Tim peneliti lingkungan telah memperkirakan biomassa gabungan mamalia liar di Bumi jauh lebih kecil daripada manusia.
Mengukur biomassa mamalia memungkinkan kita untuk membandingkan spesies dengan ukuran tubuh yang sangat berbeda.
Secara bahasa, biomassa berarti jumlah total atau berat organisme pada volume dan area tertentu, atau merujuk pada bahan organik yang digunakan sebagai bahan bakar.
Dalam hal ini, biomassa pada makhluk hidup hewan dan manusia dapat berupa kotoran yang bisa memproduksi biogas/gas alam terbarukan.
Tim pertama mengumpulkan estimasi populasi yang tersedia untuk spesies tertentu.
Hasilnya, estimasi untuk mamalia ada sebanyak 4805 spesies. Meskipun jumlah ini masih kurang dari jumlah 6.400 mamalia darat yang hidup.
Advertisement
Secara keseluruhan, tim memperkirakan biomassa semua spesies mamalia liar ada sekitar 22 juta ton.
Namun, biomassa ini tidak tersebar secara merata. Sekitar 40 persen biomassa hanya terkonsentrasi pada 10 spesies.
Rusa ekor putih menghasilkan biomassa paling banyak dibanding spesies hewan manapun sebanyak 2,7 juta ton. Diikuti babi hutan dengan 1,9 juta ton, dan gajah sabana Afrika dengan 1,3 juta ton.
Sementara manusia memiliki biomassa sekitar 390 juta ton. Di atasnya terdapat hewan ternak dengan berat 420 juta ton.
"Komposisi global biomassa mamalia mencerminkan tekanan yang disebabkan oleh manusia terhadap populasi mamalia liar: meningkatnya populasi manusia, meningkatnya permintaan global untuk produk berbasis hewani, dan perluasan terkait pabrik peternakan....," ungkap laporan penelitian tersebut.
Dalam laporan mereka, peneliti menulis pembuatan teknis estimasi organisme ini menantang karena berbagai faktor, salah satunya karena kurangnya standarisasi dalam metode pengukuran.
Tim berharap akan ada lebih banyak upaya yang dilakukan untuk membuat estimasi populasi global bagi spesies lainnya.
Penelitian ini dipimpin oleh Ron Milo dari Institut Sains Weizmann di Rehovot, Israel, dan telah diterbitkan di Prosiding National Academy of Sciences.
Reporter magang: Yobel Nathania