Demo besar-besaran mengguncang Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (5/4/2025). Aksi unjuk rasa yang diikuti ribuan orang ini terjadi di seluruh 50 negara bagian Amerika Serikat sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan Presiden Donald Trump dan penasihatnya yang juga CEO Tesla, Elon Musk.
Demo bertajuk 'Hands Off!' ini melibatkan lebih dari 150 kelompok, termasuk organisasi hak-hak sipil, serikat buruh, advokat LGBTQ+, veteran, dan aktivis pemilu. Lebih dari 1.200 demonstrasi berlangsung di berbagai lokasi, dari kota-kota besar hingga daerah pedesaan.
Ini menjadi aksi massa terbesar sejak Trump kembali menjabat pada Januari 2025. Ribuan, bahkan puluhan ribu orang berpartisipasi di berbagai kota, termasuk Washington D.C.
Di Washington D.C. sendiri, lebih dari 20.000 orang berkumpul di National Mall, sementara di beberapa sumber disebutkan angka hingga 500.000 peserta. Aksi serupa juga terjadi di beberapa kota besar di luar AS, menunjukkan dukungan internasional terhadap protes ini.
Protes ini dipicu oleh berbagai kebijakan kontroversial Trump, terutama yang berkaitan dengan pemangkasan anggaran, kebijakan imigrasi, perlindungan lingkungan, dan hak asasi manusia.
Salah satu demonstran, Sarah Johnson, menyatakan, "Kami tidak bisa tinggal diam sementara kebijakan ini merusak kehidupan banyak orang. Kami akan terus berjuang untuk hak-hak kami."
Advertisement
Potret Demo Besar-besaran Guncang Amerika Serikat
Pengunjuk rasa mengangkat poster selama demo besar-besaran bertajuk 'Hands Off!' untuk memprotes kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan penasihatnya yang juga CEO Tesla, Elon Musk di pusat kota Los Angeles, Amerika Serikat, pada 5 April 2025. (ETIENNE LAURENT/AFP)
Pengunjuk rasa mengangkat poster selama demo besar-besaran bertajuk 'Hands Off!' untuk memprotes kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan penasihatnya yang juga CEO Tesla, Elon Musk di pusat kota Los Angeles, Amerika Serikat, pada 5 April 2025. (ETIENNE LAURENT/AFP)
Pengunjuk rasa mengangkat poster tuntutan dan kritikan selama demo besar-besaran bertajuk 'Hands Off!' untuk memprotes kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan penasihatnya yang juga CEO Tesla, Elon Musk di pusat kota Los Angeles, Amerika Serikat, pada 5 April 2025. (ETIENNE LAURENT/AFP)
Advertisement
Pengunjuk rasa mengangkat poster tuntutan dan kritikan selama demo besar-besaran bertajuk 'Hands Off!' untuk memprotes kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan penasihatnya yang juga CEO Tesla, Elon Musk di pusat kota Los Angeles, Amerika Serikat, pada 5 April 2025. (ETIENNE LAURENT/AFP)
Pengunjuk rasa mengangkat poster tuntutan dan kritikan selama demo besar-besaran bertajuk 'Hands Off!' untuk memprotes kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan penasihatnya yang juga CEO Tesla, Elon Musk di pusat kota Los Angeles, Amerika Serikat, pada 5 April 2025. (ETIENNE LAURENT/AFP)
Pengunjuk rasa mengangkat poster tuntutan dan kritikan selama demo besar-besaran bertajuk 'Hands Off!' untuk memprotes kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan penasihatnya yang juga CEO Tesla, Elon Musk di pusat kota Los Angeles, Amerika Serikat, pada 5 April 2025. (ETIENNE LAURENT/AFP)
Advertisement
Pengunjuk rasa mengangkat poster tuntutan dan kritikan selama demo besar-besaran bertajuk 'Hands Off!' untuk memprotes kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan penasihatnya yang juga CEO Tesla, Elon Musk di pusat kota Los Angeles, Amerika Serikat, pada 5 April 2025. (ETIENNE LAURENT/AFP)