Koin Emas dan Abu Bayi Prematur Berusia 2300 Tahun Ditemukan, Diduga Bekas Persembahan Kepada Dewa

Arkeolog menemukan lima koin emas berusia 2300 tahun yang berasal dari abad ke-3 SM di Tunisia.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Koin Emas dan Abu Bayi Prematur Berusia 2300 Tahun Ditemukan, Diduga Bekas Persembahan Kepada Dewa
Koin Emas dan Abu Bayi Prematur Berusia 2300 Tahun Ditemukan, Diduga Bekas Persembahan Kepada Dewa (Merdeka.com)

Sebuah penemuan di situs Kartago, Tunisia baru-baru ini mengguncangkan dunia arkeologi.

Dari Abad ke-3 SM

Dilansir laman Arkeonews, arkeolog yang menggali situs Tophet, Kartago, mengumumkan temuan kumpulan persembahan untuk ritual itu. Demikian siaran pers dari Kementerian Urusan Kebudayaan Tunisia. Mereka menemukan lima koin emas berusia 2.300 tahun yang berasal dari abad ke-3 SM, serta batu nisan dan tempayan yang memuat sisa-sisa hewan, bayi, dan bahkan bayi prematur.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kartago adalah situs arkeologi luas yang terletak di bukit di Teluk Tunis dan dataran sekitarnya. Situs itu didirikan oleh suku Fenisia sekitar 2900 tahun lalu.

Kerajaan perdagangan masa kuno

Sebagai metropolis peradaban Punic di Afrika dan ibu kota provinsi Afrika pada zaman Romawi, Kartago memainkan peran sentral pada masa kuno sebagai kerajaan perdagangan besar.

Sumber: Arkeonews

Situs suci Tophet di Kartago ini memiliki "area kuil" untuk persembahan pengorbanan dan area pemakaman.

Situs suci Tophet di Kartago ini memiliki "area kuil" untuk persembahan pengorbanan dan area pemakaman.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Ketika tim arkeolog Prancis menggali situs ini pada 1921, mereka menemukan lebih dari 20.000 tempayan, masing-masing berisi abu seorang anak (sebagian besar baru lahir, tetapi ada juga anak-anak hingga usia empat tahun).

Praktik pengorbanan

Meskipun sumber-sumber kuno dengan jelas menyebutkan praktik pengorbanan anak-anak oleh masyarakat Kartago, terdapat berbagai interpretasi lain mengenai apa yang sebenarnya terjadi.

Sumber: Arkeonews

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menurut laporan media Tunisia Shems FM, koin-koin emas langka tersebut berukuran sekitar satu inci dan memiliki desain yang menunjukkan wajah Tanit, dewi kesuburan dan keibuan.

Menariknya, menurut laman Arabic RT, koin-koin tersebut ditinggalkan sebagai persembahan kepada dewa-dewi utama Tophet, yaitu dewa Hammon dan dewi Tanit, oleh para penyembah yang kaya. Profesor Syed Imad bin Jarbaniyah, Peneliti Arkeologi dan Sejarah serta Direktur Departemen Program, Kerjasama, Penerbitan, dan Pelatihan Institut Nasional Warisan, menjelaskan, "Koin-koin emas yang baru-baru ini ditemukan mencerminkan kekayaan periode sejarah tersebut dan mengkonfirmasi nilai budaya Kartago."

Cagar alam Tophet di Kartago diklasifikasikan sebagai salah satu monumen Punic paling penting di situs itu dan dalam cekungan barat Laut Mediterania sebagai tempat suci yang didedikasikan untuk dewa-dewi Tanit dan Baal Hammon.

Cagar alam Tophet di Kartago diklasifikasikan sebagai salah satu monumen Punic paling penting di situs itu dan dalam cekungan barat Laut Mediterania sebagai tempat suci yang didedikasikan untuk dewa-dewi Tanit dan Baal Hammon.
Dok. Istimewa
Rekomendasi