Advertisement
Mengerikan, Kepala Orang-Orang Ini Pernah Dijadikan Pajangan Setelah Dibunuh, Ini Buktinya
Advertisement
Mengerikan, Kepala Orang-Orang Ini Pernah Dijadikan Pajangan Setelah Dibunuh, Ini Buktinya
Ahli menemukan empat tengkorak aneh di tempat pembuangan sampah, berlokasi di reruntuhan Iglesia Colorada, sebuah desa Inca kuno di kaki bukit Andes, Peru. Inca adalah salah satu peradaban tertua di dunia, berkembang di Peru antara tahun 1400 dan 1533. Kekaisaran Inca kemudian meluas ke bagian barat Amerika Selatan dari Quito di utara sampai ke Santiago di selatan. Empat tengkorak ini ditemukan tanpa badan. Ada hal aneh dan mengerikan yang ditemukan di tengkorak ini, seperti dilansir Live Science.
Advertisement
Semua tengkorak memiliki tanda yang sama: adanya lubang bor dan tanda aneh di sekitar rahang, seolah-olah kepalanya telah tergores.
Lubang tersebut menunjukkan tengkorak-tengkorak tersebut digantung pada seutas tali. Bekas goresan menunjukkan rahang telah dikuliti sebelum kepala digantung dan dipajang. Luka ini diduga menunjukkan gambaran teror pemerintahan Inca. Kala itu, ada perlawanan terkait Kerajaan Inca yang ingin memperluas wilayahnya.
Kekaisaran Inca atau Tawantinsuyu adalah sebuah kerajaan yang terletak di wilayah yang sekarang adalah Peru dari 1438 sampai 1533. Para tengkorak ini dipajang sebagai peringatan terhadap warga desa agar tidak ada perlawanan.
Advertisement
Siapa Pemilik Tengkorak Ini?
Tiga tengkorak milik wanita muda dan satu lagi milik seorang anak. Berdasarkan kepadatan tulang, semua korban mengalami gizi buruk.
Advertisement
Kepala Digantung
Menurut kurator arkeologi di Museum Nasional Sejarah Alam, Francisco Garrido, dari jenis kelamin yang diketahui, sepertinya pemerintah Inca tidak menargetkan kepala desa untuk digantung kepalanya.
Advertisement
"Sepertinya suku Inca tidak menargetkan para pemimpin (desa)."
Francisco Garrido, kurator arkeologi di Museum Nasional Sejarah Alam.
Kemungkinan alasannya karena laki-laki muda yang sehat akan dipekerjakan sebagai buruh, prajurit, atau sebagai sumber pendapatan pajak.
Tengkorak ini ditemukan di antara sampah sisa makanan kuno dan pecahan tembikar yang dibuang. Reporter Magang: Yobel Nathania
Advertisement