Mengerikan, Begini Kesaksian Korban Selamat Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol

Seluruh layanan kereta api yang menghubungkan Madrid dengan Andalusia dihentikan setelah terjadi tabrakan antara dua kereta cepat di Spanyol.

Dinny Mutiah
Oleh Dinny Mutiah - Reporter
Mengerikan, Begini Kesaksian Korban Selamat Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol
Cuplikan video ini, yang diambil dari gambar UGC yang diposting di media sosial dan diverifikasi oleh tim AFPTV di Madrid, menunjukkan petugas darurat bekerja setelah kecelakaan kereta api di (© 2026 Liputan6.com)

Dua kereta cepat mengalami tabrakan di jalur Madrid-Huelva, Spanyol, pada malam Minggu, 18 Januari 2026.

Akibat insiden ini, setidaknya 21 orang kehilangan nyawa dan banyak lainnya mengalami luka-luka setelah kereta cepat Iryo yang membawa 300 penumpang tergelincir dan bertabrakan dengan kereta AVE setelah melewati jalur yang berdekatan.

Operator kereta api Spanyol, ADIF, telah menghentikan semua layanan kereta antara Madrid dan Andalusia hingga pemberitahuan lebih lanjut. Kedua kereta tersebut dioperasikan oleh Renfe, perusahaan kereta api milik negara Spanyol.

Mengacu pada laporan dari Euro News pada hari Senin (19/1/2026), beberapa penumpang membagikan rekaman yang menunjukkan kerusakan parah pada beberapa gerbong setelah kecelakaan tersebut.

Layanan darurat dikirimkan ke lokasi kejadian, dengan tim yang bekerja semalaman bersama pihak berwenang, Renfe, dan Iryo untuk menangani situasi tersebut.

Seorang penumpang menceritakan pengalamannya saat kecelakaan tragis itu terjadi, menggambarkan bahwa "benturan antar-kereta terjadi seperti gempa bumi."

Dalam kepanikan, beberapa penumpang memecahkan jendela kereta untuk melarikan diri, dan beberapa di antaranya mengalami luka akibat sayatan.

Salvador Jimnez, seorang jurnalis dari RTVE yang sedang dalam perjalanan dengan kereta dari Malaga, melaporkan bahwa dua gerbong terakhir tergelincir, dan salah satunya "terbalik sepenuhnya."

Ia menambahkan, "Kami berangkat dari Malaga tepat waktu pukul 18.40 dengan tujuan Madrid, saya berada di gerbong pertama. Ada saat ketika terasa seperti gempa bumi dan kereta memang tergelincir."

Ia juga menjelaskan bahwa petugas segera dihubungi untuk memberikan bantuan kesehatan, dan mereka menggunakan palu untuk memecahkan jendela demi mengevakuasi penumpang.

Tim Medis Diberangkatkan

Kesaksian Penumpang Korban Tabrakan 2 Kereta Cepat di Spanyol: Seperti Gempa Bumi
Cuplikan video ini, yang diambil dari gambar UGC yang diposting di media sosial dan diverifikasi oleh tim AFPTV di Madrid, menunjukkan petugas darurat bekerja setelah kecelakaan kereta api di © 2026 Liputan6.com

Beberapa penumpang melaporkan adanya asap di dalam kereta dan meminta bantuan medis untuk penumpang yang terluka.

Pihak berwenang terus memantau situasi, sementara tim darurat menilai lokasi kejadian untuk menangani mereka yang terdampak dan menentukan sejauh mana insiden tersebut.

Palang Merah telah mengerahkan ambulans medis dari Kordoba dan tiga ambulans tambahan dari Jaen. Mereka juga akan mengirimkan kebutuhan pokok bagi penumpang di kedua kereta yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Menteri Transportasi Spanyol, Óscar Puente, mengunggah di akun X-nya bahwa ia sudah berada di Pusat Kontrol Operasi ADIF, mengikuti dengan saksama jam terakhir kecelakaan serius tersebut. "Saya akan terus memberi tahu Anda di sini tentang berita yang telah dikonfirmasi," tambah Puente.

Presiden Komunitas Madrid, Isabel Díaz Ayuso, menawarkan bantuan rumah sakit di ibu kota Spanyol untuk menangani para korban luka.

"Rumah sakit Komunitas Madrid dan tim 112 dalam keadaan siaga terkait kecelakaan tragis di Cordoba dan siap membantu Pemerintah Daerah Andalusia. Tim pendukung akan dikerahkan di Atocha untuk mendampingi keluarga korban," kata Ayuso di X.

Kronologi Kecelakaan

Kesaksian Penumpang Korban Tabrakan 2 Kereta Cepat di Spanyol: Seperti Gempa Bumi
Cuplikan video ini, yang diambil dari gambar UGC yang diposting di media sosial dan diverifikasi oleh tim AFPTV di Madrid, menunjukkan petugas darurat bekerja setelah kecelakaan kereta api di © 2026 Liputan6.com

Tabrakan maut antara kereta api cepat terjadi di bagian selatan Spanyol. Kereta Iryo mengalami anjlok dari rel, berpindah ke jalur yang berlawanan, dan menabrak kereta cepat AVE yang melaju dari arah berlawanan.

Berdasarkan informasi dari pejabat setempat, kereta yang terlibat kecelakaan tersebut adalah kereta malam yang melayani rute dari Malaga menuju Madrid.

Kereta itu keluar dari rel dekat Kota Kordoba dan kemudian bertabrakan dengan kereta lain yang sedang dalam perjalanan dari Madrid ke Huelva, sebuah kota di selatan Spanyol.

Menurut laporan dari Associated Press, operator jaringan kereta api nasional Spanyol, Adif, menyatakan bahwa kedua kereta tersebut mengangkut sekitar 500 penumpang.

Menteri Kesehatan Regional Andalusia, Antonio Sanz, mengungkapkan bahwa jumlah korban jiwa telah melebihi 20 orang dan ada kekhawatiran bahwa angka tersebut bisa meningkat. Saat ini, operasi penyelamatan masih berlangsung di lokasi kejadian untuk mencari dan membantu para penumpang yang terjebak.

Rekomendasi