, pada 2 Juni 2024. Foto: JOHAN ORDONEZ / AFP
Seekor rakun yang diselamatkan petugas terlihat dalam kandang setelah penggerebekan polisi di penjara El Infiernito di Escuintla, Guatemala, pada 2 Juni 2024. Foto: JOHAN ORDONEZ / AFP
Dua ekor rubah putih yang diselamatkan petugas terlihat dalam kandang setelah penggerebekan polisi di penjara El Infiernito di Escuintla, Guatemala, pada 2 Juni 2024. Foto: JOHAN ORDONEZ / AFP
Advertisement
Dua ekor buaya yang diselamatkan petugas terlihat dalam kandang setelah penggerebekan polisi di penjara El Infiernito di Escuintla, Guatemala, pada 2 Juni 2024. Foto: JOHAN ORDONEZ / AFP
Barang-barang milik para narapidana anggota Geng Barrio 18 yang dibongkar terlihat ditumpuk berantakan di halaman penjara "El Infiernito" di Escuintla, Guatemala, pada 2 Juni 2024. Foto: JOHAN ORDONEZ / AFP